<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Liga 1 2024-2025, Wasit Indonesia Bakal Berlisensi VAR</title><description>Wasit Indonesia Segera dapat Lisensi VAR di Akhir Bulan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/07/08/49/3031621/jelang-liga-1-2024-2025-wasit-indonesia-bakal-berlisensi-var</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/07/08/49/3031621/jelang-liga-1-2024-2025-wasit-indonesia-bakal-berlisensi-var"/><item><title>Jelang Liga 1 2024-2025, Wasit Indonesia Bakal Berlisensi VAR</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/07/08/49/3031621/jelang-liga-1-2024-2025-wasit-indonesia-bakal-berlisensi-var</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/07/08/49/3031621/jelang-liga-1-2024-2025-wasit-indonesia-bakal-berlisensi-var</guid><pubDate>Senin 08 Juli 2024 20:36 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/08/49/3031621/jelang-liga-1-2024-2025-wasit-indonesia-bakal-berlisensi-var-RAt28GL1RO.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Departemen Wasit PSSI, Pratap Singh. (Foto: Andika Rachmansyah/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/08/49/3031621/jelang-liga-1-2024-2025-wasit-indonesia-bakal-berlisensi-var-RAt28GL1RO.jpeg</image><title>Kepala Departemen Wasit PSSI, Pratap Singh. (Foto: Andika Rachmansyah/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Liga 1 2024-2025 tampaknya akan semakin menarik karena hadirnya Video Assistant Referee (VAR). Untuk bisa menjalankan teknologi tersebut, wasit-wasit Indonesia yang sudah mengikuti kursus pelatihan VAR pun dipastikan akan mendapatkan lisensi VAR pada akhir Juli 2024 ini.
Sebagaimana diketahui, Liga 1 2024/2025 akan memakai teknologi VAR. Karena itu, PSSI terus memberikan pembekalan kepada para wasit yang ada di Tanah Air. Pasalnya, wasit yang akan mengoperasikan VAR harus memiliki lisensi tersendiri.

BACA JUGA:
Ingin Indonesia Naik Kelas sebagai Tuan Rumah, PSSI Gunakan VAR di Piala AFF U-19 2024

Kepala Departemen Wasit PSSI, Pratap Singh, menjelaskan bahwa minimal, sebanyak 27 wasit dibutuhkan untuk bisa memimpin pertandingan di setiap minggunya. Sebab, bakal ada sembilan pertandingan yang bakal dimainkan tiap minggunya.
&amp;ldquo;Sejauh ini, kami memiliki sembilan pertandingan setiap minggunya, dan kami membutuhkan sekurang-kurangnya 27 wasit untuk diadakan sebagai wasit VAR dan juga wasit,&amp;rdquo; kata Singh kepada wartawan termasuk MNC Portal Indonesia, Senin (8/7/2024).

Saat ini, wasit Indonesia turut mengikuti Implementation Assistance and Approval Programme (IAAP). Singh mengungkapkan kalau akhir bulan ini, wasit yang mengikuti kursus akan mendapatkan lisensi VAR sehingga bisa memimpin Liga 1 musim depan.&amp;ldquo;Jadi kami melalui sistem IAAP di mana wasit dilatih untuk mendapatkan lisensi. Dan sejauh ini ini masih berlangsung, dan tentu saja pada akhir bulan ini kita akan memiliki para wasit yang sudah mempunyai lisensi dan bisa menjadi ofisial wasit VAR untuk Liga 1,&amp;rdquo; tutur pria asal India tersebut.

BACA JUGA:
7 Pemain Asing Persib Bandung di Liga 1 2024-2025, Nomor 1 Balik dari Liga Thailand!

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah melakukan uji coba VAR di beberapa pertandingan. Salah satunya, yakni pada babak Championship Series Liga 1 2023-2024.

Sementara itu, saat ini terdapat empat stadion di Indonesia yang memiliki fasilitas penunjang VAR. Keempat lokasi itu adalah Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), dan Jakarta International Stadium (JIS).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Liga 1 2024-2025 tampaknya akan semakin menarik karena hadirnya Video Assistant Referee (VAR). Untuk bisa menjalankan teknologi tersebut, wasit-wasit Indonesia yang sudah mengikuti kursus pelatihan VAR pun dipastikan akan mendapatkan lisensi VAR pada akhir Juli 2024 ini.
Sebagaimana diketahui, Liga 1 2024/2025 akan memakai teknologi VAR. Karena itu, PSSI terus memberikan pembekalan kepada para wasit yang ada di Tanah Air. Pasalnya, wasit yang akan mengoperasikan VAR harus memiliki lisensi tersendiri.

BACA JUGA:
Ingin Indonesia Naik Kelas sebagai Tuan Rumah, PSSI Gunakan VAR di Piala AFF U-19 2024

Kepala Departemen Wasit PSSI, Pratap Singh, menjelaskan bahwa minimal, sebanyak 27 wasit dibutuhkan untuk bisa memimpin pertandingan di setiap minggunya. Sebab, bakal ada sembilan pertandingan yang bakal dimainkan tiap minggunya.
&amp;ldquo;Sejauh ini, kami memiliki sembilan pertandingan setiap minggunya, dan kami membutuhkan sekurang-kurangnya 27 wasit untuk diadakan sebagai wasit VAR dan juga wasit,&amp;rdquo; kata Singh kepada wartawan termasuk MNC Portal Indonesia, Senin (8/7/2024).

Saat ini, wasit Indonesia turut mengikuti Implementation Assistance and Approval Programme (IAAP). Singh mengungkapkan kalau akhir bulan ini, wasit yang mengikuti kursus akan mendapatkan lisensi VAR sehingga bisa memimpin Liga 1 musim depan.&amp;ldquo;Jadi kami melalui sistem IAAP di mana wasit dilatih untuk mendapatkan lisensi. Dan sejauh ini ini masih berlangsung, dan tentu saja pada akhir bulan ini kita akan memiliki para wasit yang sudah mempunyai lisensi dan bisa menjadi ofisial wasit VAR untuk Liga 1,&amp;rdquo; tutur pria asal India tersebut.

BACA JUGA:
7 Pemain Asing Persib Bandung di Liga 1 2024-2025, Nomor 1 Balik dari Liga Thailand!

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah melakukan uji coba VAR di beberapa pertandingan. Salah satunya, yakni pada babak Championship Series Liga 1 2023-2024.

Sementara itu, saat ini terdapat empat stadion di Indonesia yang memiliki fasilitas penunjang VAR. Keempat lokasi itu adalah Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), dan Jakarta International Stadium (JIS).</content:encoded></item></channel></rss>
