<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditolak Shin Tae-yong, Begini Nasib 4 Pemain Keturunan yang Gagal Masuk Skuad Timnas Indonesia U-20</title><description>Shin Tae-yong pernah menolak 4 pemain Keturunan untuk masuk skuad Timnas Indonesia U-20.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/07/07/51/3031063/ditolak-shin-tae-yong-begini-nasib-4-pemain-keturunan-yang-gagal-masuk-skuad-timnas-indonesia-u-20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/07/07/51/3031063/ditolak-shin-tae-yong-begini-nasib-4-pemain-keturunan-yang-gagal-masuk-skuad-timnas-indonesia-u-20"/><item><title>Ditolak Shin Tae-yong, Begini Nasib 4 Pemain Keturunan yang Gagal Masuk Skuad Timnas Indonesia U-20</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/07/07/51/3031063/ditolak-shin-tae-yong-begini-nasib-4-pemain-keturunan-yang-gagal-masuk-skuad-timnas-indonesia-u-20</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/07/07/51/3031063/ditolak-shin-tae-yong-begini-nasib-4-pemain-keturunan-yang-gagal-masuk-skuad-timnas-indonesia-u-20</guid><pubDate>Minggu 07 Juli 2024 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/07/07/51/3031063/ditolak-shin-tae-yong-begini-nasib-4-pemain-keturunan-yang-gagal-masuk-skuad-timnas-indonesia-u-20-FqmXg64T1k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong pernah menolak 4 pemain keturunan untuk masuk skuad Timnas Indonesia U-20. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/07/07/51/3031063/ditolak-shin-tae-yong-begini-nasib-4-pemain-keturunan-yang-gagal-masuk-skuad-timnas-indonesia-u-20-FqmXg64T1k.jpg</image><title>Shin Tae-yong pernah menolak 4 pemain keturunan untuk masuk skuad Timnas Indonesia U-20. (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</title></images><description>SHIN Tae-yong pernah menolak empat pemain Keturunan untuk masuk skuad permanen Timnas Indonesia U-20. Mereka ialah Kai Boham, Max Christoffel, Jim Croque dan Zico Soree. Lantas, bagaimana dengan nasib pemain-pemain di atas saat ini?
Sebelum kita membahas nasib mereka, Okezone akan mengulas sedikit momen di mana nama-nama di atas gagal menembus skuad Timnas Indonesia U-20. Medio Juli 2022, Shin Tae-yong memanggil tiga pemain Keturunan Indonesia asal Belanda untuk mengikuti seleksi di Jakarta, yakni Boham, Max Christoffel, Jim Croque.

Jika tampil apik di masa seleksi, Jim Croque dan kawan-kawan diproyeksikan membela Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023 yang dilangsungkan di Tanah Air. Sayangnya, ketiga nama di atas gagal lolos seleksi sehingga tidak dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Selanjutnya pada November 2022, giliran Zico Soree yang menjalani seleksi bersama Timnas Indonesia U-20 di Spanyol. Ia datang bersama penyerang ADO Den Haag U-21, Rafael Struick. Selain dua nama ini, juga ada Ivar Jenner dan Justin Hubner yang saat itu statusnya dalam proses naturalisasi menjadi WNI.

(Zico Soree saat menjalani seleksi Timnas Indonesia U-20 di Spanyol)
Singkat kata, Shin Tae-yong hanya mengambil Rafael Struick dan menepikan Zico Soree. Saat itu, Rafael Struick dipilih karena berhasil membobol gawang Slovakia U-20 saat Timnas Indonesia U-20 tumbang 1-2 dari sang lawan.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong Panggil Elkan Baggott ke Timnas Indonesia Setelah Lihat Fisik Brilian Bek Bertinggi 196 Sentimeter?


Lantas, bagaimana dengan nasib keempat pemain tersebut saat ini? Mereka masih berjuang mendapatkan kontrak profesional, alias berupaya menembus skuad senior di tim mereka masing-masing. Saat ini, Jim Croque dan kawan-kawan mentas bersama tim U-21.Kai Boham yang berposisi sebagai bek tengah, kini membela tim SC Telstar U-21 (tim seniornya bermain di Liga 2 Belanda). Saat menjalani seleksi, klub Kai Boham adalah Almere City U-21.

