<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media Vietnam Remehkan Timnas Indonesia U-19 Jelang Final Piala AFF U-19 2024, Disebut Tidak Punya Keunggulan Cuma Modal Main di Kandang</title><description>Media Vietnam Remehkan Timnas Indonesia U-19 Jelang Final Piala AFF U-19 2024</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/07/29/51/3040972/media-vietnam-remehkan-timnas-indonesia-u-19-jelang-final-piala-aff-u-19-2024-disebut-tidak-punya-keunggulan-cuma-modal-main-di-kandang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/07/29/51/3040972/media-vietnam-remehkan-timnas-indonesia-u-19-jelang-final-piala-aff-u-19-2024-disebut-tidak-punya-keunggulan-cuma-modal-main-di-kandang"/><item><title>Media Vietnam Remehkan Timnas Indonesia U-19 Jelang Final Piala AFF U-19 2024, Disebut Tidak Punya Keunggulan Cuma Modal Main di Kandang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/07/29/51/3040972/media-vietnam-remehkan-timnas-indonesia-u-19-jelang-final-piala-aff-u-19-2024-disebut-tidak-punya-keunggulan-cuma-modal-main-di-kandang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/07/29/51/3040972/media-vietnam-remehkan-timnas-indonesia-u-19-jelang-final-piala-aff-u-19-2024-disebut-tidak-punya-keunggulan-cuma-modal-main-di-kandang</guid><pubDate>Senin 29 Juli 2024 09:54 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/29/51/3040972/media-vietnam-remehkan-timnas-indonesia-u-19-jelang-final-piala-aff-u-19-2024-disebut-tidak-punya-keunggulan-cuma-modal-main-di-kandang-IorLLFmTb5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain Timnas Indonesia U-19 kala berlaga. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/29/51/3040972/media-vietnam-remehkan-timnas-indonesia-u-19-jelang-final-piala-aff-u-19-2024-disebut-tidak-punya-keunggulan-cuma-modal-main-di-kandang-IorLLFmTb5.jpg</image><title>Para pemain Timnas Indonesia U-19 kala berlaga. (Foto: PSSI)</title></images><description>MEDIA Vietnam, Soha.vn, remehkan Timnas Indonesia U-19 jelang final Piala AFF U-19 2024. Mereka menyebut Timnas Indonesia U-19 tak punya keunggulan Cuma modal main di kandang.
Dalam artikelnya, Soha mengungkap tiga kelemahan yang dimiliki anak asuh Indra Sjafri. Pertama, menurut mereka, lini serang Skuad Garuda Nusantara tidak tajam kendati cetak 14 gol di fase grup.
&amp;ldquo;Yang pertama adalah kemampuan Timnas Indonesia U-19 untuk mencetak gol. Di babak grup, mencetak 14 gol dalam tiga pertandingan. Tapi, itu karena tiga lawan, Filipina, Timor Leste, dan Kamboja, semuanya lemah, dan pertahanannya longgar,&amp;rdquo; tulis Soha dalam artikelnya, Senin (29/7/2024).




&amp;ldquo;Pada semifinal melawan Malaysia, Timnas Indonesia U-19 menunjukkan keterbatasan dalam memanfaatkan peluang. Statistik menunjukkan bahwa Timnas Indonesia U-19 mencetak 14 tembakan ke arah Malaysia, dengan hanya satu gol yang mencetak gol. Ketidakmampuan para striker terlihat jelas di lapangan,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
Kisah Unik Timnas Indonesia U-19 dan Thailand U19 yang Sama-Sama Lolos Final Piala AFF U-19 2024 Berkat Gol Bunuh Diri

Kemudian, Soha,vn juga menyoroti Timnas Indonesia U-19 yang kerap kalah duel udara ketika menghadapi Malaysia U-19 di babak semifinal. Selain itu, penguasaan bola Skuad Garuda Nusantara juga mendapat sorotan. Menurut Soha, Thailand U-19 punya banyak kelebihan ketimbang Jens Raven cs.
&amp;ldquo;Kelemahan kedua Timnas Indonesia U-19 adalah kemungkinan keterlibatan bola. Statistik menunjukkan bahwa dalam pertandingan melawan Malaysia, kedua tim punya 11 duel udara,&amp;rdquo; tulis Soha.vn.
&amp;ldquo;Mereka hanya menang 4, sementara Malaysia 7. Perselisihan bola yang buruk merupakan risiko bagi Timnas Indonesia U-19 saat menghadapi Thailand di final, termasuk situasi tetap,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Ketiga adalah kemampuan untuk menguasai bola. Statistik pada pertandingan semifinal melawan Malaysia, Indonesia hanya memiliki 40 persen, sedangkan Malaysia 60 persen. Ingat, Thailand lebih kuat dalam hal mengontrol bola. Mereka memiliki gaya permainan yang bagus, teknik, dan permainannya sangat kohesif,&amp;rdquo; lanjut Soha.Sampai-sampai, Soha menyebut kalau Timnas Indonesia U-19 hanya punya modal bagus karena bermain di kandang. Mereka juga tidak melihat Skuad Garuda Nusantara bisa menang lawan Thailand U-19 di partai final Piala AFF U-19 2024.
&amp;ldquo;Pada dasarnya, Timnas Indonesia U-19 hanya memiliki keunggulan dibandingkan Thailand karena bermain di kandang. Dengan segala kelemahan itu, Indra Sjafri harus khawatir. Jika Indonesia menyerahkan gelar juara kepada Thailand, itu sama sekali tidak mengejutkan,&amp;rdquo; tulis Soha.

