<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Liga Jerman Kerap Lahirkan Bintang Baru, Jurgen Klinsmann Akui Bundesliga Ramah Terhadap Pemain Muda ketimbang Kompetisi Lain</title><description>Jurgen Klinsmann akui kelebihan Bundesliga adalah ramah terhadap para pemain muda bertalenta.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/09/24/51/3066840/liga-jerman-kerap-lahirkan-bintang-baru-jurgen-klinsmann-akui-bundesliga-ramah-terhadap-pemain-muda-ketimbang-kompetisi-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/09/24/51/3066840/liga-jerman-kerap-lahirkan-bintang-baru-jurgen-klinsmann-akui-bundesliga-ramah-terhadap-pemain-muda-ketimbang-kompetisi-lain"/><item><title>Liga Jerman Kerap Lahirkan Bintang Baru, Jurgen Klinsmann Akui Bundesliga Ramah Terhadap Pemain Muda ketimbang Kompetisi Lain</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/09/24/51/3066840/liga-jerman-kerap-lahirkan-bintang-baru-jurgen-klinsmann-akui-bundesliga-ramah-terhadap-pemain-muda-ketimbang-kompetisi-lain</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/09/24/51/3066840/liga-jerman-kerap-lahirkan-bintang-baru-jurgen-klinsmann-akui-bundesliga-ramah-terhadap-pemain-muda-ketimbang-kompetisi-lain</guid><pubDate>Selasa 24 September 2024 09:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/24/51/3066840/liga-jerman-kerap-lahirkan-bintang-baru-jurgen-klinsmann-akui-bundesliga-ramah-terhadap-pemain-muda-ketimbang-kompetisi-lain-yKE7hIVnzA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan pelatih Timnas Korea Selatan, Jurgen Klinsmann. (Foto: Instagram/j_klinsmann)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/24/51/3066840/liga-jerman-kerap-lahirkan-bintang-baru-jurgen-klinsmann-akui-bundesliga-ramah-terhadap-pemain-muda-ketimbang-kompetisi-lain-yKE7hIVnzA.jpg</image><title>Mantan pelatih Timnas Korea Selatan, Jurgen Klinsmann. (Foto: Instagram/j_klinsmann)</title></images><description>MANTAN pelatih Bayern Munich, Jurgen Klinsmann mengakui dalam beberapa tahun terakhir banyak bintang baru justru lahir dari Liga Jerman. Menurut Klinsmann, hal itu disebabkan Bundesliga lebih ramah terhadap para pemain muda ketimbang kompetisi lain, seperti Liga Inggris, Spanyol, dan Italia.
Seperti yang diketahui, banyak nama-nama besar di dunia sepakbola saat ini justru mengawali kariernya di Bundesliga. Sebut saja seperti Erling Haaland, Jude Bellingham, Jadon Sancho, Jamal Musiala, Florian Writz, Ian Maatsen, dan masih banyak lagi.

BACA JUGA:
Bayern Munich Bantai Dinamo Zagreb 9-2, Tanda Klub Bundesliga Berjaya di Liga Champions 2024-2025?

Sebagian masih tetap bertahan bermain di Bundesliga, sisanya berpetualang dengan klub-klub besar Eropa seperti Bellingham yang kini bermain untuk Real Madrid, Christian Pulisic bersama AC Milan, hingga Haaland yang bermain untuk Manchester City.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8xNS83LzE4NTIwNS8zL2R6MGRYS20tZHpZ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Klinsmann, hal itu dapat terjadi karena Bundesliga ramah terhadap para pemain muda. Baginya, pelatih dan klub di Liga Jerman selalu berani memberikan para pemain muda menit bermain sehingga kerap muncul bintang baru.

&amp;ldquo;Bundesliga selalu menjadi tempat yang luar biasa untuk para pemain muda. Para pemain muda memiliki kesempatan untuk menunjukkan diri serta membuktikan diri mereka bahwa mereka bisa bersaing di level yang kompetitif,&amp;rdquo; ujar Klinsmann, dalam konferensi virtual dengan awak media, termasuk Okezone, Selasa (24/9/2024).
&amp;ldquo;Hal itu karena klub-klub di Jerman dan kebanyakan pelatih Jerman bakal mengambil risiko untuk memberikan para pemain muda itu menit bermain, memberikan mereka kesempatan untuk bermain dari bangku cadangan. Bisa 10 menit, 20 menit, bahkan 30 menit, ada juga yang dari awal laga,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Begitulah para pemain muda saat ini mulai bermunculan. Seperti saat Chritian Pulisic dimainkan Borussia Dortmund, saat itu usianya 16-17 tahun, dia mendapatkan kesempatan bermain. Begitu juga pemain lain seperti Jadon Sancho, Jude Bellingham,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Hasil Bundesliga 2024-2025: Bayer Leverkusen vs VfL Wolfsburg 4-3, VfB Stturgart vs Borussia Dortmund 5-1

Klinsmann pun menilai banyak pemain muda yang tak memiliki kesempatan bermain di Liga Inggris, Spanyol, atau Italia. Namun, tidak dengan di Liga Jerman, karena itulah banyak pemain muda dari berbagai belahan dunia pada akhirnya mencoba peruntungan di Bundesliga.
&amp;ldquo;Banyak pemain muda yang mungkin saja tak memiliki kesempatan bermain di Premier League, termasuk di Spanyol dan Italia. Tetapi di Jerman, mereka (para pemain muda) bisa mendapatkan kesempatan itu (menit bermain di usia muda),&amp;rdquo; sambung Klinsmann.

