<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AFC Disalahkan karena Biarkan Laga Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17 Tak Berjalan Semestinya: Memalukan!</title><description>AFC dinilai lalai dalam membuat jadwal sehingga mengizinkan laga Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17 tak berjalan semestinya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/28/51/3079570/afc-disalahkan-karena-biarkan-laga-timnas-indonesia-u-17-vs-australia-u-17-tak-berjalan-semestinya-memalukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/10/28/51/3079570/afc-disalahkan-karena-biarkan-laga-timnas-indonesia-u-17-vs-australia-u-17-tak-berjalan-semestinya-memalukan"/><item><title>AFC Disalahkan karena Biarkan Laga Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17 Tak Berjalan Semestinya: Memalukan!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/28/51/3079570/afc-disalahkan-karena-biarkan-laga-timnas-indonesia-u-17-vs-australia-u-17-tak-berjalan-semestinya-memalukan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/10/28/51/3079570/afc-disalahkan-karena-biarkan-laga-timnas-indonesia-u-17-vs-australia-u-17-tak-berjalan-semestinya-memalukan</guid><pubDate>Senin 28 Oktober 2024 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/28/51/3079570/afc-disalahkan-karena-biarkan-laga-timnas-indonesia-u-17-vs-australia-u-17-tak-berjalan-semestinya-memalukan-xcowBEcfKt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AFC dinilai bertanggung jawab atas terjadinya laga membosankan Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17. (Foto: RCTI+)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/28/51/3079570/afc-disalahkan-karena-biarkan-laga-timnas-indonesia-u-17-vs-australia-u-17-tak-berjalan-semestinya-memalukan-xcowBEcfKt.jpg</image><title>AFC dinilai bertanggung jawab atas terjadinya laga membosankan Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17. (Foto: RCTI+)</title></images><description>KONFEDERASI Sepakbola Asia (AFC) disalahkan karena membiarkan laga Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17 tak berjalan semestinya. Salah satu masyarakat India di media sosial, @7negiashish, menilai kegagalan AFC membuat jadwal yang serentak sama saja mengizinkan laga membosankan Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17 terjadi.
&amp;ldquo;Timnas India U-17 seharusnya bisa menentukan nasib mereka sendiri daripada bergantung kepada hasil laga lain. Lihat saja bagaimana Australia dan Indonesia bermain. Ini memalukan,&amp;rdquo; tulis akun X @7negiashish.

(Masyarakat India menyalahkan AFC atas terjadinya laga membosankan antara Timnas Indonesia U-17 dan Australia U-17. (Foto: X/@7negiashish)
&amp;ldquo;Di seluruh dunia, semua pertandingan fase grup terakhir yang kualifikasinya bergantung kepada hasil lain dimainkan secara bersamaan, tetapi tidak di AFC,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yOC8yLzE4NjM5Ni8zL3c4aTRwb2gtWWk0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Saran yang dilancarkan akun @7negiashish memang benar adanya. Namun, jika AFC masih menggelar babak kualifikasi di 10 negara berbeda, saran yang diajukan sulit diterapkan AFC. Sebab, zona waktu antarnegara Asia sangat jauh berbeda. Saran di atas bisa dijalankan jika digelar di negara atau zona waktu yang sama.
Terlepas dari saran di atas, laga Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17 menjadi sorotan karena kedua tim enggan melakukan serangan di 30 menit akhir pertandingan. Saat itu Timnas Australia U-17 yang menguasai bola hanya berkutat di garis tengah lapangan.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong bagaikan Dihantam Pukulan, Laga Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17 Berjalan seperti Kritikan STY 2 Tahun Lalu



Sementara itu, Timnas Indonesia U-17 juga enggan melakukan pressing untuk menggangu Timnas Australia U-17 racikan Brad Maloney. Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto khawatir jika para pemainnya melakukan pressing, mereka kebobolan dan kalah.Jika kalah, Timnas Indonesia U-17 juga dipastikan gagal lolos Piala Asia U-17 2025. Kondisi itulah yang tidak diinginkan Nova Arianto.

(Timnas Indonesia U-17 dan Australia U-17 enggan melakukan pressing di 30 menit akhir pertandingan. (Foto: X/@satria_gigin)
Alhasil, para pemain Timnas Indonesia U-17 hanya menunggu di garis pertahanan lawan sembari menunggu gebrakan apa yang dibuat skuad Timnas Australia U-17. Sebab, hasil imbang sudah cukup meloloskan skuad Garuda Asia ke putaran final Piala Asia U-17 2025.

