<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arema FC Terancam Terusir dari Stadion Soepriadi, Ini Penyebabnya!</title><description>Arema FC terancam terusir dari Stadion Soepriadi, Kota Blitar.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/08/21/49/3052505/arema-fc-terancam-terusir-dari-stadion-soepriadi-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/08/21/49/3052505/arema-fc-terancam-terusir-dari-stadion-soepriadi-ini-penyebabnya"/><item><title>Arema FC Terancam Terusir dari Stadion Soepriadi, Ini Penyebabnya!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/08/21/49/3052505/arema-fc-terancam-terusir-dari-stadion-soepriadi-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/08/21/49/3052505/arema-fc-terancam-terusir-dari-stadion-soepriadi-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Rabu 21 Agustus 2024 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/21/49/3052505/arema-fc-terancam-terusir-dari-stadion-soepriadi-ini-penyebabnya-pphbvip4SV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arema FC terancam terusir dari Stadion Soepriadi di Kota Blitar (Foto: MPI/Avirista Midaada)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/21/49/3052505/arema-fc-terancam-terusir-dari-stadion-soepriadi-ini-penyebabnya-pphbvip4SV.jpg</image><title>Arema FC terancam terusir dari Stadion Soepriadi di Kota Blitar (Foto: MPI/Avirista Midaada)</title></images><description>MALANG &amp;ndash; Arema FC terancam tak bisa bermain di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, Jawa Timur. Hal itu diakibatkan teguran dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) terkait buruknya kualitas lapangan di stadion tersebut.
Teguran itu muncul usai dua lawan Arema FC, yakni Dewa United dan Borneo FC mengajukan protes. PT LIB lalu menerbitkan surat teguran bernomor 1037/LI-KOM/VIII/2024 tanggal 20 Agustus 2024 terkait perbaikan lapangan permainan.

General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, terkait permintaan permohonan perbaikan lapangan. Pihaknya meminta perbaikan lapangan secepatnya demi menjaga kepuasan tim lawan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wOS83LzE4Mzc2MS81L3g5M3JmdTA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kami sangat serius dalam menjaga kualitas pertandingan. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk melakukan perbaikan lapangan secepatnya,&quot; ucap Yusrinal Fitriandi, saat dikonfirmasi pada Rabu (21/8/2024).

BACA JUGA:
Jelang Persib Bandung vs Arema FC: Suasana Hati Tyronne del Pino Campur Aduk

Perbaikan lapangan ini, ungkap Inal, diperkirakan akan memakan waktu 1,5-2 bulan. Mengingat durasi perbaikan yang cukup lama, manajemen Arema FC meminta agar selama proses perbaikan tidak ada aktivitas atau kegiatan lain yang berlangsung di stadion.
&quot;Kami juga meminta maaf kepada Aremania karena kemungkinan besar dua laga kandang selanjutnya harus digelar di stadion lain,&quot; ungkap Inal.Lebih lanjut, Inal mengatakan, biaya perbaikan akan ditanggung sepenuhnya oleh Arema FC. Namun, manajemen berharap Pemkot Blitar turut memperhatikan kualitas perbaikan dengan melakukan perawatan secara intensif setelahnya.
&amp;ldquo;Namun, jika proses perbaikan bisa dipercepat, maka kami akan tetap berupaya untuk menggelar pertandingan di Stadion Soepriadi,&quot; kata Inal.

Protes keras dilayangkan Dewa United. Mereka mengatakan tak habis pikir melihat regulasi, stadion ini bisa lolos verifikasi dengan kondisi lapangan yang buruk.

BACA JUGA:
Kondisi Lapangan Stadion Soepriadi Dikritik Habis-habisan, Manajemen Arema FC: Akan Diperbaiki

Borneo FC pun juga menyampaikan komplain perihal lapangan Stadion Soepriadi, yang buruk dan tak rata. Protes dari kedua klub itu lalu berbuah surat teguran PT LIB.
</description><content:encoded>MALANG &amp;ndash; Arema FC terancam tak bisa bermain di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, Jawa Timur. Hal itu diakibatkan teguran dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) terkait buruknya kualitas lapangan di stadion tersebut.
Teguran itu muncul usai dua lawan Arema FC, yakni Dewa United dan Borneo FC mengajukan protes. PT LIB lalu menerbitkan surat teguran bernomor 1037/LI-KOM/VIII/2024 tanggal 20 Agustus 2024 terkait perbaikan lapangan permainan.

General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, terkait permintaan permohonan perbaikan lapangan. Pihaknya meminta perbaikan lapangan secepatnya demi menjaga kepuasan tim lawan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wOS83LzE4Mzc2MS81L3g5M3JmdTA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kami sangat serius dalam menjaga kualitas pertandingan. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk melakukan perbaikan lapangan secepatnya,&quot; ucap Yusrinal Fitriandi, saat dikonfirmasi pada Rabu (21/8/2024).

BACA JUGA:
Jelang Persib Bandung vs Arema FC: Suasana Hati Tyronne del Pino Campur Aduk

Perbaikan lapangan ini, ungkap Inal, diperkirakan akan memakan waktu 1,5-2 bulan. Mengingat durasi perbaikan yang cukup lama, manajemen Arema FC meminta agar selama proses perbaikan tidak ada aktivitas atau kegiatan lain yang berlangsung di stadion.
&quot;Kami juga meminta maaf kepada Aremania karena kemungkinan besar dua laga kandang selanjutnya harus digelar di stadion lain,&quot; ungkap Inal.Lebih lanjut, Inal mengatakan, biaya perbaikan akan ditanggung sepenuhnya oleh Arema FC. Namun, manajemen berharap Pemkot Blitar turut memperhatikan kualitas perbaikan dengan melakukan perawatan secara intensif setelahnya.
&amp;ldquo;Namun, jika proses perbaikan bisa dipercepat, maka kami akan tetap berupaya untuk menggelar pertandingan di Stadion Soepriadi,&quot; kata Inal.

Protes keras dilayangkan Dewa United. Mereka mengatakan tak habis pikir melihat regulasi, stadion ini bisa lolos verifikasi dengan kondisi lapangan yang buruk.

BACA JUGA:
Kondisi Lapangan Stadion Soepriadi Dikritik Habis-habisan, Manajemen Arema FC: Akan Diperbaiki

Borneo FC pun juga menyampaikan komplain perihal lapangan Stadion Soepriadi, yang buruk dan tak rata. Protes dari kedua klub itu lalu berbuah surat teguran PT LIB.
</content:encoded></item></channel></rss>
