<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MLS Ikuti Soroti Perkembangan Kasus Maarten Paes di CAS, Singgung soal Aturan FIFA</title><description>MLS ikut menyoroti perkembangan kasus Maarten Paes di CAS.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/07/24/51/3039016/mls-ikuti-soroti-perkembangan-kasus-maarten-paes-di-cas-singgung-soal-aturan-fifa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/07/24/51/3039016/mls-ikuti-soroti-perkembangan-kasus-maarten-paes-di-cas-singgung-soal-aturan-fifa"/><item><title>MLS Ikuti Soroti Perkembangan Kasus Maarten Paes di CAS, Singgung soal Aturan FIFA</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/07/24/51/3039016/mls-ikuti-soroti-perkembangan-kasus-maarten-paes-di-cas-singgung-soal-aturan-fifa</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/07/24/51/3039016/mls-ikuti-soroti-perkembangan-kasus-maarten-paes-di-cas-singgung-soal-aturan-fifa</guid><pubDate>Rabu 24 Juli 2024 19:11 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/24/51/3039016/mls-ikuti-soroti-perkembangan-kasus-maarten-paes-di-cas-singgung-soal-aturan-fifa-KawOd9UPH0.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kasus Maarten Paes mendapat sorotan dari MLS (Foto: Reuters/Kevin Jairaj)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/24/51/3039016/mls-ikuti-soroti-perkembangan-kasus-maarten-paes-di-cas-singgung-soal-aturan-fifa-KawOd9UPH0.JPG</image><title>Kasus Maarten Paes mendapat sorotan dari MLS (Foto: Reuters/Kevin Jairaj)</title></images><description>MLS (Major League Soccer) ikut menyoroti kelanjutan kasus Maarten Paes di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Mereka menuliskan, saat ini arbitrase masih mempertimbangkan banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI).
Seperti diketahui, Maarten masih belum bisa membela Timnas Indonesia kendati sudah mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada 30 April 2024 lalu. Kiper FC Dallas itu terkendala masalah regulasi di Statuta FIFA.

Maarten memang sudah memenuhi satu di antara syarat Statuta FIFA untuk membela Timnas Indonesia. Namun, Pasal ke-9 tentang perpindahan Asosiasi huruf B ayat ketiga mengganjalnya untuk membela Skuad Garuda.
Pasal tersebut menjelaskan tentang aturan perpindahan yang melarang pemain membela asosiasi barunya jika sudah pernah bermain untuk asosiasi sebelumnya di atas umur 21 tahun. Maarten diketahui memang pernah membela Timnas Belanda U-21 sebanyak enam kali.

BACA JUGA:
Maarten Paes Ungkap Mimpi Bawa Timnas Indonesia Lolos Putaran Final Piala Dunia 2026

Sebelum mengambil sumpah WNI, Maarten pernah membela Timnas Belanda U-21 pada saat usianya sudah menginjak 22 tahun. Artinya, penampilan bersama De Oranje menyalahi aturan Statuta FIFA.
PSSI kemudian membawa kasus ini ke CAS untuk dipertimbangkan. Situs MLS menjelaskan, saat ini kasus tersebut masih dalam proses pertimbangan. Mereka juga menuliskan, penafsiran bahasa menjadi masalah dalam penyelesaian kasus itu.&amp;ldquo;Perubahan kelayakannya untuk bermain bagi Tim Garuda masih bergantung pada proses banding FIFA yang sedang dipertimbangkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS),&amp;rdquo; tulis situs resmi MLS, Rabu (24/7/2024).
&amp;ldquo;Karena Paes mewakili Belanda di level muda dan pertanyaan apakah ia terikat kontrak bergantung pada penafsiran bahasa yang rumit dalam undang-undang FIFA,&amp;rdquo; imbuh tulisan itu.


BACA JUGA:
Bareng Sergio Busquets hingga Jordi Alba, Maarten Paes Ikut Ambil Bagian di MLS All-Star Skill Challenge 2024

PSSI sendiri terus mengupayakan agar menang dalam sengketa ini. Jika berhasil, Maarten bisa diikutsertakan untuk skuad Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang digelar mulai September 2024.</description><content:encoded>MLS (Major League Soccer) ikut menyoroti kelanjutan kasus Maarten Paes di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Mereka menuliskan, saat ini arbitrase masih mempertimbangkan banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI).
Seperti diketahui, Maarten masih belum bisa membela Timnas Indonesia kendati sudah mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada 30 April 2024 lalu. Kiper FC Dallas itu terkendala masalah regulasi di Statuta FIFA.

Maarten memang sudah memenuhi satu di antara syarat Statuta FIFA untuk membela Timnas Indonesia. Namun, Pasal ke-9 tentang perpindahan Asosiasi huruf B ayat ketiga mengganjalnya untuk membela Skuad Garuda.
Pasal tersebut menjelaskan tentang aturan perpindahan yang melarang pemain membela asosiasi barunya jika sudah pernah bermain untuk asosiasi sebelumnya di atas umur 21 tahun. Maarten diketahui memang pernah membela Timnas Belanda U-21 sebanyak enam kali.

BACA JUGA:
Maarten Paes Ungkap Mimpi Bawa Timnas Indonesia Lolos Putaran Final Piala Dunia 2026

Sebelum mengambil sumpah WNI, Maarten pernah membela Timnas Belanda U-21 pada saat usianya sudah menginjak 22 tahun. Artinya, penampilan bersama De Oranje menyalahi aturan Statuta FIFA.
PSSI kemudian membawa kasus ini ke CAS untuk dipertimbangkan. Situs MLS menjelaskan, saat ini kasus tersebut masih dalam proses pertimbangan. Mereka juga menuliskan, penafsiran bahasa menjadi masalah dalam penyelesaian kasus itu.&amp;ldquo;Perubahan kelayakannya untuk bermain bagi Tim Garuda masih bergantung pada proses banding FIFA yang sedang dipertimbangkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS),&amp;rdquo; tulis situs resmi MLS, Rabu (24/7/2024).
&amp;ldquo;Karena Paes mewakili Belanda di level muda dan pertanyaan apakah ia terikat kontrak bergantung pada penafsiran bahasa yang rumit dalam undang-undang FIFA,&amp;rdquo; imbuh tulisan itu.


BACA JUGA:
Bareng Sergio Busquets hingga Jordi Alba, Maarten Paes Ikut Ambil Bagian di MLS All-Star Skill Challenge 2024

PSSI sendiri terus mengupayakan agar menang dalam sengketa ini. Jika berhasil, Maarten bisa diikutsertakan untuk skuad Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang digelar mulai September 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