BACA JUGA:
FIFA Ubah Aturan Sepakbola Gara-Gara Timnas Indonesia U-17 dan Australia U-17 Ogah Lakukan Serangan di 30 Menit Terakhir?


&amp;ldquo;Saya pun malu dengan yang terjadi di lapangan malam ini. Namun, kalau kita kalah kami tidak lolos Piala Asia maka saya harus tahan malu itu dan tidak melakukan pressing. Pastinya terlihat tidak baik dan saya yakin pemain pun merasakan hal yg sama di lapangan,&amp;rdquo; kata Nova Arianto di akun Instagram-nya, @novaarianto30.</description><content:encoded>KONFEDERASI Sepakbola Asia (AFC) disalahkan karena membiarkan laga Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17 tak berjalan semestinya. Salah satu masyarakat India di media sosial, @7negiashish, menilai kegagalan AFC membuat jadwal yang serentak sama saja mengizinkan laga membosankan Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17 terjadi.
&amp;ldquo;Timnas India U-17 seharusnya bisa menentukan nasib mereka sendiri daripada bergantung kepada hasil laga lain. Lihat saja bagaimana Australia dan Indonesia bermain. Ini memalukan,&amp;rdquo; tulis akun X @7negiashish.

(Masyarakat India menyalahkan AFC atas terjadinya laga membosankan antara Timnas Indonesia U-17 dan Australia U-17. (Foto: X/@7negiashish)
&amp;ldquo;Di seluruh dunia, semua pertandingan fase grup terakhir yang kualifikasinya bergantung kepada hasil lain dimainkan secara bersamaan, tetapi tidak di AFC,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yOC8yLzE4NjM5Ni8zL3c4aTRwb2gtWWk0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Saran yang dilancarkan akun @7negiashish memang benar adanya. Namun, jika AFC masih menggelar babak kualifikasi di 10 negara berbeda, saran yang diajukan sulit diterapkan AFC. Sebab, zona waktu antarnegara Asia sangat jauh berbeda. Saran di atas bisa dijalankan jika digelar di negara atau zona waktu yang sama.
Terlepas dari saran di atas, laga Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17 menjadi sorotan karena kedua tim enggan melakukan serangan di 30 menit akhir pertandingan. Saat itu Timnas Australia U-17 yang menguasai bola hanya berkutat di garis tengah lapangan.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong bagaikan Dihantam Pukulan, Laga Timnas Indonesia U-17 vs Australia U-17 Berjalan seperti Kritikan STY 2 Tahun Lalu



Sementara itu, Timnas Indonesia U-17 juga enggan melakukan pressing untuk menggangu Timnas Australia U-17 racikan Brad Maloney. Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto khawatir jika para pemainnya melakukan pressing, mereka kebobolan dan kalah.Jika kalah, Timnas Indonesia U-17 juga dipastikan gagal lolos Piala Asia U-17 2025. Kondisi itulah yang tidak diinginkan Nova Arianto.

(Timnas Indonesia U-17 dan Australia U-17 enggan melakukan pressing di 30 menit akhir pertandingan. (Foto: X/@satria_gigin)
Alhasil, para pemain Timnas Indonesia U-17 hanya menunggu di garis pertahanan lawan sembari menunggu gebrakan apa yang dibuat skuad Timnas Australia U-17. Sebab, hasil imbang sudah cukup meloloskan skuad Garuda Asia ke putaran final Piala Asia U-17 2025.

BACA JUGA:
FIFA Ubah Aturan Sepakbola Gara-Gara Timnas Indonesia U-17 dan Australia U-17 Ogah Lakukan Serangan di 30 Menit Terakhir?


&amp;ldquo;Saya pun malu dengan yang terjadi di lapangan malam ini. Namun, kalau kita kalah kami tidak lolos Piala Asia maka saya harus tahan malu itu dan tidak melakukan pressing. Pastinya terlihat tidak baik dan saya yakin pemain pun merasakan hal yg sama di lapangan,&amp;rdquo; kata Nova Arianto di akun Instagram-nya, @novaarianto30.</content:encoded></item></channel></rss>
