<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia Sewa Pesawat Carter untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Waketum PSSI: Bukan Pakai Dana APBN!</title><description>Waketum PSSI Tegaskan Timnas Indonesia Gunakan Pesawat Carter Bukan Pakai APBN.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/08/06/51/3044843/timnas-indonesia-sewa-pesawat-carter-untuk-kualifikasi-piala-dunia-2026-zona-asia-waketum-pssi-bukan-pakai-dana-apbn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/08/06/51/3044843/timnas-indonesia-sewa-pesawat-carter-untuk-kualifikasi-piala-dunia-2026-zona-asia-waketum-pssi-bukan-pakai-dana-apbn"/><item><title>Timnas Indonesia Sewa Pesawat Carter untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Waketum PSSI: Bukan Pakai Dana APBN!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/08/06/51/3044843/timnas-indonesia-sewa-pesawat-carter-untuk-kualifikasi-piala-dunia-2026-zona-asia-waketum-pssi-bukan-pakai-dana-apbn</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/08/06/51/3044843/timnas-indonesia-sewa-pesawat-carter-untuk-kualifikasi-piala-dunia-2026-zona-asia-waketum-pssi-bukan-pakai-dana-apbn</guid><pubDate>Selasa 06 Agustus 2024 10:58 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/06/51/3044843/timnas-indonesia-sewa-pesawat-carter-untuk-kualifikasi-piala-dunia-2026-zona-asia-waketum-pssi-bukan-pakai-dana-apbn-qOABNYi7Yz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waketum PSSI Zainudin Amali. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/06/51/3044843/timnas-indonesia-sewa-pesawat-carter-untuk-kualifikasi-piala-dunia-2026-zona-asia-waketum-pssi-bukan-pakai-dana-apbn-qOABNYi7Yz.jpg</image><title>Waketum PSSI Zainudin Amali. (Foto: PSSI)</title></images><description>JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Indonesia dikabarkan akan menyewa pesawat carter untuk memangkas jarak dan waktu saat memainkan laga babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Setelahnya sempat beredar kabar biaya untuk transportasi itu memakai biaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), namun dengan tegas Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Zainudin Amali membantahnya.
Zainudin Amali mengatakan Timnas Indonesia memang mendapatkan dukungan dari pemerintah, tetapi juga ada dari sponsor. Dia pastikan tidak menggunakan anggaran APBN untuk sewa pesawat non-komersial tersebut.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong Coret 2 Pemain Andalan Timnas Indonesia saat Tandang ke Arab Saudi di Laga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

&quot;Saya jelaskan klasifikasi tidak benar APBN itu kita gunakan untuk sewa pesawat non komersial. Walaupun itu benar-benar menjadi kebutuhan,&quot; ucap Zainudin Amali dalam keterangan MNC Portal Indonesia (MPI) peroleh, Selasa (6/8/2024).
''Misalnya kita harus terpaksa menggunakan pesawat non-komersial, maka kami danai dari dana-dana non-APBN. Jadi, APBN itu sudah ada peruntukannya, pasti kalau itu ada, akan dicoret oleh Kementerian Keuangan dan seleksi awalnya di Kemenpora,&quot; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wNS83LzE4MzYxMC81L3g5M2p0aWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu mengatakan PSSI memang berusaha bijak dalam memakai anggaran APBD maupun dari sponsor. Dia tegaskan penggunaan pesawat carter dialokasikan dari anggaran sponsorship atau komersial yang dimiliki PSSI.

&quot;Pak Erick menekankan sebisa mungkin yang dibiayai oleh bantuan APBN itu adalah yang sudah disepakati Kementrian Keuangan, Kementrian Olahraga, dan kita. kita tahu dirilah masa yang gitu harus kami gunakan APBN,&quot; tambahnya.
Perlu diketahui, Timnas Indonesia akan menjalani perjalanan berat dan melelahkan pada matchday bulan Oktober di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Skuad Garuda bertandang melawan Bahrain di Bahrain National Stadium, Riffa, pada 10 Oktober 2024.Setelah itu Marselino Ferdinan cs akan langsung menatap laga kontra China di Qingdao Youth Football Stadium, Qingdao, pada lima hari berselang. Menghadapi China sendiri cukup berbau kontroversi karena memilih untuk menjamu Timnas Indonesia di Qingdao.

