<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media Vietnam Sindir dan Bandingkan Timnas Indonesia Lancar Lakukan Proses Naturalisasi tapi Malaysia Ditolak Mentah-Mentah</title><description>Media Vietnam menyindir dan membanding-bandingkan proses naturalisasi Timnas Indonesia dengan Malaysia.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/07/51/3071773/media-vietnam-sindir-dan-bandingkan-timnas-indonesia-lancar-lakukan-proses-naturalisasi-tapi-malaysia-ditolak-mentah-mentah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/10/07/51/3071773/media-vietnam-sindir-dan-bandingkan-timnas-indonesia-lancar-lakukan-proses-naturalisasi-tapi-malaysia-ditolak-mentah-mentah"/><item><title>Media Vietnam Sindir dan Bandingkan Timnas Indonesia Lancar Lakukan Proses Naturalisasi tapi Malaysia Ditolak Mentah-Mentah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/07/51/3071773/media-vietnam-sindir-dan-bandingkan-timnas-indonesia-lancar-lakukan-proses-naturalisasi-tapi-malaysia-ditolak-mentah-mentah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/10/07/51/3071773/media-vietnam-sindir-dan-bandingkan-timnas-indonesia-lancar-lakukan-proses-naturalisasi-tapi-malaysia-ditolak-mentah-mentah</guid><pubDate>Senin 07 Oktober 2024 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Cahyo Yulianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/07/51/3071773/media-vietnam-sindir-dan-bandingkan-timnas-indonesia-lancar-lakukan-proses-naturalisasi-tapi-malaysia-ditolak-mentah-mentah-vYxU1qBW5K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media Vietnam menyindir proses naturalisasi Timnas Indonesia dan dibanding-bandingkan dengan Malaysia (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/07/51/3071773/media-vietnam-sindir-dan-bandingkan-timnas-indonesia-lancar-lakukan-proses-naturalisasi-tapi-malaysia-ditolak-mentah-mentah-vYxU1qBW5K.jpg</image><title>Media Vietnam menyindir proses naturalisasi Timnas Indonesia dan dibanding-bandingkan dengan Malaysia (Foto: PSSI)</title></images><description>MEDIA Vietnam, Soha.vn, menyindir dan bandingkan Timnas Indonesia lancar lakukan proses naturalisasi tapi Malaysia ditolak mentah-mentah. Hal ini terjadi setelah Negeri Jiran dipastikan gagal untuk menaturalisasi Mats Deijl.
Kapten tim Eredivisie, Go Ahead Eagles, itu gagal menjalani naturalisasi karena terbentur aturan FIFA. Sebab, Deijl diketahui memiliki darah keturunan Malaysia dari nenek moyangnya, yakni ibu dari kakeknya.

Garis keturunan ini terlalu jauh di mana FIFA hanya mengizinkan pemain menjalani naturalisasi bila memiliki garis keturunan maksimal dari kakek atau nenek. Tak ayal, masyarakat Malaysia merasa kecewa dan kesal akan hal tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wNy83LzE4NTg1MS81L3g5Nnc2cnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Berbeda dengan Malaysia, Timnas Indonesia justru mulus melakukan naturalisasi ke sejumlah pemain keturunan. Terbaru, ada nama Mees Hilgers dan juga Eliano Reijnders yang baru saja resmi menjadi WNI dan siap bermain di laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Bahrain dan Timnas China.

BACA JUGA:
Kisah Perjuangan Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes untuk Datang ke Bahrain: 3 Kali Transit hingga Proses Penyembuhan Cedera Tangan!

Hilgers dan Reijnders menjadi pemain kesekian yang dinaturalisasi oleh PSSI sejak kepemimpinan Erick Thohir. Proses naturalisasi keduanya juga terbilang sangat cepat, yakni hanya dalam kurun waktu satu bulan saja.
Karena hal ini, media Vietnam, Soha.vn menyoroti bagaimana perbedaan naturalisasi Timnas Indonesia dengan Harimau Malaya. Mengikuti jejak Malaysia dan juga China, mereka ikut menyindir dan menyebut Indonesia berkolusi dengan FIFA untuk memuluskan semua proses naturalisasi.&amp;ldquo;Tim Indonesia dituding &quot;berkolusi&quot; dengan FIFA untuk mencari keuntungan di kualifikasi Piala Dunia,&amp;rdquo; tulis Soha pada judul pemberitaannya dikutip Okezone, Senin (7/10/2024)
&amp;ldquo;Tak hanya fans China, fans Malaysia pun serentak &quot;menyerang&quot; tim Indonesia,&amp;rdquo; tulis Soha.