Kini menarik menantikan penampilan Timnas Indonesia U-19 di final Piala AFF U-19 2024. Di partai puncak, skuad Garuda Nusantara akan menantang Thailand U-19.

BACA JUGA:
Pengakuan Indra Sjafri, Sebenarnya Lebih Suka Timnas Indonesia U-19 Hadapi Australia ketimbang Thailand di Final Piala AFF U-19 2024

Laga pamungkas tersebut akan dimainkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (29/7/2024) pukul 19.30 WIB. Akankah Skuad Garuda Nusantara bisa menempis semua pandangan remeh media Vietnam itu pada malam nanti?</description><content:encoded>MEDIA Vietnam, Soha.vn, remehkan Timnas Indonesia U-19 jelang final Piala AFF U-19 2024. Mereka menyebut Timnas Indonesia U-19 tak punya keunggulan Cuma modal main di kandang.
Dalam artikelnya, Soha mengungkap tiga kelemahan yang dimiliki anak asuh Indra Sjafri. Pertama, menurut mereka, lini serang Skuad Garuda Nusantara tidak tajam kendati cetak 14 gol di fase grup.
&amp;ldquo;Yang pertama adalah kemampuan Timnas Indonesia U-19 untuk mencetak gol. Di babak grup, mencetak 14 gol dalam tiga pertandingan. Tapi, itu karena tiga lawan, Filipina, Timor Leste, dan Kamboja, semuanya lemah, dan pertahanannya longgar,&amp;rdquo; tulis Soha dalam artikelnya, Senin (29/7/2024).




&amp;ldquo;Pada semifinal melawan Malaysia, Timnas Indonesia U-19 menunjukkan keterbatasan dalam memanfaatkan peluang. Statistik menunjukkan bahwa Timnas Indonesia U-19 mencetak 14 tembakan ke arah Malaysia, dengan hanya satu gol yang mencetak gol. Ketidakmampuan para striker terlihat jelas di lapangan,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
Kisah Unik Timnas Indonesia U-19 dan Thailand U19 yang Sama-Sama Lolos Final Piala AFF U-19 2024 Berkat Gol Bunuh Diri

Kemudian, Soha,vn juga menyoroti Timnas Indonesia U-19 yang kerap kalah duel udara ketika menghadapi Malaysia U-19 di babak semifinal. Selain itu, penguasaan bola Skuad Garuda Nusantara juga mendapat sorotan. Menurut Soha, Thailand U-19 punya banyak kelebihan ketimbang Jens Raven cs.
&amp;ldquo;Kelemahan kedua Timnas Indonesia U-19 adalah kemungkinan keterlibatan bola. Statistik menunjukkan bahwa dalam pertandingan melawan Malaysia, kedua tim punya 11 duel udara,&amp;rdquo; tulis Soha.vn.
&amp;ldquo;Mereka hanya menang 4, sementara Malaysia 7. Perselisihan bola yang buruk merupakan risiko bagi Timnas Indonesia U-19 saat menghadapi Thailand di final, termasuk situasi tetap,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;ldquo;Ketiga adalah kemampuan untuk menguasai bola. Statistik pada pertandingan semifinal melawan Malaysia, Indonesia hanya memiliki 40 persen, sedangkan Malaysia 60 persen. Ingat, Thailand lebih kuat dalam hal mengontrol bola. Mereka memiliki gaya permainan yang bagus, teknik, dan permainannya sangat kohesif,&amp;rdquo; lanjut Soha.Sampai-sampai, Soha menyebut kalau Timnas Indonesia U-19 hanya punya modal bagus karena bermain di kandang. Mereka juga tidak melihat Skuad Garuda Nusantara bisa menang lawan Thailand U-19 di partai final Piala AFF U-19 2024.
&amp;ldquo;Pada dasarnya, Timnas Indonesia U-19 hanya memiliki keunggulan dibandingkan Thailand karena bermain di kandang. Dengan segala kelemahan itu, Indra Sjafri harus khawatir. Jika Indonesia menyerahkan gelar juara kepada Thailand, itu sama sekali tidak mengejutkan,&amp;rdquo; tulis Soha.

Kini menarik menantikan penampilan Timnas Indonesia U-19 di final Piala AFF U-19 2024. Di partai puncak, skuad Garuda Nusantara akan menantang Thailand U-19.

BACA JUGA:
Pengakuan Indra Sjafri, Sebenarnya Lebih Suka Timnas Indonesia U-19 Hadapi Australia ketimbang Thailand di Final Piala AFF U-19 2024

Laga pamungkas tersebut akan dimainkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (29/7/2024) pukul 19.30 WIB. Akankah Skuad Garuda Nusantara bisa menempis semua pandangan remeh media Vietnam itu pada malam nanti?</content:encoded></item></channel></rss>