BACA JUGA:
Bukan Indra Sjafri yang Pimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Fajar Fathur: Tak Masalah

Pasalnya, lokasi tersebut sangat jauh dari ibu kota, Beijing dengan memakan waktu hampir tujuh jam lewat perjalanan darat dan satu setengah jam lewat penerbangan. Perjalanan itu jelas sangat panjang dan melelahkan, mengingat Timnas Indonesia sebelumnya harus menghadapi Bahrain.
Jika menggunakan pesawat komersial, Skuad Garuda kemungkinan harus menempuh perjalanan sekitar 30 jam dari Bahrain ke Qingdao dengan beberapa kali transit. Karena alasan itulah, PSSI memilih menyewa pesawat carter.

Pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- tergabung di Grup C bersama dengan, Jepang, Australia, Bahrain, Arab Saudi, dan China. Ajang itu menerapkan sistem kandang dan tandang dan mulai berlangsung sejak September 2024 hingga Maret dan Juni 2025.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Indonesia dikabarkan akan menyewa pesawat carter untuk memangkas jarak dan waktu saat memainkan laga babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Setelahnya sempat beredar kabar biaya untuk transportasi itu memakai biaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), namun dengan tegas Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Zainudin Amali membantahnya.
Zainudin Amali mengatakan Timnas Indonesia memang mendapatkan dukungan dari pemerintah, tetapi juga ada dari sponsor. Dia pastikan tidak menggunakan anggaran APBN untuk sewa pesawat non-komersial tersebut.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong Coret 2 Pemain Andalan Timnas Indonesia saat Tandang ke Arab Saudi di Laga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

&quot;Saya jelaskan klasifikasi tidak benar APBN itu kita gunakan untuk sewa pesawat non komersial. Walaupun itu benar-benar menjadi kebutuhan,&quot; ucap Zainudin Amali dalam keterangan MNC Portal Indonesia (MPI) peroleh, Selasa (6/8/2024).
''Misalnya kita harus terpaksa menggunakan pesawat non-komersial, maka kami danai dari dana-dana non-APBN. Jadi, APBN itu sudah ada peruntukannya, pasti kalau itu ada, akan dicoret oleh Kementerian Keuangan dan seleksi awalnya di Kemenpora,&quot; tambahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wOC8wNS83LzE4MzYxMC81L3g5M2p0aWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu mengatakan PSSI memang berusaha bijak dalam memakai anggaran APBD maupun dari sponsor. Dia tegaskan penggunaan pesawat carter dialokasikan dari anggaran sponsorship atau komersial yang dimiliki PSSI.

&quot;Pak Erick menekankan sebisa mungkin yang dibiayai oleh bantuan APBN itu adalah yang sudah disepakati Kementrian Keuangan, Kementrian Olahraga, dan kita. kita tahu dirilah masa yang gitu harus kami gunakan APBN,&quot; tambahnya.
Perlu diketahui, Timnas Indonesia akan menjalani perjalanan berat dan melelahkan pada matchday bulan Oktober di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Skuad Garuda bertandang melawan Bahrain di Bahrain National Stadium, Riffa, pada 10 Oktober 2024.Setelah itu Marselino Ferdinan cs akan langsung menatap laga kontra China di Qingdao Youth Football Stadium, Qingdao, pada lima hari berselang. Menghadapi China sendiri cukup berbau kontroversi karena memilih untuk menjamu Timnas Indonesia di Qingdao.

BACA JUGA:
Bukan Indra Sjafri yang Pimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Fajar Fathur: Tak Masalah

Pasalnya, lokasi tersebut sangat jauh dari ibu kota, Beijing dengan memakan waktu hampir tujuh jam lewat perjalanan darat dan satu setengah jam lewat penerbangan. Perjalanan itu jelas sangat panjang dan melelahkan, mengingat Timnas Indonesia sebelumnya harus menghadapi Bahrain.
Jika menggunakan pesawat komersial, Skuad Garuda kemungkinan harus menempuh perjalanan sekitar 30 jam dari Bahrain ke Qingdao dengan beberapa kali transit. Karena alasan itulah, PSSI memilih menyewa pesawat carter.

Pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- tergabung di Grup C bersama dengan, Jepang, Australia, Bahrain, Arab Saudi, dan China. Ajang itu menerapkan sistem kandang dan tandang dan mulai berlangsung sejak September 2024 hingga Maret dan Juni 2025.</content:encoded></item></channel></rss>