Padahal, bila ditilik dari garis keturunan, pemain-pemain naturalisasi Indonesia maksimal punya darah keturunan dari kakek-nenek. Hal itu sudah sesuai dengan aturan FIFA perihal naturalisasi pemain.

BACA JUGA:
4 Striker Timnas Indonesia Berpostur Tinggi Jelang Lawan Bahrain dan China, Nomor 1 Rafael Struick

Itulah menyindir dan bandingkan Timnas Indonesia lancar lakukan proses naturalisasi tapi Malaysia ditolak mentah-mentah. Semoga informasi ini berguna untuk pembaca sekalian.
</description><content:encoded>MEDIA Vietnam, Soha.vn, menyindir dan bandingkan Timnas Indonesia lancar lakukan proses naturalisasi tapi Malaysia ditolak mentah-mentah. Hal ini terjadi setelah Negeri Jiran dipastikan gagal untuk menaturalisasi Mats Deijl.
Kapten tim Eredivisie, Go Ahead Eagles, itu gagal menjalani naturalisasi karena terbentur aturan FIFA. Sebab, Deijl diketahui memiliki darah keturunan Malaysia dari nenek moyangnya, yakni ibu dari kakeknya.

Garis keturunan ini terlalu jauh di mana FIFA hanya mengizinkan pemain menjalani naturalisasi bila memiliki garis keturunan maksimal dari kakek atau nenek. Tak ayal, masyarakat Malaysia merasa kecewa dan kesal akan hal tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wNy83LzE4NTg1MS81L3g5Nnc2cnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Berbeda dengan Malaysia, Timnas Indonesia justru mulus melakukan naturalisasi ke sejumlah pemain keturunan. Terbaru, ada nama Mees Hilgers dan juga Eliano Reijnders yang baru saja resmi menjadi WNI dan siap bermain di laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Bahrain dan Timnas China.

BACA JUGA:
Kisah Perjuangan Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes untuk Datang ke Bahrain: 3 Kali Transit hingga Proses Penyembuhan Cedera Tangan!

Hilgers dan Reijnders menjadi pemain kesekian yang dinaturalisasi oleh PSSI sejak kepemimpinan Erick Thohir. Proses naturalisasi keduanya juga terbilang sangat cepat, yakni hanya dalam kurun waktu satu bulan saja.
Karena hal ini, media Vietnam, Soha.vn menyoroti bagaimana perbedaan naturalisasi Timnas Indonesia dengan Harimau Malaya. Mengikuti jejak Malaysia dan juga China, mereka ikut menyindir dan menyebut Indonesia berkolusi dengan FIFA untuk memuluskan semua proses naturalisasi.&amp;ldquo;Tim Indonesia dituding &quot;berkolusi&quot; dengan FIFA untuk mencari keuntungan di kualifikasi Piala Dunia,&amp;rdquo; tulis Soha pada judul pemberitaannya dikutip Okezone, Senin (7/10/2024)
&amp;ldquo;Tak hanya fans China, fans Malaysia pun serentak &quot;menyerang&quot; tim Indonesia,&amp;rdquo; tulis Soha.

Padahal, bila ditilik dari garis keturunan, pemain-pemain naturalisasi Indonesia maksimal punya darah keturunan dari kakek-nenek. Hal itu sudah sesuai dengan aturan FIFA perihal naturalisasi pemain.

BACA JUGA:
4 Striker Timnas Indonesia Berpostur Tinggi Jelang Lawan Bahrain dan China, Nomor 1 Rafael Struick

Itulah menyindir dan bandingkan Timnas Indonesia lancar lakukan proses naturalisasi tapi Malaysia ditolak mentah-mentah. Semoga informasi ini berguna untuk pembaca sekalian.
</content:encoded></item></channel></rss>
