<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Pemain Grade A Keturunan Indonesia Ini Hampir Setim dengan Kylian Mbappe di PSG</title><description>Pemain yang kini merumput bersama Leeds United ini hampir merumput bersama Kylian Mbappe di PSG.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/07/11/51/3032862/kisah-pemain-grade-a-keturunan-indonesia-ini-hampir-setim-dengan-kylian-mbappe-di-psg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/07/11/51/3032862/kisah-pemain-grade-a-keturunan-indonesia-ini-hampir-setim-dengan-kylian-mbappe-di-psg"/><item><title>Kisah Pemain Grade A Keturunan Indonesia Ini Hampir Setim dengan Kylian Mbappe di PSG</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/07/11/51/3032862/kisah-pemain-grade-a-keturunan-indonesia-ini-hampir-setim-dengan-kylian-mbappe-di-psg</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/07/11/51/3032862/kisah-pemain-grade-a-keturunan-indonesia-ini-hampir-setim-dengan-kylian-mbappe-di-psg</guid><pubDate>Kamis 11 Juli 2024 12:45 WIB</pubDate><dc:creator>Cahyo Yulianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/11/51/3032862/kisah-pemain-grade-a-keturunan-indonesia-ini-hampir-setim-dengan-kylian-mbappe-di-psg-DnJz2sYWlZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kylian Mbappe hampir setim dengan Pascal Struijk di PSG. (Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/11/51/3032862/kisah-pemain-grade-a-keturunan-indonesia-ini-hampir-setim-dengan-kylian-mbappe-di-psg-DnJz2sYWlZ.jpg</image><title>Kylian Mbappe hampir setim dengan Pascal Struijk di PSG. (Foto: REUTERS)</title></images><description>KISAH pemain grade A keturunan Indonesia, Pascal Struijk, menarik untuk diulas. Sebab, rupanya ia pernah hampir satu tim yang sama dengan Kylian Mbappe di Paris Saint Germain (PSG).
Hal itu terjadi pada 2023 lalu. Kala itu, dikabarkan media asal Prancis, L'Equipe, bahwa PSG berminat mendatangkan Pascal Struijk dari Leeds United untuk memperkuat lini pertahanan Les Parisiens.

Tidak tanggung-tanggung, dikabarkan pembicaraan antara PSG dan Leeds United bahkan sudah sampai mempertemukan presiden klub asal Paris itu, Nasser Al Khelaifi, langsung dengan manajemen Leeds United.
Gabung PSG bisa dibilang kesempatan langka bagi Pascal Struijk. Sebab, PSG merupakan salah satu klub top Eropa yang mendominasi Liga Prancis dan sering menembus fase akhir Liga Champions.
Andai sepakat, maka pemain keturunan Indonesia itu menjadi rekan satu tim dari salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, Kylian Mbappe. Sayangnya, asa Struijk berada satu tim dengan Kylian Mbappe pupus. Sebab, dalam negosiasi yang berjalan tidak ditemukan kesepakatan antara pihak PSG dan Leeds United.
PSG menilai Leeds United memasang harga yang terlalu tinggi untuk bek tengah berusia 24 tahun tersebut. Padahal, kala itu harga pasar Pascal Struijk berada di angka 18 juta Euro atau sekira Rp306 miliar.Harga ini tidak lepas dari bagaimana kiprah sang pemain bersama Leeds United. Tercatat, Pascal Struijk menjadi bagian dari punggawa yang membawa The Peacocks promosi ke Premier League pada 2020 meski sekarang telah terdegradasi kembali, dan kembali promosi di akhir musim 2023-2024.

(Pascal Struijk bertahan di Leeds United. (Foto: Instagram/@pascalstruijk)
Ia juga pernah dipanggil ke Timnas Belanda di era Louis Van Gaal. Angka ini juga tentu tidak  begitu besar untuk klub kaya raya sekelas PSG.

BACA JUGA:
Resmi! Kylian Mbappe Pakai Nomor Punggung 9 Peninggalan Karim Benzema di Real Madrid


Akan tetapi, juara Liga Prancis musim 2023-2024 itu merasa jika 18 juta Euro untuk pemain yang belum teruji bermain di tim besar masih terlalu mahal. Karena tak kunjung menemukan titik temu, akhirnya kedua pihak sepakat untuk batal melakukan transfer. Alhasil Pascal Struijk pun batal menjadi rekan satu tim Kylian Mbappe. Mbappe akhirnya justru pindah klub ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2024.</description><content:encoded>KISAH pemain grade A keturunan Indonesia, Pascal Struijk, menarik untuk diulas. Sebab, rupanya ia pernah hampir satu tim yang sama dengan Kylian Mbappe di Paris Saint Germain (PSG).
Hal itu terjadi pada 2023 lalu. Kala itu, dikabarkan media asal Prancis, L'Equipe, bahwa PSG berminat mendatangkan Pascal Struijk dari Leeds United untuk memperkuat lini pertahanan Les Parisiens.

Tidak tanggung-tanggung, dikabarkan pembicaraan antara PSG dan Leeds United bahkan sudah sampai mempertemukan presiden klub asal Paris itu, Nasser Al Khelaifi, langsung dengan manajemen Leeds United.
Gabung PSG bisa dibilang kesempatan langka bagi Pascal Struijk. Sebab, PSG merupakan salah satu klub top Eropa yang mendominasi Liga Prancis dan sering menembus fase akhir Liga Champions.
Andai sepakat, maka pemain keturunan Indonesia itu menjadi rekan satu tim dari salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, Kylian Mbappe. Sayangnya, asa Struijk berada satu tim dengan Kylian Mbappe pupus. Sebab, dalam negosiasi yang berjalan tidak ditemukan kesepakatan antara pihak PSG dan Leeds United.
PSG menilai Leeds United memasang harga yang terlalu tinggi untuk bek tengah berusia 24 tahun tersebut. Padahal, kala itu harga pasar Pascal Struijk berada di angka 18 juta Euro atau sekira Rp306 miliar.Harga ini tidak lepas dari bagaimana kiprah sang pemain bersama Leeds United. Tercatat, Pascal Struijk menjadi bagian dari punggawa yang membawa The Peacocks promosi ke Premier League pada 2020 meski sekarang telah terdegradasi kembali, dan kembali promosi di akhir musim 2023-2024.

(Pascal Struijk bertahan di Leeds United. (Foto: Instagram/@pascalstruijk)
Ia juga pernah dipanggil ke Timnas Belanda di era Louis Van Gaal. Angka ini juga tentu tidak  begitu besar untuk klub kaya raya sekelas PSG.

BACA JUGA:
Resmi! Kylian Mbappe Pakai Nomor Punggung 9 Peninggalan Karim Benzema di Real Madrid


Akan tetapi, juara Liga Prancis musim 2023-2024 itu merasa jika 18 juta Euro untuk pemain yang belum teruji bermain di tim besar masih terlalu mahal. Karena tak kunjung menemukan titik temu, akhirnya kedua pihak sepakat untuk batal melakukan transfer. Alhasil Pascal Struijk pun batal menjadi rekan satu tim Kylian Mbappe. Mbappe akhirnya justru pindah klub ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
