<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelatih Madura United Ungkap Penyebab Utama Timnya Gagal Kalahkan Persib Bandung di Final</title><description>Madura United kalah dari Persib Bandung di Final Championship Series Liga 1 2023-2024</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/06/02/49/3016191/pelatih-madura-united-ungkap-penyebab-utama-timnya-gagal-kalahkan-persib-bandung-di-final</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/06/02/49/3016191/pelatih-madura-united-ungkap-penyebab-utama-timnya-gagal-kalahkan-persib-bandung-di-final"/><item><title>Pelatih Madura United Ungkap Penyebab Utama Timnya Gagal Kalahkan Persib Bandung di Final</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/06/02/49/3016191/pelatih-madura-united-ungkap-penyebab-utama-timnya-gagal-kalahkan-persib-bandung-di-final</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/06/02/49/3016191/pelatih-madura-united-ungkap-penyebab-utama-timnya-gagal-kalahkan-persib-bandung-di-final</guid><pubDate>Minggu 02 Juni 2024 03:28 WIB</pubDate><dc:creator>Miftahul Ghani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/06/02/49/3016191/pelatih-madura-united-ungkap-penyebab-utama-timnya-gagal-kalahkan-persib-bandung-di-final-aQWHTTBiiL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Madura United kalah dari Persib Bandung di Final Liga 1 2023-2024 (Foto: Instagram/Madura United)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/06/02/49/3016191/pelatih-madura-united-ungkap-penyebab-utama-timnya-gagal-kalahkan-persib-bandung-di-final-aQWHTTBiiL.jpg</image><title>Madura United kalah dari Persib Bandung di Final Liga 1 2023-2024 (Foto: Instagram/Madura United)</title></images><description>PELATIH Madura United, Rakhmat Basuki menilai timnya gagal juara Liga 1 2023-2024 karena sulit menembus pertahan Persib Bandung. Meski menelan kekalahan di kandang sendiri, tetapi ia menilai Laskar Sapekerrap -julukan Madura United- tidak tampil buruk.
Hasil mengecewakan didapatkan Madura United saat menjamu Persib Bandung di leg kedua babak final Champhionship Series Liga 1 2023/2024. Bertanding di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (31/5/2024) malam WIB, Madura United harus menelan kekalahan 1-3 dari tim tamu.

Kekalahan telak tersebut membuat Madura United harus puas menempati posisi runner-up. Sebab, Malik Risaldi dkk harus mengakui kehebatan Maung Bandung -julukan Persib Bandung- dengan agregat 1-6.
Sementara Rakhmat Basuki mengakui Madura United gagal menjadi juara Liga 1 2023/2024, setelah kesulitan menembus pertahan Persib Bandung. Menurutnya selain memiliki pertahan tangguh serangan balik juga menjadi senjata andalan dari tim besutan Bojan Handok tersebut.

BACA JUGA:
Breaking News: Persib Bandung Resmi Juara Liga 1 2023-2024, Usai Bantai Madura United 3-1 di Leg II Final Championship Series!

&amp;ldquo;Kenapa kita gagal saat membongkar pertahan  Persib? Karena memang mereka bertahan dengan baik. Dan itu adalah salah satu senjata mereka di musim ini,&amp;rdquo; kata Rahmat Basuki di Bangkalan, Jumat (31/5/2024).
&amp;ldquo;Mereka menunggu bola, bertahan dengan baik, compact defend ya  juga sangat luar biasa. Begitu dapat bola mereka lngsung melakukan counter attack dan sangat efektif dan itu yang saya bilang tadi bahwa itu adalah kunci kekuatan mereka,&amp;rdquo; ujarnya.Meski menelan kekalahan 1-3 di kandang sendiri, Ramhat Basuki menilai Madura United tak tampil buruk. Namun, ia menyangkan timnya tak bisa memaksimalkan peluang untuk dijadikan gol.

BACA JUGA:
Juara Liga 1 Bersama Persija Jakarta dan Persib Bandung, Rezaldi Hehanussa Ungkap Target Berikutnya

&amp;ldquo;Saya kira tadi sudah kami analisa. Tapi memang kami gagal melakukan itu, karena saya melihat bahwa tim Madura United juga tidak terlalu buruk (dengan) margin tiga gol tadi. Makanya banyak peluang yang sebetulnya bisa tercipta gol. Akhirnya gagal jadi gol,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>PELATIH Madura United, Rakhmat Basuki menilai timnya gagal juara Liga 1 2023-2024 karena sulit menembus pertahan Persib Bandung. Meski menelan kekalahan di kandang sendiri, tetapi ia menilai Laskar Sapekerrap -julukan Madura United- tidak tampil buruk.
Hasil mengecewakan didapatkan Madura United saat menjamu Persib Bandung di leg kedua babak final Champhionship Series Liga 1 2023/2024. Bertanding di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (31/5/2024) malam WIB, Madura United harus menelan kekalahan 1-3 dari tim tamu.

Kekalahan telak tersebut membuat Madura United harus puas menempati posisi runner-up. Sebab, Malik Risaldi dkk harus mengakui kehebatan Maung Bandung -julukan Persib Bandung- dengan agregat 1-6.
Sementara Rakhmat Basuki mengakui Madura United gagal menjadi juara Liga 1 2023/2024, setelah kesulitan menembus pertahan Persib Bandung. Menurutnya selain memiliki pertahan tangguh serangan balik juga menjadi senjata andalan dari tim besutan Bojan Handok tersebut.

BACA JUGA:
Breaking News: Persib Bandung Resmi Juara Liga 1 2023-2024, Usai Bantai Madura United 3-1 di Leg II Final Championship Series!

&amp;ldquo;Kenapa kita gagal saat membongkar pertahan  Persib? Karena memang mereka bertahan dengan baik. Dan itu adalah salah satu senjata mereka di musim ini,&amp;rdquo; kata Rahmat Basuki di Bangkalan, Jumat (31/5/2024).
&amp;ldquo;Mereka menunggu bola, bertahan dengan baik, compact defend ya  juga sangat luar biasa. Begitu dapat bola mereka lngsung melakukan counter attack dan sangat efektif dan itu yang saya bilang tadi bahwa itu adalah kunci kekuatan mereka,&amp;rdquo; ujarnya.Meski menelan kekalahan 1-3 di kandang sendiri, Ramhat Basuki menilai Madura United tak tampil buruk. Namun, ia menyangkan timnya tak bisa memaksimalkan peluang untuk dijadikan gol.

BACA JUGA:
Juara Liga 1 Bersama Persija Jakarta dan Persib Bandung, Rezaldi Hehanussa Ungkap Target Berikutnya

&amp;ldquo;Saya kira tadi sudah kami analisa. Tapi memang kami gagal melakukan itu, karena saya melihat bahwa tim Madura United juga tidak terlalu buruk (dengan) margin tiga gol tadi. Makanya banyak peluang yang sebetulnya bisa tercipta gol. Akhirnya gagal jadi gol,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
