<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Kocak Simon McMenemy Hubungi Pemain Keturunan via DM Instagram, Hendak Dibalas 2 Tahun Kemudian!</title><description>Simon McMenemy pernah berminat kepada pemain keturunan asal Belanda, Navarone Foor.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/08/19/51/3051337/kisah-kocak-simon-mcmenemy-hubungi-pemain-keturunan-via-dm-instagram-hendak-dibalas-2-tahun-kemudian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/08/19/51/3051337/kisah-kocak-simon-mcmenemy-hubungi-pemain-keturunan-via-dm-instagram-hendak-dibalas-2-tahun-kemudian"/><item><title>Kisah Kocak Simon McMenemy Hubungi Pemain Keturunan via DM Instagram, Hendak Dibalas 2 Tahun Kemudian!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/08/19/51/3051337/kisah-kocak-simon-mcmenemy-hubungi-pemain-keturunan-via-dm-instagram-hendak-dibalas-2-tahun-kemudian</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/08/19/51/3051337/kisah-kocak-simon-mcmenemy-hubungi-pemain-keturunan-via-dm-instagram-hendak-dibalas-2-tahun-kemudian</guid><pubDate>Senin 19 Agustus 2024 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/19/51/3051337/kisah-kocak-simon-mcmenemy-hubungi-pemain-keturunan-via-dm-instagram-hendak-dibalas-2-tahun-kemudian-zxo4mzWBXy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simon McMenemy pernah mendekati pemain keturunan via DM Instagram/ (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/19/51/3051337/kisah-kocak-simon-mcmenemy-hubungi-pemain-keturunan-via-dm-instagram-hendak-dibalas-2-tahun-kemudian-zxo4mzWBXy.jpg</image><title>Simon McMenemy pernah mendekati pemain keturunan via DM Instagram/ (Foto: PSSI)</title></images><description>KISAH kocak Simon McMenemy yang menghubungi pemain keturunan, Navarone Foor, via Direct Message (DM) Instagram akan diulas Okezone. Sejak 2022, PSSI getol mendatangkan pemain-pemain keturunan yang bermain di Eropa.
Tujuannya jelas untuk mendongkrak performa Timnas Indonesia. Hasilnya pun positif, sejumlah sejarah berhasil dicetak setelah Jordi Amat dan kawan-kawan gabung skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia.

(Jordi Amat mendapatkan paspor Indonesia pada November 2022. (Foto: Aldi Chandra/MPI)
Timnas Indonesia untuk pertama kalinya lolos ke fase gugur Piala Asia (16 besar Piala Asia 2023), serta melaju ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunai 2026 zona Asia. Sejatinya, proyek naturalisasi pemain Keturunan sudah berlangsung lama.
Di era 2010-an awal, PSSI mendatangkan sejumlah pemain asal Belanda untuk dijadikan Warga Negara Indonesia (WNI). Beberapa di antaranya adalah Diego Michiels, Ruben Wuarbanaran, Toni Cussel, Stefano Lilipaly, Jhonny van Beukering dan banyak lagi.
Lanjut ke tahun 2019, pelatih Timnas Indonesia saat itu, Simon McMenemy, juga ingin melihat Timnas Indonesia diisi pemain Keturunan. Alhasil, pelatih asal Skotlandia mencoba mendekati pemain yang saat itu merumput bersama klub asal Siprus, Pafos FC, yakni Navarone Foor.

BACA JUGA:
Akui Sudah Dihubungi PSSI, Calon Pemain Timnas Indonesia Tristan Gooijer Alami Cedera Parah

Navarone Foor diburu karena memiliki darah Indonesia dan tampil oke bersama Vitesse Arnhem di Liga 1 Belanda. Di musim 2017-2018 saja, Navarone Foor yang biasa mentas sebagai gelandang serang dan winger kanan ini mengemas tiga gol dan tiga assist dari 30 laga Liga 1 Belanda.Saat itu, McMenemy mengontak Navarone Foor bukan ke agen sang pemain, melainkan via DM Instagram. Berhubung banyak DM yang masuk ke Instagram Navarone Foor, pemain yang saat ini berusia 32 tahun itu tidak langsung sadar.

(Simon McMenemy saat menangani Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)
Ia baru sadar menerima DM dari Simon McMenemy dua tahun setelah kejadian atau sekira 2021! Navarone Foor pun malu ingin membalas tawaran dari McMenemy karena sudah berlalu selama dua tahun.
&amp;ldquo;Waktu saya Bermain Siprus, saya mendapat DM dari Simon McMenemy mantan Pelatih Timnas Indonesia. Saya baru lihat DM-nya dia, jadi saya malu karena sudah 2-2,5 tahun kemudian saya baru membuka DM-nya. Waktu saya ingin membalasnya, ia sudah tak lagi menjadi Pelatih Timnas Indonesia. Saya bisa saja jawab, tapi malu untuk membalas DM-nya saat itu,&amp;rdquo; kata Navarone Foor, Okezone mengutip dari channel YouTube Yussa Nugraha.
Padahal, jika saat itu Navarone Foor membaca DM dari McMenemy, ia bakal mengiyakannya. Ia saat ini pun terbuka untuk membela Timnas Indonesia.

