<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Manchester City Dinyatakan Degradasi dari Liga Inggris 2024-2025 Awal Tahun 2025?</title><description>Manchester City di ambang terkena jeratan degradasi jika terbukti bersalah melanggar sejumlah peraturan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/08/13/45/3048359/manchester-city-dinyatakan-degradasi-dari-liga-inggris-2024-2025-awal-tahun-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/08/13/45/3048359/manchester-city-dinyatakan-degradasi-dari-liga-inggris-2024-2025-awal-tahun-2025"/><item><title>Manchester City Dinyatakan Degradasi dari Liga Inggris 2024-2025 Awal Tahun 2025?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/08/13/45/3048359/manchester-city-dinyatakan-degradasi-dari-liga-inggris-2024-2025-awal-tahun-2025</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/08/13/45/3048359/manchester-city-dinyatakan-degradasi-dari-liga-inggris-2024-2025-awal-tahun-2025</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2024 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/13/45/3048359/manchester-city-dinyatakan-degradasi-dari-liga-inggris-2024-2025-awal-tahun-2025-5sOqN0udLx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Manchester City di ambang hukuman berat jika sah dinyatakan bersalah. (Foto: Instagram/@mancity)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/13/45/3048359/manchester-city-dinyatakan-degradasi-dari-liga-inggris-2024-2025-awal-tahun-2025-5sOqN0udLx.jpg</image><title>Manchester City di ambang hukuman berat jika sah dinyatakan bersalah. (Foto: Instagram/@mancity)</title></images><description>MANCHESTER City terancam degradasi dari Liga Inggris 2024-2025 pada awal tahun 2025 jika dinyatakan bersalah oleh Komisi Independen. Mengutip dari The Times via Mirror, Komisi Independen akan memulai sidang 115 kasus yang diduga dilakukan Manchester City mulai September 2024.
Sidang ini dimulai dua bulan lebih awal dari yang dijadwalkan sebelumnya, yakni November 2024. Setelah sidang dilakukan dari pertengahan sampai akhir September 2024, Komisi Independen akan mengumumkan hasilnya pada awal 2025.

(Gaji Roberto Mancini di Manchester City dipermasalahkan. (Foto: EPA-EFE)
Menurut Mirror jika terbukti bersalah, The Citizens -julukan Manchester City- bakal terdegradasi! Lantas, masalah apa yang sebenarnya menimpa skuad asuhan Josep Guardiola?
Manchester City dinilai tidak transparan dalam nilai kontrak sang mantan pelatih, Roberto Mancini, pada 2009-2013. Selain itu, Manchester City juga tidak memberikan rincian gaji pemain, termasuk Yaya Toure pada 2010-2011 hingga 2015-2016.
Satu lagi, Manchester City juga dinilai tidak menyerahkan dokumen yang diperlukan selama lima musim, tepatnya dari 2018-2019 hingga 2022-2023. Kesimpulannya, Keuangan Manchester City yang tidak transparan menjadi asal-usul penyelidikan dilakukan.

BACA JUGA:
Jadwal Liga Inggris 2024-2025 di Pekan Pembuka: Diawali Manchester United, Chelsea vs Manchester Jadi Sajian Utama!


Laporan Keuangan yang transparan memang wajib dibuat klub-klub Eropa, mengingat adanya aturan Financial Fair Play (FFP). Pelanggaran FFP biasanya membuat klub dilarang main di kompetisi antarklub Eropa.Untuk mengatasi masalah ini, Manchester City tidak panik. Kabarnya, mereka memakai pengacara Lord Pannick KC untuk lepas dari segala tuduhan di atas.

(Manchester City di ambang hukuman berat. (Foto: Instagram/@mancity)

BACA JUGA:
Community Shield 2024: Kalah Adu Penalti, Erik Ten Hag Nilai Manchester United Bisa Imbangi Manchester City


Sebelumnya pada 2019, UEFA melarang Manchester City bermain di kompetisi antarklub Eropa selama dua tahun karena dinilai melanggar aturan FFP, dalam hal ini penyalahgunaan dana sponsor. Namun, ketika masuk ke sidang Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), Manchester City berhasil memenangkan persidangan sehingga mereka diizinkan eksis di Liga Champions.</description><content:encoded>MANCHESTER City terancam degradasi dari Liga Inggris 2024-2025 pada awal tahun 2025 jika dinyatakan bersalah oleh Komisi Independen. Mengutip dari The Times via Mirror, Komisi Independen akan memulai sidang 115 kasus yang diduga dilakukan Manchester City mulai September 2024.
Sidang ini dimulai dua bulan lebih awal dari yang dijadwalkan sebelumnya, yakni November 2024. Setelah sidang dilakukan dari pertengahan sampai akhir September 2024, Komisi Independen akan mengumumkan hasilnya pada awal 2025.

(Gaji Roberto Mancini di Manchester City dipermasalahkan. (Foto: EPA-EFE)
Menurut Mirror jika terbukti bersalah, The Citizens -julukan Manchester City- bakal terdegradasi! Lantas, masalah apa yang sebenarnya menimpa skuad asuhan Josep Guardiola?
Manchester City dinilai tidak transparan dalam nilai kontrak sang mantan pelatih, Roberto Mancini, pada 2009-2013. Selain itu, Manchester City juga tidak memberikan rincian gaji pemain, termasuk Yaya Toure pada 2010-2011 hingga 2015-2016.
Satu lagi, Manchester City juga dinilai tidak menyerahkan dokumen yang diperlukan selama lima musim, tepatnya dari 2018-2019 hingga 2022-2023. Kesimpulannya, Keuangan Manchester City yang tidak transparan menjadi asal-usul penyelidikan dilakukan.

BACA JUGA:
Jadwal Liga Inggris 2024-2025 di Pekan Pembuka: Diawali Manchester United, Chelsea vs Manchester Jadi Sajian Utama!


Laporan Keuangan yang transparan memang wajib dibuat klub-klub Eropa, mengingat adanya aturan Financial Fair Play (FFP). Pelanggaran FFP biasanya membuat klub dilarang main di kompetisi antarklub Eropa.Untuk mengatasi masalah ini, Manchester City tidak panik. Kabarnya, mereka memakai pengacara Lord Pannick KC untuk lepas dari segala tuduhan di atas.

(Manchester City di ambang hukuman berat. (Foto: Instagram/@mancity)

BACA JUGA:
Community Shield 2024: Kalah Adu Penalti, Erik Ten Hag Nilai Manchester United Bisa Imbangi Manchester City


Sebelumnya pada 2019, UEFA melarang Manchester City bermain di kompetisi antarklub Eropa selama dua tahun karena dinilai melanggar aturan FFP, dalam hal ini penyalahgunaan dana sponsor. Namun, ketika masuk ke sidang Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), Manchester City berhasil memenangkan persidangan sehingga mereka diizinkan eksis di Liga Champions.</content:encoded></item></channel></rss>
