<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nova Arianto Blak-blakan Sebut Timnas Indonesia U-17 Enggan Pressing Australia U-17 karena Ingin Lolos Piala Asia U-17 2025</title><description>Hati Nova Arianto Bergejolak Melihat Pertandingan Timnas Indonesia U-17 Vs Australia U-17.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/28/51/3079547/nova-arianto-blak-blakan-sebut-timnas-indonesia-u-17-enggan-pressing-australia-u-17-karena-ingin-lolos-piala-asia-u-17-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/10/28/51/3079547/nova-arianto-blak-blakan-sebut-timnas-indonesia-u-17-enggan-pressing-australia-u-17-karena-ingin-lolos-piala-asia-u-17-2025"/><item><title>Nova Arianto Blak-blakan Sebut Timnas Indonesia U-17 Enggan Pressing Australia U-17 karena Ingin Lolos Piala Asia U-17 2025</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/28/51/3079547/nova-arianto-blak-blakan-sebut-timnas-indonesia-u-17-enggan-pressing-australia-u-17-karena-ingin-lolos-piala-asia-u-17-2025</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/10/28/51/3079547/nova-arianto-blak-blakan-sebut-timnas-indonesia-u-17-enggan-pressing-australia-u-17-karena-ingin-lolos-piala-asia-u-17-2025</guid><pubDate>Senin 28 Oktober 2024 10:24 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/28/51/3079547/nova-arianto-blak-blakan-sebut-timnas-indonesia-u-17-enggan-pressing-australia-u-17-karena-ingin-lolos-piala-asia-u-17-2025-ZEyVPM9JmH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/28/51/3079547/nova-arianto-blak-blakan-sebut-timnas-indonesia-u-17-enggan-pressing-australia-u-17-karena-ingin-lolos-piala-asia-u-17-2025-ZEyVPM9JmH.jpg</image><title>Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. (Foto: PSSI)</title></images><description>MISHREF - Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17, Nova Arianto mengakui Garuda Asia tidak melakukan tekanan alias pressing kepada Australia U-17 saat kedua tim bertemu di laga pamugkas Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025. Alasannya sederhana, Timnas Indonesia U-17 tak mau ambil risiko demi bisa lolos ke Piala Asia U-17 2025.
Ya, Timnas Indonesia U-17 harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Australia U-17 di Stadion Al Ahmadi, Kuwait, Minggu (27/10) malam WIB. Meski begitu, hasil imbang 0-0 ini membuat kedua kesebelasan lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2025.

BACA JUGA:
Penyebab Posisi Timnas Irak U-17 Digantikan Iran U-17 di Detik-Detik Terakhir Pengumuman 16 Negara yang Lolos Piala Asia U-17 2025

Nova sangat bersyukur bisa membawa Timnas Indonesia U-17 lolos. Asisten Shin Tae-yong itu memberikan apresiasi penuh kepada Mathew Baker cs yang telah berjuang keras membawa skuad Garuda Muda lolos.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yOC8yLzE4NjM5Ni8zL3c4aTRwb2gtWWk0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Pertama tama saya mengucapkan terima kasih kepada pemain, Coaches dan staff Official atas semua kerja keras, perjuangan dan pengorbanan kalian selama ini,&amp;rdquo; tulis Nova dalam instagramnya, Senin (28/10/2024).

&amp;ldquo;Karena kalian harus meninggalkan sekolah dan harus jauh dari keluarga kalian. Pastinya tidak mudah tetapi akhirnya terbayarkan kalian bisa lolos Piala Asia U17,&amp;rdquo; lanjutnya.
Soal pertandingan, Nova mengaku hatinya sangat bergejolak. Karena bisa dibilang, laga itu berjalan cukup alot di 20 menit terakhir. Sebab, Australia U-17 bermain aman dengan saling passing di area tengah, sedangkan Timnas Indonesia U-17 bermain bertahan.&amp;ldquo;Jujur melihat jalannya pertandingan hari ini sangat bergejolak di dalam hati saya karena memang secara taktik melihat Australia lebih unggul secara kualitas individu,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Kami bermain menunggu dan melakukan counter attack saat merebut bola dan situasinya terjadi Australia juga tidak melakukan serangan sehingga kami tetap menunggu Australia melakukan serangan,&amp;rdquo; terangnya.