BACA JUGA:
Segini Harga Pasaran Maarten Paes Setelah Resmi Perkuat Timnas Indonesia, Nomor 5 Termahal di Asia!


Sayangnya, usia Navarone Foor sudah masuk kategori berumur untuk ukuran pesepakbola, sehingga diprediksi takkan masuk ke dalam kriteria pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Di saat bersamaan, mayoritas pemain yang diajukan Shin Tae-yong untuk dinaturalisasi di kisaran 18-25 tahun.</description><content:encoded>KISAH kocak Simon McMenemy yang menghubungi pemain keturunan, Navarone Foor, via Direct Message (DM) Instagram akan diulas Okezone. Sejak 2022, PSSI getol mendatangkan pemain-pemain keturunan yang bermain di Eropa.
Tujuannya jelas untuk mendongkrak performa Timnas Indonesia. Hasilnya pun positif, sejumlah sejarah berhasil dicetak setelah Jordi Amat dan kawan-kawan gabung skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia.

(Jordi Amat mendapatkan paspor Indonesia pada November 2022. (Foto: Aldi Chandra/MPI)
Timnas Indonesia untuk pertama kalinya lolos ke fase gugur Piala Asia (16 besar Piala Asia 2023), serta melaju ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunai 2026 zona Asia. Sejatinya, proyek naturalisasi pemain Keturunan sudah berlangsung lama.
Di era 2010-an awal, PSSI mendatangkan sejumlah pemain asal Belanda untuk dijadikan Warga Negara Indonesia (WNI). Beberapa di antaranya adalah Diego Michiels, Ruben Wuarbanaran, Toni Cussel, Stefano Lilipaly, Jhonny van Beukering dan banyak lagi.
Lanjut ke tahun 2019, pelatih Timnas Indonesia saat itu, Simon McMenemy, juga ingin melihat Timnas Indonesia diisi pemain Keturunan. Alhasil, pelatih asal Skotlandia mencoba mendekati pemain yang saat itu merumput bersama klub asal Siprus, Pafos FC, yakni Navarone Foor.

BACA JUGA:
Akui Sudah Dihubungi PSSI, Calon Pemain Timnas Indonesia Tristan Gooijer Alami Cedera Parah

Navarone Foor diburu karena memiliki darah Indonesia dan tampil oke bersama Vitesse Arnhem di Liga 1 Belanda. Di musim 2017-2018 saja, Navarone Foor yang biasa mentas sebagai gelandang serang dan winger kanan ini mengemas tiga gol dan tiga assist dari 30 laga Liga 1 Belanda.Saat itu, McMenemy mengontak Navarone Foor bukan ke agen sang pemain, melainkan via DM Instagram. Berhubung banyak DM yang masuk ke Instagram Navarone Foor, pemain yang saat ini berusia 32 tahun itu tidak langsung sadar.

(Simon McMenemy saat menangani Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)
Ia baru sadar menerima DM dari Simon McMenemy dua tahun setelah kejadian atau sekira 2021! Navarone Foor pun malu ingin membalas tawaran dari McMenemy karena sudah berlalu selama dua tahun.
&amp;ldquo;Waktu saya Bermain Siprus, saya mendapat DM dari Simon McMenemy mantan Pelatih Timnas Indonesia. Saya baru lihat DM-nya dia, jadi saya malu karena sudah 2-2,5 tahun kemudian saya baru membuka DM-nya. Waktu saya ingin membalasnya, ia sudah tak lagi menjadi Pelatih Timnas Indonesia. Saya bisa saja jawab, tapi malu untuk membalas DM-nya saat itu,&amp;rdquo; kata Navarone Foor, Okezone mengutip dari channel YouTube Yussa Nugraha.
Padahal, jika saat itu Navarone Foor membaca DM dari McMenemy, ia bakal mengiyakannya. Ia saat ini pun terbuka untuk membela Timnas Indonesia.

BACA JUGA:
Segini Harga Pasaran Maarten Paes Setelah Resmi Perkuat Timnas Indonesia, Nomor 5 Termahal di Asia!


Sayangnya, usia Navarone Foor sudah masuk kategori berumur untuk ukuran pesepakbola, sehingga diprediksi takkan masuk ke dalam kriteria pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Di saat bersamaan, mayoritas pemain yang diajukan Shin Tae-yong untuk dinaturalisasi di kisaran 18-25 tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
