<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Liga 1 2024-2025: Jeda Kompetisi, Persebaya Surabaya Evaluasi Lini Serang Pasca Hasil Imbang di Kandang Sendiri</title><description>&quot;Kalau kita tidak punya peluang sama sekali baru itu masalah, tapi kita punya banyak peluang dan tidak bisa mencetak gol,&quot; kata Paul Munster</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/04/49/3070487/liga-1-2024-2025-jeda-kompetisi-persebaya-surabaya-evaluasi-lini-serang-pasca-hasil-imbang-di-kandang-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/10/04/49/3070487/liga-1-2024-2025-jeda-kompetisi-persebaya-surabaya-evaluasi-lini-serang-pasca-hasil-imbang-di-kandang-sendiri"/><item><title>Liga 1 2024-2025: Jeda Kompetisi, Persebaya Surabaya Evaluasi Lini Serang Pasca Hasil Imbang di Kandang Sendiri</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/04/49/3070487/liga-1-2024-2025-jeda-kompetisi-persebaya-surabaya-evaluasi-lini-serang-pasca-hasil-imbang-di-kandang-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/10/04/49/3070487/liga-1-2024-2025-jeda-kompetisi-persebaya-surabaya-evaluasi-lini-serang-pasca-hasil-imbang-di-kandang-sendiri</guid><pubDate>Jum'at 04 Oktober 2024 01:04 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/03/49/3070487/liga-1-2024-2025-jeda-kompetisi-persebaya-surabaya-evaluasi-lini-serang-pasca-hasil-imbang-di-kandang-sendiri-tRsDptgKXq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster (Foto: Persebaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/03/49/3070487/liga-1-2024-2025-jeda-kompetisi-persebaya-surabaya-evaluasi-lini-serang-pasca-hasil-imbang-di-kandang-sendiri-tRsDptgKXq.jpg</image><title>Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster (Foto: Persebaya)</title></images><description>PERSEBAYA Surabaya melakukan evaluasi tim secara keseluruhan di jeda kompetisi Liga 1 2024-2025. Hal itu dilakukan pasca hasil imbang 0 - 0 di kandang melawan Dewa United.
Pada laga yang berlangsung pada Jumat malam (27/9/2024) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, itu Bajul Ijo gagal memanfaatkan sejumlah peluang mencetak gol.  Catatan statistik memberikan fakta, dar&amp;#305; 18 tendangan atau peluang yang diciptakan, hanya lima di antaranya yang mengarah ke gawang lawan.
&amp;nbsp;
Tapi dari lima peluang itu, tidak ada yang bisa dikonversikan menjadi gol, kendati secara akurasi tendangan lini serang Persebaya mencapai 45,45 persen, berbanding dengan 16,67 persen di kubu Tangsel Warrior, julukan Dewa United.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMC83LzE3NjcwMi81L3g4cnd1Zm4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pelatih Persebaya Paul Munster mengakui, perlu evaluasi secara menyeluruh meski hasil imbang itu masih membuat Bajul Ijo nyaman di puncak klasemen sementara liga, hingga pekan 7. Tapi alarm kuning sudah menyala karena kegagalan memanfaatkan peluang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Persebaya Surabaya Gagal Kalahkan Dewa United di Kandang Sendiri, Paul Munster Kecewa

&quot;(Melawan Dewa United lalu) Kalau kita tidak punya peluang sama sekali baru itu masalah, tapi kita punya banyak peluang, hanya saja kita belum bisa mencetak gol,&quot; kata Paul Munster, dikonfirmasi pada Rabu (2/10/2024).
Ia pun menyayangkan satu gol yang sempat dicetak oleh Malik Risaldi, tapi dianggap offside. Memang rapatnya pertahanan Dewa United membuat tim kesulitan membongkarnya. Hal ini yang perlu ia coba tingkatkan ke lini serangnya.&quot;Kita bisa lihat semua pemain kita push ke depan, dan ketika kami mencetak gol, itu offside,&quot; ucap pelatih berpaspor Irlandia Utara ini.
Laga melawan Dewa United yang memiliki pemain-pemain berkualitas dan memiliki kekuatan tim bagus. Ia optimis Persebaya Surabaya akan terus berkembang lebih baik lagi pasca melawan Dewa United.