BACA JUGA:
Sindiran Menohok Netizen Usai Timnas Indonesia U-17 dan Australia U-17 Bermain Aneh di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025

Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-17 mengoleksi tujuh poin dari tiga laga Grup G. Jumlah poin ini sama dengan Australia U-17 yang keluar sebagai juara Grup G. Namun, kemenangan melawan Kepulauan Mariana Utara U-17 tidak dihitung untuk penentuan runner up terbaik.

Alhasil, Timnas Indonesia U-17 mengemas empat poin dari dua laga kontra Kuwait U-17 dan Australia U-17. Koleksi empat poin ini sudah cukup membawa skuad Garuda Muda melaju ke putaran final dengan menjadi salah satu dari lima tim runner up terbaik.</description><content:encoded>MISHREF - Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17, Nova Arianto mengakui Garuda Asia tidak melakukan tekanan alias pressing kepada Australia U-17 saat kedua tim bertemu di laga pamugkas Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025. Alasannya sederhana, Timnas Indonesia U-17 tak mau ambil risiko demi bisa lolos ke Piala Asia U-17 2025.
Ya, Timnas Indonesia U-17 harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Australia U-17 di Stadion Al Ahmadi, Kuwait, Minggu (27/10) malam WIB. Meski begitu, hasil imbang 0-0 ini membuat kedua kesebelasan lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2025.

BACA JUGA:
Penyebab Posisi Timnas Irak U-17 Digantikan Iran U-17 di Detik-Detik Terakhir Pengumuman 16 Negara yang Lolos Piala Asia U-17 2025

Nova sangat bersyukur bisa membawa Timnas Indonesia U-17 lolos. Asisten Shin Tae-yong itu memberikan apresiasi penuh kepada Mathew Baker cs yang telah berjuang keras membawa skuad Garuda Muda lolos.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8yOC8yLzE4NjM5Ni8zL3c4aTRwb2gtWWk0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Pertama tama saya mengucapkan terima kasih kepada pemain, Coaches dan staff Official atas semua kerja keras, perjuangan dan pengorbanan kalian selama ini,&amp;rdquo; tulis Nova dalam instagramnya, Senin (28/10/2024).

&amp;ldquo;Karena kalian harus meninggalkan sekolah dan harus jauh dari keluarga kalian. Pastinya tidak mudah tetapi akhirnya terbayarkan kalian bisa lolos Piala Asia U17,&amp;rdquo; lanjutnya.
Soal pertandingan, Nova mengaku hatinya sangat bergejolak. Karena bisa dibilang, laga itu berjalan cukup alot di 20 menit terakhir. Sebab, Australia U-17 bermain aman dengan saling passing di area tengah, sedangkan Timnas Indonesia U-17 bermain bertahan.&amp;ldquo;Jujur melihat jalannya pertandingan hari ini sangat bergejolak di dalam hati saya karena memang secara taktik melihat Australia lebih unggul secara kualitas individu,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Kami bermain menunggu dan melakukan counter attack saat merebut bola dan situasinya terjadi Australia juga tidak melakukan serangan sehingga kami tetap menunggu Australia melakukan serangan,&amp;rdquo; terangnya.

BACA JUGA:
Sindiran Menohok Netizen Usai Timnas Indonesia U-17 dan Australia U-17 Bermain Aneh di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025

Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-17 mengoleksi tujuh poin dari tiga laga Grup G. Jumlah poin ini sama dengan Australia U-17 yang keluar sebagai juara Grup G. Namun, kemenangan melawan Kepulauan Mariana Utara U-17 tidak dihitung untuk penentuan runner up terbaik.

Alhasil, Timnas Indonesia U-17 mengemas empat poin dari dua laga kontra Kuwait U-17 dan Australia U-17. Koleksi empat poin ini sudah cukup membawa skuad Garuda Muda melaju ke putaran final dengan menjadi salah satu dari lima tim runner up terbaik.</content:encoded></item></channel></rss>
