<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masyarakat Singapura Ngamuk Mats Deijl Diklaim Keturunan Malaysia: Negara Tukang Klaim Segalanya!</title><description>Masyarakat Singapura mengamuk Mats Deijl diklaim keturunan Malaysia.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/02/51/3070097/masyarakat-singapura-ngamuk-mats-deijl-diklaim-keturunan-malaysia-negara-tukang-klaim-segalanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/10/02/51/3070097/masyarakat-singapura-ngamuk-mats-deijl-diklaim-keturunan-malaysia-negara-tukang-klaim-segalanya"/><item><title>Masyarakat Singapura Ngamuk Mats Deijl Diklaim Keturunan Malaysia: Negara Tukang Klaim Segalanya!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/10/02/51/3070097/masyarakat-singapura-ngamuk-mats-deijl-diklaim-keturunan-malaysia-negara-tukang-klaim-segalanya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/10/02/51/3070097/masyarakat-singapura-ngamuk-mats-deijl-diklaim-keturunan-malaysia-negara-tukang-klaim-segalanya</guid><pubDate>Rabu 02 Oktober 2024 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Cahyo Yulianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/02/51/3070097/masyarakat-singapura-ngamuk-mats-deijl-diklaim-keturunan-malaysia-negara-tukang-klaim-segalanya-KplgOKPcat.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Masyarakat Singapura berang Mats Deijl diklaim keturunan Malaysia (Foto: Instagram/@matsdeijl)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/02/51/3070097/masyarakat-singapura-ngamuk-mats-deijl-diklaim-keturunan-malaysia-negara-tukang-klaim-segalanya-KplgOKPcat.jpg</image><title>Masyarakat Singapura berang Mats Deijl diklaim keturunan Malaysia (Foto: Instagram/@matsdeijl)</title></images><description>MASYARAKAT Singapura nganuk Mats Deijl diklaim keturunan Malaysia. Mereka lalu menuding tetangganya itu negara tukang klaim segalanya!
Hal ini menyusul rilis resmi dari Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) yang menjelaskan jika proses naturalisasi pemain Go Ahead Eagles, Mats Deij, ditolak. Penyebabnya adalah karena terbentur oleh regulasi FIFA soal proses naturalisasi.

Seperti diketahui, FIFA hanya mengizinkan seorang pemain berganti kewarganegaraan dan membela negara lain apabila memiliki darah keturunan ke 1 atau 2 alias paling jauh adalah dari kakek dan neneknya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wMS8xLzE4NTcxOS8zL2Z6MjdpLWdnaEFR&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Akan tetapi dalam kasus Mats Deijl, pemain berusia 27 tahun itu memiliki darah keturunan Malaysia dari buyutnya yang merupakan garis keturunan keempat. Hal inilah yang akhirnya membuat proses naturalisasinya ditolak oleh FIFA.
&amp;ldquo;Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menginformasikan bahwa Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah memastikan pemain klub Go Ahead Eagles asal Belanda, Mats Deijl belum lolos persyaratan kelayakan untuk bergabung dengan skuad Harimau Malaya,&amp;rdquo; tulis FAM dalam rilis resminya dikutip Okezone, Rabu (2/10/2024).

BACA JUGA:
Timnas Malaysia Incar 4 Pemain Setelah Gagal Diperkuat Mats Deijl: Ada Eks Personel Premier League!

&amp;ldquo;Pasalnya, berdasarkan dokumen yang terlampir, diketahui pemain berusia 27 tahun itu hanya memiliki darah Malaysia melalui nenek moyangnya dan bukan melalui kakek dan neneknya sebagaimana diatur dalam ketentuan FIFA,&amp;rdquo; sambung tulisan tersebut.
Namun yang menarik, dalam rilis resmi tersebut, Deijl justru bukan dijelaskan memiliki darah Malaysia. Akan tetapi, darah buyutnya itu justru adalah orang yang lahir di Singapura. Namun FAM berdalih jika saat buyutnya lahir, Singapura masih bagian dari Malaysia.&amp;ldquo;Berdasarkan ulasan, pemain ini memiliki darah Malaysia melalui nenek moyang (ibu dari kakek pemain) yang lahir di Singapura pada tanggal 24 Juni 1893, yang mana Singapura saat itu merupakan bagian dari Malaya,&amp;rdquo; tulis FAM.
Mengetahui hal tersebut, sontak masyarakat Singapura menjadi marah. Salah satu netizen Negeri Singa itu pun memperingatkan Malaysia untuk berhenti mengklaim apa pun sebagai miliknya.

