<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FIFA Putuskan Tunda Jatuhkan Sanksi untuk Israel</title><description>FIFA memutuskan untuk menunda menjatuhkan sanksi kepada Israel.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/04/51/3070789/fifa-putuskan-tunda-jatuhkan-sanksi-untuk-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/10/04/51/3070789/fifa-putuskan-tunda-jatuhkan-sanksi-untuk-israel"/><item><title>FIFA Putuskan Tunda Jatuhkan Sanksi untuk Israel</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/04/51/3070789/fifa-putuskan-tunda-jatuhkan-sanksi-untuk-israel</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/10/04/51/3070789/fifa-putuskan-tunda-jatuhkan-sanksi-untuk-israel</guid><pubDate>Jum'at 04 Oktober 2024 09:30 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/04/51/3070789/fifa-putuskan-tunda-jatuhkan-sanksi-untuk-israel-mBnFcsu6kt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">FIFA menunda menjatuhkan sanksi untuk Israel (Foto: FIFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/04/51/3070789/fifa-putuskan-tunda-jatuhkan-sanksi-untuk-israel-mBnFcsu6kt.jpg</image><title>FIFA menunda menjatuhkan sanksi untuk Israel (Foto: FIFA)</title></images><description>FIFA memutuskan menunda menjatuhkan sanksi untuk Israel. Mereka memilih menyelidiki terlebih dahulu tuduhan diskriminasi dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) seperti yang diajukan Asosiasi Sepakbola Palestina (PFA).
Sekadar informasi, PFA sudah beberapa kali mengajukan rekomendasi pemberian sanksi ke Israel sejak Mei 2024. Kali ini, FIFA lagi-lagi menangguhkan permintaan tersebut usai rapat Dewan FIFA Kamis 3 Oktober 2024 malam WIB di Zurich, Swiss.

&quot;Komite Disiplin FIFA akan diberi mandat untuk memulai penyelidikan atas dugaan pelanggaran diskriminasi yang diajukan Asosiasi Sepakbola Palestina,&quot; bunyi keterangan resmi FIFA, dikutip dari Reuters, Jumat (4/10/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wMy8xLzE4NTc2MS81L3g5Nm5rZ3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Komite Tata Kelola, Audit, dan Kepatuhan FIFA akan dipercaya dalam misi untuk menginvestigasi keikutsertaaan tim sepakbola Israel dalam kompetisi Israel yang diduga bermarkas di wilayah Palestina,&quot; sambung pernyataan tersebut.

BACA JUGA:
Gelar Rapat, Dewan FIFA Disebut Bakal Jatuhkan Sanksi ke Israel Hari Ini

Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan Dewan FIFA perlu melihat secara menyeluruh terkait masalah ini. Ia kembali menekankan pentingnya tercapai perdamaian.
&quot;Kekerasan yang sedang berlangsung di wilayah tersebut menegaskan di atas semua pertimbangan kita membutuhkan perdamaian,&quot; kata Infantino.PFA tentu saja bereaksi atas sikap FIFA tersebut. Presiden Jibril Rajoub mendesak agar badan sepakbola tertinggi dunia itu tidak abai terhadap apa yang dilakukan Israel di wilayah negaranya.
&amp;ldquo;Yang penting bagi kami adalah penyelidikan tersebut disetujui dengan suara bulat oleh seluruh Dewan FIFA. Kami akan terus menindaklanjuti hal ini dan kami akan mempertahankan hak-hak kami,&quot; tegas Rajoub.

Sikap FIFA terhadap Israel sangat bertolak belakang dengan Rusia. Ketika invasi Negeri Beruang Merah ke Ukraina pada Februari 2022, mereka langsung menjatuhkan sanksi tegas kepada RFU (PSSI-nya Rusia) dalam hitungan hari.

BACA JUGA:
Kisah Timnas Indonesia yang Terpaut 48 Peringkat di Ranking FIFA dari Filipina, Sekarang Unggul 19 Posisi!

Sementara, invasi besar-besaran Israel ke wilayah Palestina sejak Oktober 2024 tak berbuah hukuman apa pun untuk IFA (PSSI-nya Israel). Bahkan, FIFA cenderung abai akan berbagai desakan yang muncul.
</description><content:encoded>FIFA memutuskan menunda menjatuhkan sanksi untuk Israel. Mereka memilih menyelidiki terlebih dahulu tuduhan diskriminasi dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) seperti yang diajukan Asosiasi Sepakbola Palestina (PFA).
Sekadar informasi, PFA sudah beberapa kali mengajukan rekomendasi pemberian sanksi ke Israel sejak Mei 2024. Kali ini, FIFA lagi-lagi menangguhkan permintaan tersebut usai rapat Dewan FIFA Kamis 3 Oktober 2024 malam WIB di Zurich, Swiss.

&quot;Komite Disiplin FIFA akan diberi mandat untuk memulai penyelidikan atas dugaan pelanggaran diskriminasi yang diajukan Asosiasi Sepakbola Palestina,&quot; bunyi keterangan resmi FIFA, dikutip dari Reuters, Jumat (4/10/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wMy8xLzE4NTc2MS81L3g5Nm5rZ3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Komite Tata Kelola, Audit, dan Kepatuhan FIFA akan dipercaya dalam misi untuk menginvestigasi keikutsertaaan tim sepakbola Israel dalam kompetisi Israel yang diduga bermarkas di wilayah Palestina,&quot; sambung pernyataan tersebut.

BACA JUGA:
Gelar Rapat, Dewan FIFA Disebut Bakal Jatuhkan Sanksi ke Israel Hari Ini

Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan Dewan FIFA perlu melihat secara menyeluruh terkait masalah ini. Ia kembali menekankan pentingnya tercapai perdamaian.
&quot;Kekerasan yang sedang berlangsung di wilayah tersebut menegaskan di atas semua pertimbangan kita membutuhkan perdamaian,&quot; kata Infantino.PFA tentu saja bereaksi atas sikap FIFA tersebut. Presiden Jibril Rajoub mendesak agar badan sepakbola tertinggi dunia itu tidak abai terhadap apa yang dilakukan Israel di wilayah negaranya.
&amp;ldquo;Yang penting bagi kami adalah penyelidikan tersebut disetujui dengan suara bulat oleh seluruh Dewan FIFA. Kami akan terus menindaklanjuti hal ini dan kami akan mempertahankan hak-hak kami,&quot; tegas Rajoub.

Sikap FIFA terhadap Israel sangat bertolak belakang dengan Rusia. Ketika invasi Negeri Beruang Merah ke Ukraina pada Februari 2022, mereka langsung menjatuhkan sanksi tegas kepada RFU (PSSI-nya Rusia) dalam hitungan hari.

BACA JUGA:
Kisah Timnas Indonesia yang Terpaut 48 Peringkat di Ranking FIFA dari Filipina, Sekarang Unggul 19 Posisi!

Sementara, invasi besar-besaran Israel ke wilayah Palestina sejak Oktober 2024 tak berbuah hukuman apa pun untuk IFA (PSSI-nya Israel). Bahkan, FIFA cenderung abai akan berbagai desakan yang muncul.
</content:encoded></item></channel></rss>
