<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanpa Harus Naturalisasi, Bek Bayer Leverkusen Bisa Gabung Timnas Indonesia Asuhan Shin Tae-yong jika Tertarik</title><description>Pemain ini bisa diberi status WNI tanpa perlu menjalani proses naturalisasi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/09/21/51/3065831/tanpa-harus-naturalisasi-bek-bayer-leverkusen-bisa-gabung-timnas-indonesia-asuhan-shin-tae-yong-jika-tertarik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/09/21/51/3065831/tanpa-harus-naturalisasi-bek-bayer-leverkusen-bisa-gabung-timnas-indonesia-asuhan-shin-tae-yong-jika-tertarik"/><item><title>Tanpa Harus Naturalisasi, Bek Bayer Leverkusen Bisa Gabung Timnas Indonesia Asuhan Shin Tae-yong jika Tertarik</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/09/21/51/3065831/tanpa-harus-naturalisasi-bek-bayer-leverkusen-bisa-gabung-timnas-indonesia-asuhan-shin-tae-yong-jika-tertarik</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/09/21/51/3065831/tanpa-harus-naturalisasi-bek-bayer-leverkusen-bisa-gabung-timnas-indonesia-asuhan-shin-tae-yong-jika-tertarik</guid><pubDate>Sabtu 21 September 2024 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/21/51/3065831/tanpa-harus-naturalisasi-bek-bayer-leverkusen-bisa-gabung-timnas-indonesia-asuhan-shin-tae-yong-jika-tertarik-GlUm8xTqno.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Eks bek Bayer Leverkusen, Reno Munz, bisa membela Timnas Indonesia jika mau (Foto: Instagram/@renommuenz)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/21/51/3065831/tanpa-harus-naturalisasi-bek-bayer-leverkusen-bisa-gabung-timnas-indonesia-asuhan-shin-tae-yong-jika-tertarik-GlUm8xTqno.jpg</image><title>Eks bek Bayer Leverkusen, Reno Munz, bisa membela Timnas Indonesia jika mau (Foto: Instagram/@renommuenz)</title></images><description>TANPA harus naturalisasi, bek Bayer Leverkusen bisa gabung Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong jika tertarik. Sosok tersebut adalah Reno Munz.
Pesepakbola berusia 18 tahun itu memang tak punya darah Indonesia dari kedua orangtuanya. Sebab, ayah dan ibunya sama-sama berkewarganegaraan Jerman.

Akan tetapi, Munz diketahui lahir di Jakarta pada 2 Oktober 2005. Celah itu bisa dimanfaatkan sehingga sang pemain tak perlu dinaturalisasi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8yMS83LzE4NTQ2MS81L3g5NXpuMnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Berdasarkan statute FIFA Artikel 7, seorang pemain yang lahir di suatu negara bisa membela negara tersebut tanpa melalui naturalisasi. Berdasarkan asas Ius Soli, Munz adalah warga negara Indonesia (WNI).
Sayangnya, Indonesia bukan termasuk negara yang menganut asas Ius Soli secara penuh. Pemberlakuannya pun terbatas hanya bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang No 12 Tahun 2006.

BACA JUGA:
Menggila di PSS Sleman, Hokky Caraka Dipuji Habis Asisten Pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: Kamu Keren Sekali!

Berdasarkan undang-undang tersebut, Munz berstatus sebagai anak berkewarganegaraan ganda. Nah, seorang anak berkewarganegaraan ganda wajib menentukan kewarganegaraannya pada rentang usia 18-21 tahun.
Karena itu, Munz bisa menjadi WNI tanpa perlu menjalani proses naturalisasi. Ia hanya perlu menyatakan tertarik membela Timnas Indonesia untuk kemudian diberikan KTP sebagai tanda sah penduduk Indonesia.Munz sendiri saat ini sedang membela Greuter Furth di Bundesliga 2 2024-2025 (Liga 2 Jerman 2024-2025) usai direkrut pada musim panas lalu. Sejauh ini, ia sudah tampil dua kali.
PSSI bisa segera melakukan pendekatan kepada Munz agar tertarik membela Timnas Indonesia. Apalagi, usianya masih 18 tahun sehingga bisa berguna untuk jangka panjang.

Kariernya di Jerman pun terbilang aman. Sebab, Bundesliga hanya mewajibkan setiap klub kasta teratas dan Liga 2 untuk memiliki minimal 12 pemain berkewarganegaraan Jerman atau pernah dididik di akademi sepakbola klub-klub Jerman!

BACA JUGA:
Media Italia Prediksi Bintang Timnas Indonesia Jay Idzes Kembali Starter di Laga Venezia vs Genoa

Reno Munz sendiri merupakan didikan akademi Bayer Leverkusen. Oleh karena itu, statusnya tidak akan berubah menjadi pemain asing andai memiliki paspor Indonesia dan tetap homegrown players.
</description><content:encoded>TANPA harus naturalisasi, bek Bayer Leverkusen bisa gabung Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong jika tertarik. Sosok tersebut adalah Reno Munz.
Pesepakbola berusia 18 tahun itu memang tak punya darah Indonesia dari kedua orangtuanya. Sebab, ayah dan ibunya sama-sama berkewarganegaraan Jerman.

Akan tetapi, Munz diketahui lahir di Jakarta pada 2 Oktober 2005. Celah itu bisa dimanfaatkan sehingga sang pemain tak perlu dinaturalisasi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOS8yMS83LzE4NTQ2MS81L3g5NXpuMnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Berdasarkan statute FIFA Artikel 7, seorang pemain yang lahir di suatu negara bisa membela negara tersebut tanpa melalui naturalisasi. Berdasarkan asas Ius Soli, Munz adalah warga negara Indonesia (WNI).
Sayangnya, Indonesia bukan termasuk negara yang menganut asas Ius Soli secara penuh. Pemberlakuannya pun terbatas hanya bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang No 12 Tahun 2006.

BACA JUGA:
Menggila di PSS Sleman, Hokky Caraka Dipuji Habis Asisten Pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: Kamu Keren Sekali!

Berdasarkan undang-undang tersebut, Munz berstatus sebagai anak berkewarganegaraan ganda. Nah, seorang anak berkewarganegaraan ganda wajib menentukan kewarganegaraannya pada rentang usia 18-21 tahun.
Karena itu, Munz bisa menjadi WNI tanpa perlu menjalani proses naturalisasi. Ia hanya perlu menyatakan tertarik membela Timnas Indonesia untuk kemudian diberikan KTP sebagai tanda sah penduduk Indonesia.Munz sendiri saat ini sedang membela Greuter Furth di Bundesliga 2 2024-2025 (Liga 2 Jerman 2024-2025) usai direkrut pada musim panas lalu. Sejauh ini, ia sudah tampil dua kali.
PSSI bisa segera melakukan pendekatan kepada Munz agar tertarik membela Timnas Indonesia. Apalagi, usianya masih 18 tahun sehingga bisa berguna untuk jangka panjang.

Kariernya di Jerman pun terbilang aman. Sebab, Bundesliga hanya mewajibkan setiap klub kasta teratas dan Liga 2 untuk memiliki minimal 12 pemain berkewarganegaraan Jerman atau pernah dididik di akademi sepakbola klub-klub Jerman!

BACA JUGA:
Media Italia Prediksi Bintang Timnas Indonesia Jay Idzes Kembali Starter di Laga Venezia vs Genoa

Reno Munz sendiri merupakan didikan akademi Bayer Leverkusen. Oleh karena itu, statusnya tidak akan berubah menjadi pemain asing andai memiliki paspor Indonesia dan tetap homegrown players.
</content:encoded></item></channel></rss>