&amp;ldquo;Nenek moyangnya lahir di Singapura LOL. Berhentilah mencoba mengklaim segalanya,&amp;rdquo; tulis akun X @AyhanRMCF.

BACA JUGA:
Ditolak FIFA Bela Timnas Malaysia, Mats Deijl: Aturan Bodoh

Namun sebagai informasi, pada 1893 atau saat buyut Mats Deijl lahir, Singapura memang masih bagian dari Malaysia. Negara maju di Asia Tenggara itu secara resmi baru berdiri pada 1965 setelah mengumumkan kemerdekaannya.
</description><content:encoded>MASYARAKAT Singapura nganuk Mats Deijl diklaim keturunan Malaysia. Mereka lalu menuding tetangganya itu negara tukang klaim segalanya!
Hal ini menyusul rilis resmi dari Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) yang menjelaskan jika proses naturalisasi pemain Go Ahead Eagles, Mats Deij, ditolak. Penyebabnya adalah karena terbentur oleh regulasi FIFA soal proses naturalisasi.

Seperti diketahui, FIFA hanya mengizinkan seorang pemain berganti kewarganegaraan dan membela negara lain apabila memiliki darah keturunan ke 1 atau 2 alias paling jauh adalah dari kakek dan neneknya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wMS8xLzE4NTcxOS8zL2Z6MjdpLWdnaEFR&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Akan tetapi dalam kasus Mats Deijl, pemain berusia 27 tahun itu memiliki darah keturunan Malaysia dari buyutnya yang merupakan garis keturunan keempat. Hal inilah yang akhirnya membuat proses naturalisasinya ditolak oleh FIFA.
&amp;ldquo;Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menginformasikan bahwa Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah memastikan pemain klub Go Ahead Eagles asal Belanda, Mats Deijl belum lolos persyaratan kelayakan untuk bergabung dengan skuad Harimau Malaya,&amp;rdquo; tulis FAM dalam rilis resminya dikutip Okezone, Rabu (2/10/2024).

BACA JUGA:
Timnas Malaysia Incar 4 Pemain Setelah Gagal Diperkuat Mats Deijl: Ada Eks Personel Premier League!

&amp;ldquo;Pasalnya, berdasarkan dokumen yang terlampir, diketahui pemain berusia 27 tahun itu hanya memiliki darah Malaysia melalui nenek moyangnya dan bukan melalui kakek dan neneknya sebagaimana diatur dalam ketentuan FIFA,&amp;rdquo; sambung tulisan tersebut.
Namun yang menarik, dalam rilis resmi tersebut, Deijl justru bukan dijelaskan memiliki darah Malaysia. Akan tetapi, darah buyutnya itu justru adalah orang yang lahir di Singapura. Namun FAM berdalih jika saat buyutnya lahir, Singapura masih bagian dari Malaysia.&amp;ldquo;Berdasarkan ulasan, pemain ini memiliki darah Malaysia melalui nenek moyang (ibu dari kakek pemain) yang lahir di Singapura pada tanggal 24 Juni 1893, yang mana Singapura saat itu merupakan bagian dari Malaya,&amp;rdquo; tulis FAM.
Mengetahui hal tersebut, sontak masyarakat Singapura menjadi marah. Salah satu netizen Negeri Singa itu pun memperingatkan Malaysia untuk berhenti mengklaim apa pun sebagai miliknya.

&amp;ldquo;Nenek moyangnya lahir di Singapura LOL. Berhentilah mencoba mengklaim segalanya,&amp;rdquo; tulis akun X @AyhanRMCF.

BACA JUGA:
Ditolak FIFA Bela Timnas Malaysia, Mats Deijl: Aturan Bodoh

Namun sebagai informasi, pada 1893 atau saat buyut Mats Deijl lahir, Singapura memang masih bagian dari Malaysia. Negara maju di Asia Tenggara itu secara resmi baru berdiri pada 1965 setelah mengumumkan kemerdekaannya.
</content:encoded></item></channel></rss>
