<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Miris Timnas China Jelang Lawan Timnas Indonesia, Tak Dibolehkan Carter Pesawat karena Bermain Buruk</title><description>Timnas China dihukum oleh CFA karena dua hasil buruk.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/08/51/3072175/kisah-miris-timnas-china-jelang-lawan-timnas-indonesia-tak-dibolehkan-carter-pesawat-karena-bermain-buruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/10/08/51/3072175/kisah-miris-timnas-china-jelang-lawan-timnas-indonesia-tak-dibolehkan-carter-pesawat-karena-bermain-buruk"/><item><title>Kisah Miris Timnas China Jelang Lawan Timnas Indonesia, Tak Dibolehkan Carter Pesawat karena Bermain Buruk</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/08/51/3072175/kisah-miris-timnas-china-jelang-lawan-timnas-indonesia-tak-dibolehkan-carter-pesawat-karena-bermain-buruk</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/10/08/51/3072175/kisah-miris-timnas-china-jelang-lawan-timnas-indonesia-tak-dibolehkan-carter-pesawat-karena-bermain-buruk</guid><pubDate>Selasa 08 Oktober 2024 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Cahyo Yulianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/08/51/3072175/kisah-miris-timnas-china-jelang-lawan-timnas-indonesia-tak-dibolehkan-carter-pesawat-karena-bermain-buruk-gNtCmjmcC2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas China dihukum CFA tak boleh sewa pesawat gara-gara hasil buruk (Foto: Instagram/@chinafootballassociation)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/08/51/3072175/kisah-miris-timnas-china-jelang-lawan-timnas-indonesia-tak-dibolehkan-carter-pesawat-karena-bermain-buruk-gNtCmjmcC2.jpg</image><title>Timnas China dihukum CFA tak boleh sewa pesawat gara-gara hasil buruk (Foto: Instagram/@chinafootballassociation)</title></images><description>KISAH miris Timnas China jelang lawan Timnas Indonesia, tak dibolehkan carter pesawat karena bermain buruk, akan dibahas. Sebab, mereka jadi kerepotan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Seperti diketahui, di dua laga awal babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, China harus berhadapan dengan Timnas Jepang dan Timnas Arab Saudi. Hasilnya, dua laga itu mereka harus menelan kekalahan.

Di laga melawan Jepang, anak asuh Branko Ivankovic harus dibantai dengan skor super telak, 0-7. Sedangkan di laga melawan Arab Saudi, mereka takluk dengan skor tipis, 1-2.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wOC83LzE4NTg4Ni81Lw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Karena hasil dua kekalahan ini, Timnas China dikabarkan mendapatkan sanksi dari Asosiasi Sepakbola China (CFA). Tim Naga tidak diizinkan untuk mencarter pesawat untuk menjalani laga berikutnya kontra Timnas Australia dan Timnas Indonesia.
Sebagai informasi, CFA sejatinya telah menyiapkan carter pesawat seperti di laga-laga sebelumnya. Bahkan, berdasarkan informasi yang dihimpun, Timnas China juga mendapat seorang chef khusus demi bisa menjaga kondisi kebugaran para pemain sebelum pertandingan.

BACA JUGA:
Jadwal Siaran Langsung Timnas Australia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Live di RCTI!

Segala fasilitas itu diberikan agar saat bertanding, para pemain Timnas China dapat tampil dengan maksimal dan meraih kemenangan. Namun faktanya, di dua laga awal mereka justru menelan dua kekalahan yang memilukan.
Karena hasil dua laga sebelumnya, banyak masyarakat China yang menilai jika skuad itu terlalu dimanjakan. Untuk itu, pada matchday ketiga dan keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini, mereka tidak akan diberi carter pesawat dan harus ikut penerbangan komersial.Bagi Timnas Indonesia, hal ini tentu cukup menguntungkan. Sebab, penerbangan menggunakan pesawat komersial akan memakan waktu perjalanan yang lebih lama dan sangat menguras tenaga.
Diketahui, untuk satu kali perjalanan dari China menuju ke Adelaide, Australia, tempat laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan The Socceroos digelar akan memakan waktu 24 jam. Setelah itu, untuk perjalanan pulangnya akan memakan waktu hingga 18 jam.

