<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media Korea Peringatkan Timnas Indonesia, AFC Bisa Saja Kabulkan Permohonan Bahrain Tidak Main di Jakarta!</title><description>Media Korea Selatan memperingatkan PSSI, AFC bisa saja mengambil keputusan yang menguntungkan Bahrain.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/19/51/3076355/media-korea-peringatkan-timnas-indonesia-afc-bisa-saja-kabulkan-permohonan-bahrain-tidak-main-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/10/19/51/3076355/media-korea-peringatkan-timnas-indonesia-afc-bisa-saja-kabulkan-permohonan-bahrain-tidak-main-di-jakarta"/><item><title>Media Korea Peringatkan Timnas Indonesia, AFC Bisa Saja Kabulkan Permohonan Bahrain Tidak Main di Jakarta!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/19/51/3076355/media-korea-peringatkan-timnas-indonesia-afc-bisa-saja-kabulkan-permohonan-bahrain-tidak-main-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/10/19/51/3076355/media-korea-peringatkan-timnas-indonesia-afc-bisa-saja-kabulkan-permohonan-bahrain-tidak-main-di-jakarta</guid><pubDate>Sabtu 19 Oktober 2024 12:24 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/19/51/3076355/media-korea-peringatkan-timnas-indonesia-afc-bisa-saja-kabulkan-permohonan-bahrain-tidak-main-di-jakarta-5FDzP7zny8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media Korea Selatan memperingati Timnas Indonesia jika AFC bisa saja bias ke Bahrain (Foto: AFC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/19/51/3076355/media-korea-peringatkan-timnas-indonesia-afc-bisa-saja-kabulkan-permohonan-bahrain-tidak-main-di-jakarta-5FDzP7zny8.jpg</image><title>Media Korea Selatan memperingati Timnas Indonesia jika AFC bisa saja bias ke Bahrain (Foto: AFC)</title></images><description>MEDIA Korea Selatan, Chosun Sports, memperingatkan Timnas Indonesia jika AFC bisa saja mengabulkan permohonan Bahrain FA untuk tidak memainkan laga tandang di Jakarta. Apalagi, petinggi-petinggi konfederasi diisi orang-orang dari negara rival Indonesia!
Bahrain FA meminta AFC dan FIFA untuk memindahkan laga matchday delapan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia itu ke tempat netral. Ada pun, laga dijadwalkan berlangsung pada 25 Maret 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Bahrain beralasan ingin bermain di tempat netral karena merasa tidak aman bermain di Jakarta. Sebab, mereka mengalami teror di media sosial dari netizen Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan menjurus ke ancaman.



Dalam pernyataan resminya, AFC mengaku akan mempertimbangkan dengan serius permintaan dari Bahrain. Mereka memastikan akan memperhatikan dan menjamin keselamatan tiap anggotanya.

BACA JUGA:
Media Irak Soroti Respons AFC soal Bahrain yang Menolak Main di Indonesia: Omong Kosong, Keluhan yang Bodoh!

Media Korea Selatan, Chosun Sports, langsung memperingatkan PSSI. AFC bisa saja mengambil keputusan yang bias atas permintaan tersebut!
&quot;Mengingat Presiden AFC dari Bahrain, masih ditunggu apakah keputusan itu akan menguntungkan Bahrain,&amp;rdquo; tulis media tersebut, dikutip Sabtu (19/10/2024).Ya, Presiden AFC adalah Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa dari Bahrain. Lalu, sang Sekretaris Jenderal (Sekjen) adalah Dato&amp;rsquo; Sri Windsor John yang diketahui berasal dari Malaysia.
Kemudian, Direktur Perwasitan dipegang Shamsul Maidin asal Singapura. Belum lagi, Kantor Pusat AFC berada di Kuala Lumpur, Malaysia.

Fakta-fakta tersebut bisa jadi tidak menguntungkan Indonesia. Presiden AFC merupakan orang Bahrain, sementara beberapa pejabat kunci dan markas besar konfederasi erat dengan negara-negara rival Indonesia.

BACA JUGA:
AFC Langsung Tanggapi Permintaan Bahrain yang Menolak Main di Indonesia, Protes PSSI soal Wasit Harus Tunggu 5 Hari dan Hasilnya Mengambang!

Patut dinanti seperti apa keputusan AFC nantinya. Sampai saat ini, belum ada kebijakan sebagai respons permintaan tersebut.</description><content:encoded>MEDIA Korea Selatan, Chosun Sports, memperingatkan Timnas Indonesia jika AFC bisa saja mengabulkan permohonan Bahrain FA untuk tidak memainkan laga tandang di Jakarta. Apalagi, petinggi-petinggi konfederasi diisi orang-orang dari negara rival Indonesia!
Bahrain FA meminta AFC dan FIFA untuk memindahkan laga matchday delapan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia itu ke tempat netral. Ada pun, laga dijadwalkan berlangsung pada 25 Maret 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Bahrain beralasan ingin bermain di tempat netral karena merasa tidak aman bermain di Jakarta. Sebab, mereka mengalami teror di media sosial dari netizen Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan menjurus ke ancaman.



Dalam pernyataan resminya, AFC mengaku akan mempertimbangkan dengan serius permintaan dari Bahrain. Mereka memastikan akan memperhatikan dan menjamin keselamatan tiap anggotanya.

BACA JUGA:
Media Irak Soroti Respons AFC soal Bahrain yang Menolak Main di Indonesia: Omong Kosong, Keluhan yang Bodoh!

Media Korea Selatan, Chosun Sports, langsung memperingatkan PSSI. AFC bisa saja mengambil keputusan yang bias atas permintaan tersebut!
&quot;Mengingat Presiden AFC dari Bahrain, masih ditunggu apakah keputusan itu akan menguntungkan Bahrain,&amp;rdquo; tulis media tersebut, dikutip Sabtu (19/10/2024).Ya, Presiden AFC adalah Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa dari Bahrain. Lalu, sang Sekretaris Jenderal (Sekjen) adalah Dato&amp;rsquo; Sri Windsor John yang diketahui berasal dari Malaysia.
Kemudian, Direktur Perwasitan dipegang Shamsul Maidin asal Singapura. Belum lagi, Kantor Pusat AFC berada di Kuala Lumpur, Malaysia.

Fakta-fakta tersebut bisa jadi tidak menguntungkan Indonesia. Presiden AFC merupakan orang Bahrain, sementara beberapa pejabat kunci dan markas besar konfederasi erat dengan negara-negara rival Indonesia.

BACA JUGA:
AFC Langsung Tanggapi Permintaan Bahrain yang Menolak Main di Indonesia, Protes PSSI soal Wasit Harus Tunggu 5 Hari dan Hasilnya Mengambang!

Patut dinanti seperti apa keputusan AFC nantinya. Sampai saat ini, belum ada kebijakan sebagai respons permintaan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
