<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas China Berada dalam Pusaran Kritik Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026</title><description>Timnas China berada dalam pusaran kritik jelang menghadapi Timnas Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/09/24/51/3066498/timnas-china-berada-dalam-pusaran-kritik-jelang-hadapi-timnas-indonesia-di-kualifikasi-piala-dunia-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/09/24/51/3066498/timnas-china-berada-dalam-pusaran-kritik-jelang-hadapi-timnas-indonesia-di-kualifikasi-piala-dunia-2026"/><item><title>Timnas China Berada dalam Pusaran Kritik Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/09/24/51/3066498/timnas-china-berada-dalam-pusaran-kritik-jelang-hadapi-timnas-indonesia-di-kualifikasi-piala-dunia-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/09/24/51/3066498/timnas-china-berada-dalam-pusaran-kritik-jelang-hadapi-timnas-indonesia-di-kualifikasi-piala-dunia-2026</guid><pubDate>Selasa 24 September 2024 03:06 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/23/51/3066498/timnas-china-berada-dalam-pusaran-kritik-jelang-hadapi-timnas-indonesia-di-kualifikasi-piala-dunia-2026-DXJmlX7PkO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas China terus berada dalam pusaran kritik jelang menghadapi Timnas Indonesia (Foto: CFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/23/51/3066498/timnas-china-berada-dalam-pusaran-kritik-jelang-hadapi-timnas-indonesia-di-kualifikasi-piala-dunia-2026-DXJmlX7PkO.jpg</image><title>Timnas China terus berada dalam pusaran kritik jelang menghadapi Timnas Indonesia (Foto: CFA)</title></images><description>TIMNAS China berada dalam pusaran kritik jelang menghadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Wakil Ketua Komite Olimpiade China, Yu Zaiqing, meminta kritik tersebut dihentikan meski mengakui Team Dragons masih tertinggal secara sepakbola.
China mengalami dua kekalahan memilukan dari Timnas Jepang dan Timnas Arab Saudi di dua laga awal Grup C Putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Mereka digulung Samurai Biru 0-7 di laga pertama dan kena 1-2 dari The Green Falcons pada laga kedua.

Dua kekalahan ini membuat Timnas China banjir kritik dari para penggemar mau pun kritikus. Mereka mengkritik pelatih hingga pemain yang dinilai tampil kurang maksimal dalam dua pertandingan tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8yMS83LzE4NTQ2MS81L3g5NXpuMnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menilai fenomena itu, Yu meminta kritik kepada tim untuk dihentikan. Walau pun demikian, ia mengakui Timnas China masih belum setara dengan tim lainnya di dunia sepakbola.

BACA JUGA:
Adu Prestasi Shin Tae-yong dengan Pelatih Anyar Timnas Australia Tony Popovic: Bagaikan Bumi dan Langit?

&quot;Sepak bola di China sangat berbeda, sangat sulit. Saya pikir Anda tidak boleh terus-menerus mengkritik tim tuan rumah seperti itu. Lihat, proporsi orang yang bermain sepak bola di negara kita terlalu kecil dibandingkan dengan total populasi,&amp;rdquo; kata Yu, dilansir dari Soha VN, Selasa (24/9/2024).
&amp;ldquo;Ada perbedaan besar antara keduanya, memilih bakat dari 1 banding 10 ribu dan dari 1 banding 1 juta,&amp;rdquo; imbuh pria asal China itu.&amp;ldquo;Hal lainnya adalah jumlah pemain profesional kami secara umum tidak mencukupi, dan lingkungan bermain juga kurang kompetitif. Sebab, pemain Tiongkok masih tertinggal jauh dari pemain Eropa dalam hal teknik,&amp;rdquo; sambung Yu.
&amp;ldquo;Bahkan di Kualifikasi Piala Dunia baru-baru ini, kami kalah terlalu dalam dari Jepang dan para penggemar banyak mengeluh. Tapi sungguh, level kami lebih rendah dibandingkan banyak tim di Asia,&amp;rdquo; tambah praktisi olahraga tenis itu.


BACA JUGA:
Pelatih Timnas China Takut Timnas Indonesia Sampai Bilang Begini Jelang Bentrok di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Sementara itu, setelah menelan dua kekalahan memalukan, Timnas China akan kembali menghadapi ujian berat. Mereka akan bertandang ke Timnas Australia pada 10 Oktober dan menjamu Timnas Indonesia pada 15 Oktober 2024.
</description><content:encoded>TIMNAS China berada dalam pusaran kritik jelang menghadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Wakil Ketua Komite Olimpiade China, Yu Zaiqing, meminta kritik tersebut dihentikan meski mengakui Team Dragons masih tertinggal secara sepakbola.
China mengalami dua kekalahan memilukan dari Timnas Jepang dan Timnas Arab Saudi di dua laga awal Grup C Putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Mereka digulung Samurai Biru 0-7 di laga pertama dan kena 1-2 dari The Green Falcons pada laga kedua.

Dua kekalahan ini membuat Timnas China banjir kritik dari para penggemar mau pun kritikus. Mereka mengkritik pelatih hingga pemain yang dinilai tampil kurang maksimal dalam dua pertandingan tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8yMS83LzE4NTQ2MS81L3g5NXpuMnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menilai fenomena itu, Yu meminta kritik kepada tim untuk dihentikan. Walau pun demikian, ia mengakui Timnas China masih belum setara dengan tim lainnya di dunia sepakbola.

BACA JUGA:
Adu Prestasi Shin Tae-yong dengan Pelatih Anyar Timnas Australia Tony Popovic: Bagaikan Bumi dan Langit?

&quot;Sepak bola di China sangat berbeda, sangat sulit. Saya pikir Anda tidak boleh terus-menerus mengkritik tim tuan rumah seperti itu. Lihat, proporsi orang yang bermain sepak bola di negara kita terlalu kecil dibandingkan dengan total populasi,&amp;rdquo; kata Yu, dilansir dari Soha VN, Selasa (24/9/2024).
&amp;ldquo;Ada perbedaan besar antara keduanya, memilih bakat dari 1 banding 10 ribu dan dari 1 banding 1 juta,&amp;rdquo; imbuh pria asal China itu.&amp;ldquo;Hal lainnya adalah jumlah pemain profesional kami secara umum tidak mencukupi, dan lingkungan bermain juga kurang kompetitif. Sebab, pemain Tiongkok masih tertinggal jauh dari pemain Eropa dalam hal teknik,&amp;rdquo; sambung Yu.
&amp;ldquo;Bahkan di Kualifikasi Piala Dunia baru-baru ini, kami kalah terlalu dalam dari Jepang dan para penggemar banyak mengeluh. Tapi sungguh, level kami lebih rendah dibandingkan banyak tim di Asia,&amp;rdquo; tambah praktisi olahraga tenis itu.


BACA JUGA:
Pelatih Timnas China Takut Timnas Indonesia Sampai Bilang Begini Jelang Bentrok di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Sementara itu, setelah menelan dua kekalahan memalukan, Timnas China akan kembali menghadapi ujian berat. Mereka akan bertandang ke Timnas Australia pada 10 Oktober dan menjamu Timnas Indonesia pada 15 Oktober 2024.
</content:encoded></item></channel></rss>