BACA JUGA:
Tampil  Melempem di Laga Persebaya Surabaya vs Dewa United, Penampilan Francisco Rivera Jadi Sorotan

&quot;Secara teknik dan juga tim, Dewa United adalah tim yang bagus. Ini akan jadi bahan evaluasi kami ke depan. Kita akan mendapatkan poin dan akan terus maju,&quot; jelasnya.
Sebagai informasi, pada pekan 7 Liga 1 musim 2024 - 2025 Persebaya Surabaya ditahan imbang tanpa gol oleh Dewa United, pada laga Jumat malam lalu (27/9/2024) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Hasil imbang ini sementara membuat Bajul Ijo bertahan di posisi pertama, disusul Borneo FC dengan selisih tiga poin. Green Force memperoleh 17 poin, hasil dari lima kali menang dan dua kali imbang, tanpa terkalahkan sama sekali di 7 laga terakhirnya.
Persebaya berselisih dua poin dar&amp;#305; peringkat kedua yang diisi oleh Borneo FC. Sedangkan bagi Dewa United hasil imbang membuat kesempatan naik ke posisi di atasnya tertunda. Tangsel Warrior kali ini duduk di posisi 11 dengan poin 8, hasil dari satu kali menang, lima kali imbang, dan sekali kalah.</description><content:encoded>PERSEBAYA Surabaya melakukan evaluasi tim secara keseluruhan di jeda kompetisi Liga 1 2024-2025. Hal itu dilakukan pasca hasil imbang 0 - 0 di kandang melawan Dewa United.
Pada laga yang berlangsung pada Jumat malam (27/9/2024) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, itu Bajul Ijo gagal memanfaatkan sejumlah peluang mencetak gol.  Catatan statistik memberikan fakta, dar&amp;#305; 18 tendangan atau peluang yang diciptakan, hanya lima di antaranya yang mengarah ke gawang lawan.
&amp;nbsp;
Tapi dari lima peluang itu, tidak ada yang bisa dikonversikan menjadi gol, kendati secara akurasi tendangan lini serang Persebaya mencapai 45,45 persen, berbanding dengan 16,67 persen di kubu Tangsel Warrior, julukan Dewa United.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMC83LzE3NjcwMi81L3g4cnd1Zm4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pelatih Persebaya Paul Munster mengakui, perlu evaluasi secara menyeluruh meski hasil imbang itu masih membuat Bajul Ijo nyaman di puncak klasemen sementara liga, hingga pekan 7. Tapi alarm kuning sudah menyala karena kegagalan memanfaatkan peluang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Persebaya Surabaya Gagal Kalahkan Dewa United di Kandang Sendiri, Paul Munster Kecewa

&quot;(Melawan Dewa United lalu) Kalau kita tidak punya peluang sama sekali baru itu masalah, tapi kita punya banyak peluang, hanya saja kita belum bisa mencetak gol,&quot; kata Paul Munster, dikonfirmasi pada Rabu (2/10/2024).
Ia pun menyayangkan satu gol yang sempat dicetak oleh Malik Risaldi, tapi dianggap offside. Memang rapatnya pertahanan Dewa United membuat tim kesulitan membongkarnya. Hal ini yang perlu ia coba tingkatkan ke lini serangnya.&quot;Kita bisa lihat semua pemain kita push ke depan, dan ketika kami mencetak gol, itu offside,&quot; ucap pelatih berpaspor Irlandia Utara ini.
Laga melawan Dewa United yang memiliki pemain-pemain berkualitas dan memiliki kekuatan tim bagus. Ia optimis Persebaya Surabaya akan terus berkembang lebih baik lagi pasca melawan Dewa United.

BACA JUGA:
Tampil  Melempem di Laga Persebaya Surabaya vs Dewa United, Penampilan Francisco Rivera Jadi Sorotan

&quot;Secara teknik dan juga tim, Dewa United adalah tim yang bagus. Ini akan jadi bahan evaluasi kami ke depan. Kita akan mendapatkan poin dan akan terus maju,&quot; jelasnya.
Sebagai informasi, pada pekan 7 Liga 1 musim 2024 - 2025 Persebaya Surabaya ditahan imbang tanpa gol oleh Dewa United, pada laga Jumat malam lalu (27/9/2024) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Hasil imbang ini sementara membuat Bajul Ijo bertahan di posisi pertama, disusul Borneo FC dengan selisih tiga poin. Green Force memperoleh 17 poin, hasil dari lima kali menang dan dua kali imbang, tanpa terkalahkan sama sekali di 7 laga terakhirnya.
Persebaya berselisih dua poin dar&amp;#305; peringkat kedua yang diisi oleh Borneo FC. Sedangkan bagi Dewa United hasil imbang membuat kesempatan naik ke posisi di atasnya tertunda. Tangsel Warrior kali ini duduk di posisi 11 dengan poin 8, hasil dari satu kali menang, lima kali imbang, dan sekali kalah.</content:encoded></item></channel></rss>