(Jim Croque kini memperkuat SC Cambuur U-21)
Lanjut ke Jim Croque (penyerang) yang kini membela SC Cambuur U-21 (tim seniornya bermain di Liga 2 Belanda). Saat menjalani seleksi, ia baru dipromosikan ke tim Vitesse Arnhem U-21.
Kemudian, ada Max Christoffel yang merumput bersama Willem II U-21 (tim seniornya baru promosi ke Eredivisie). Sebelumnya, pemain yang beroperasi sebagai fullback kiri ini mentas bareng Willem U-18. Terakhir ada Zico Soree yang satu tim dengan Max Christoffel di tim Willem II U-21. Sebelumnya, penyerang 21 tahun ini bermain untuk klub PEC Zwolle U-21.

BACA JUGA:
Taisei Marukawa Prediksi Timnas Indonesia Tahan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia


Jika sanggup menembus skuad senior di klub masing-masing dalam waktu dekat, kesempatan nama-nama di atas dipanggil Shin Tae-yong kembali terbuka lebar. Khususnya Jim Croque dan Zico Soree, yang mana Timnas Indonesia membutuhkan penyerang Tajam nan berkualitas.</description><content:encoded>SHIN Tae-yong pernah menolak empat pemain Keturunan untuk masuk skuad permanen Timnas Indonesia U-20. Mereka ialah Kai Boham, Max Christoffel, Jim Croque dan Zico Soree. Lantas, bagaimana dengan nasib pemain-pemain di atas saat ini?
Sebelum kita membahas nasib mereka, Okezone akan mengulas sedikit momen di mana nama-nama di atas gagal menembus skuad Timnas Indonesia U-20. Medio Juli 2022, Shin Tae-yong memanggil tiga pemain Keturunan Indonesia asal Belanda untuk mengikuti seleksi di Jakarta, yakni Boham, Max Christoffel, Jim Croque.

Jika tampil apik di masa seleksi, Jim Croque dan kawan-kawan diproyeksikan membela Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023 yang dilangsungkan di Tanah Air. Sayangnya, ketiga nama di atas gagal lolos seleksi sehingga tidak dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Selanjutnya pada November 2022, giliran Zico Soree yang menjalani seleksi bersama Timnas Indonesia U-20 di Spanyol. Ia datang bersama penyerang ADO Den Haag U-21, Rafael Struick. Selain dua nama ini, juga ada Ivar Jenner dan Justin Hubner yang saat itu statusnya dalam proses naturalisasi menjadi WNI.

(Zico Soree saat menjalani seleksi Timnas Indonesia U-20 di Spanyol)
Singkat kata, Shin Tae-yong hanya mengambil Rafael Struick dan menepikan Zico Soree. Saat itu, Rafael Struick dipilih karena berhasil membobol gawang Slovakia U-20 saat Timnas Indonesia U-20 tumbang 1-2 dari sang lawan.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong Panggil Elkan Baggott ke Timnas Indonesia Setelah Lihat Fisik Brilian Bek Bertinggi 196 Sentimeter?


Lantas, bagaimana dengan nasib keempat pemain tersebut saat ini? Mereka masih berjuang mendapatkan kontrak profesional, alias berupaya menembus skuad senior di tim mereka masing-masing. Saat ini, Jim Croque dan kawan-kawan mentas bersama tim U-21.Kai Boham yang berposisi sebagai bek tengah, kini membela tim SC Telstar U-21 (tim seniornya bermain di Liga 2 Belanda). Saat menjalani seleksi, klub Kai Boham adalah Almere City U-21.

(Jim Croque kini memperkuat SC Cambuur U-21)
Lanjut ke Jim Croque (penyerang) yang kini membela SC Cambuur U-21 (tim seniornya bermain di Liga 2 Belanda). Saat menjalani seleksi, ia baru dipromosikan ke tim Vitesse Arnhem U-21.
Kemudian, ada Max Christoffel yang merumput bersama Willem II U-21 (tim seniornya baru promosi ke Eredivisie). Sebelumnya, pemain yang beroperasi sebagai fullback kiri ini mentas bareng Willem U-18. Terakhir ada Zico Soree yang satu tim dengan Max Christoffel di tim Willem II U-21. Sebelumnya, penyerang 21 tahun ini bermain untuk klub PEC Zwolle U-21.

BACA JUGA:
Taisei Marukawa Prediksi Timnas Indonesia Tahan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia


Jika sanggup menembus skuad senior di klub masing-masing dalam waktu dekat, kesempatan nama-nama di atas dipanggil Shin Tae-yong kembali terbuka lebar. Khususnya Jim Croque dan Zico Soree, yang mana Timnas Indonesia membutuhkan penyerang Tajam nan berkualitas.</content:encoded></item></channel></rss>