&amp;ldquo;Hal itulah yang kini menjadi keunggulan Liga Jerman. Bundesliga berani memberikan para pemain muda yang memang memiliki talenta. Karenanya akan ada banyak (pemain muda) yang lahir (dari Liga Jerman) dalam beberapa tahun ke depan,&amp;rdquo; tutup pria yang juga sempat melatih Timnas Korea Selatan tersebut.</description><content:encoded>MANTAN pelatih Bayern Munich, Jurgen Klinsmann mengakui dalam beberapa tahun terakhir banyak bintang baru justru lahir dari Liga Jerman. Menurut Klinsmann, hal itu disebabkan Bundesliga lebih ramah terhadap para pemain muda ketimbang kompetisi lain, seperti Liga Inggris, Spanyol, dan Italia.
Seperti yang diketahui, banyak nama-nama besar di dunia sepakbola saat ini justru mengawali kariernya di Bundesliga. Sebut saja seperti Erling Haaland, Jude Bellingham, Jadon Sancho, Jamal Musiala, Florian Writz, Ian Maatsen, dan masih banyak lagi.

BACA JUGA:
Bayern Munich Bantai Dinamo Zagreb 9-2, Tanda Klub Bundesliga Berjaya di Liga Champions 2024-2025?

Sebagian masih tetap bertahan bermain di Bundesliga, sisanya berpetualang dengan klub-klub besar Eropa seperti Bellingham yang kini bermain untuk Real Madrid, Christian Pulisic bersama AC Milan, hingga Haaland yang bermain untuk Manchester City.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8xNS83LzE4NTIwNS8zL2R6MGRYS20tZHpZ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Klinsmann, hal itu dapat terjadi karena Bundesliga ramah terhadap para pemain muda. Baginya, pelatih dan klub di Liga Jerman selalu berani memberikan para pemain muda menit bermain sehingga kerap muncul bintang baru.

&amp;ldquo;Bundesliga selalu menjadi tempat yang luar biasa untuk para pemain muda. Para pemain muda memiliki kesempatan untuk menunjukkan diri serta membuktikan diri mereka bahwa mereka bisa bersaing di level yang kompetitif,&amp;rdquo; ujar Klinsmann, dalam konferensi virtual dengan awak media, termasuk Okezone, Selasa (24/9/2024).
&amp;ldquo;Hal itu karena klub-klub di Jerman dan kebanyakan pelatih Jerman bakal mengambil risiko untuk memberikan para pemain muda itu menit bermain, memberikan mereka kesempatan untuk bermain dari bangku cadangan. Bisa 10 menit, 20 menit, bahkan 30 menit, ada juga yang dari awal laga,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Begitulah para pemain muda saat ini mulai bermunculan. Seperti saat Chritian Pulisic dimainkan Borussia Dortmund, saat itu usianya 16-17 tahun, dia mendapatkan kesempatan bermain. Begitu juga pemain lain seperti Jadon Sancho, Jude Bellingham,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Hasil Bundesliga 2024-2025: Bayer Leverkusen vs VfL Wolfsburg 4-3, VfB Stturgart vs Borussia Dortmund 5-1

Klinsmann pun menilai banyak pemain muda yang tak memiliki kesempatan bermain di Liga Inggris, Spanyol, atau Italia. Namun, tidak dengan di Liga Jerman, karena itulah banyak pemain muda dari berbagai belahan dunia pada akhirnya mencoba peruntungan di Bundesliga.
&amp;ldquo;Banyak pemain muda yang mungkin saja tak memiliki kesempatan bermain di Premier League, termasuk di Spanyol dan Italia. Tetapi di Jerman, mereka (para pemain muda) bisa mendapatkan kesempatan itu (menit bermain di usia muda),&amp;rdquo; sambung Klinsmann.

&amp;ldquo;Hal itulah yang kini menjadi keunggulan Liga Jerman. Bundesliga berani memberikan para pemain muda yang memang memiliki talenta. Karenanya akan ada banyak (pemain muda) yang lahir (dari Liga Jerman) dalam beberapa tahun ke depan,&amp;rdquo; tutup pria yang juga sempat melatih Timnas Korea Selatan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