Melihat hal tersebut, dapat dipastikan jika kondisi para pemain China tidak akan bugar sepenuhnya saat berhadapan dengan Skuad Garuda. Dengan kata lain, kedua tim nantinya akan sama-sama bermain dalam kondisi yang sudah cukup kelelahan karena perjalanan.

BACA JUGA:
Geser Jay Idzes, Jordi Amat Jadi Kapten Timnas Indonesia di Laga Lawan Bahrain?

Laga Timnas China vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sendiri dijadwalkan akan digelar pada Selasa 15 Oktober 2024 di Qingdao Youth Football Stadium. Namun sebelum itu, Tim Merah Putih akan bertandang ke Bahrain terlebih dahulu pada 10 Oktober 2024.
</description><content:encoded>KISAH miris Timnas China jelang lawan Timnas Indonesia, tak dibolehkan carter pesawat karena bermain buruk, akan dibahas. Sebab, mereka jadi kerepotan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Seperti diketahui, di dua laga awal babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, China harus berhadapan dengan Timnas Jepang dan Timnas Arab Saudi. Hasilnya, dua laga itu mereka harus menelan kekalahan.

Di laga melawan Jepang, anak asuh Branko Ivankovic harus dibantai dengan skor super telak, 0-7. Sedangkan di laga melawan Arab Saudi, mereka takluk dengan skor tipis, 1-2.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wOC83LzE4NTg4Ni81Lw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Karena hasil dua kekalahan ini, Timnas China dikabarkan mendapatkan sanksi dari Asosiasi Sepakbola China (CFA). Tim Naga tidak diizinkan untuk mencarter pesawat untuk menjalani laga berikutnya kontra Timnas Australia dan Timnas Indonesia.
Sebagai informasi, CFA sejatinya telah menyiapkan carter pesawat seperti di laga-laga sebelumnya. Bahkan, berdasarkan informasi yang dihimpun, Timnas China juga mendapat seorang chef khusus demi bisa menjaga kondisi kebugaran para pemain sebelum pertandingan.

BACA JUGA:
Jadwal Siaran Langsung Timnas Australia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Live di RCTI!

Segala fasilitas itu diberikan agar saat bertanding, para pemain Timnas China dapat tampil dengan maksimal dan meraih kemenangan. Namun faktanya, di dua laga awal mereka justru menelan dua kekalahan yang memilukan.
Karena hasil dua laga sebelumnya, banyak masyarakat China yang menilai jika skuad itu terlalu dimanjakan. Untuk itu, pada matchday ketiga dan keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini, mereka tidak akan diberi carter pesawat dan harus ikut penerbangan komersial.Bagi Timnas Indonesia, hal ini tentu cukup menguntungkan. Sebab, penerbangan menggunakan pesawat komersial akan memakan waktu perjalanan yang lebih lama dan sangat menguras tenaga.
Diketahui, untuk satu kali perjalanan dari China menuju ke Adelaide, Australia, tempat laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan The Socceroos digelar akan memakan waktu 24 jam. Setelah itu, untuk perjalanan pulangnya akan memakan waktu hingga 18 jam.

Melihat hal tersebut, dapat dipastikan jika kondisi para pemain China tidak akan bugar sepenuhnya saat berhadapan dengan Skuad Garuda. Dengan kata lain, kedua tim nantinya akan sama-sama bermain dalam kondisi yang sudah cukup kelelahan karena perjalanan.

BACA JUGA:
Geser Jay Idzes, Jordi Amat Jadi Kapten Timnas Indonesia di Laga Lawan Bahrain?

Laga Timnas China vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sendiri dijadwalkan akan digelar pada Selasa 15 Oktober 2024 di Qingdao Youth Football Stadium. Namun sebelum itu, Tim Merah Putih akan bertandang ke Bahrain terlebih dahulu pada 10 Oktober 2024.
</content:encoded></item></channel></rss>
