<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pep Guardiola Bertanggung Jawab atas Kegagalan Manchester City Juara Piala FA 2023-2024</title><description>Pep Guardiola mengaku bertanggung jawab atas kegagalan Manchester City juara Piala FA 2023-2024.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/26/45/3013255/pep-guardiola-bertanggung-jawab-atas-kegagalan-manchester-city-juara-piala-fa-2023-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/05/26/45/3013255/pep-guardiola-bertanggung-jawab-atas-kegagalan-manchester-city-juara-piala-fa-2023-2024"/><item><title>Pep Guardiola Bertanggung Jawab atas Kegagalan Manchester City Juara Piala FA 2023-2024</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/26/45/3013255/pep-guardiola-bertanggung-jawab-atas-kegagalan-manchester-city-juara-piala-fa-2023-2024</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/05/26/45/3013255/pep-guardiola-bertanggung-jawab-atas-kegagalan-manchester-city-juara-piala-fa-2023-2024</guid><pubDate>Minggu 26 Mei 2024 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rio Eristiawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/26/45/3013255/pep-guardiola-bertanggung-jawab-atas-kegagalan-manchester-city-juara-piala-fa-2023-2024-8NfKBieCbu.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pep Guardiola bertanggung jawab atas kekalahan Manchester City di final Piala FA 2023-2024 (Foto: Reuters/Hannah McKay)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/26/45/3013255/pep-guardiola-bertanggung-jawab-atas-kegagalan-manchester-city-juara-piala-fa-2023-2024-8NfKBieCbu.JPG</image><title>Pep Guardiola bertanggung jawab atas kekalahan Manchester City di final Piala FA 2023-2024 (Foto: Reuters/Hannah McKay)</title></images><description>LONDON - Pelatih &amp;lt;a href=https://www.okezone.com/tag/liga-futsal-profesional-2023-2024 title=&amp;gt; Manchester City&amp;lt;/a&amp;gt;, Pep Guardiola, mengaku bertanggung jawab atas kegagalan meraih gelar Piala FA 2023-2024. Sebab, ia salah meracik strategi.
Man City harus menelan kekalahan 1-2 dari Manchester United di babak final Piala FA 2023-2024. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu 25 Mei 2024 malam WIB.

The Citizens memiliki beberapa peluang untuk menjebol gawang Man United, tetapi justru kemasukan lewat sepasang gol dari Alejandro Garnacho (30&amp;rsquo;) dan Kobbie Mainoo (39&amp;rsquo;). City hanya bisa memperkecil kekalahan melalui Jeremy Doku (87&amp;rsquo;).
Meski merasa kecewa, Guardiola mengaku menelan kekalahan di babak final adalah hal yang wajar. Namun, ia mengaku yang paling bertanggung jawab dalam kegagalan di Piala FA karena salah membuat strategi.

BACA JUGA:
Pep Guardiola Kecewa Berat Manchester City Gagal Juara Piala FA 2023-2024

&amp;ldquo;Adalah hal yang normal bagi tim-tim untuk kalah di final, namun musim ini sungguh luar biasa, memperjuangkan semua trofi dengan cara yang baik,&quot; kata Guardiola dikutip dari BBC, Minggu (26/5/2024).
&quot;Tidak, karena keputusan saya, kami tidak berada di posisi yang tepat untuk menyerang mereka. Kesalahan saya, rencana permainan saya tidak bagus,&amp;rdquo; imbuh pria asal Spanyol itu.Guardiola mengatakan strategi berbeda dari biasanya tak berhasil sehingga Man City harus puas menjadi runner-up. Ia mengatakan timnya selalu mendominasi dan membuat peluang di babak kedua tetapi tak pernah bisa mendapatkan hasil memuaskan saat berjumpa The Red Devils.
&quot;Anda merencanakan permainan untuk strategi yang berbeda tetapi tidak berhasil,&amp;rdquo; papar Guardiola.


BACA JUGA:
Erik ten Hag Siap Hengkang dari Manchester United Usai Juara Piala FA 2023-2024 jika Tak Dibutuhkan Lagi

&amp;ldquo;Selalu ketika kami bermain melawan (Manchester) United, kami memiliki kendali dan kami menciptakan peluang di babak kedua tetapi kami tidak mampu melakukannya,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>LONDON - Pelatih &amp;lt;a href=https://www.okezone.com/tag/liga-futsal-profesional-2023-2024 title=&amp;gt; Manchester City&amp;lt;/a&amp;gt;, Pep Guardiola, mengaku bertanggung jawab atas kegagalan meraih gelar Piala FA 2023-2024. Sebab, ia salah meracik strategi.
Man City harus menelan kekalahan 1-2 dari Manchester United di babak final Piala FA 2023-2024. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu 25 Mei 2024 malam WIB.

The Citizens memiliki beberapa peluang untuk menjebol gawang Man United, tetapi justru kemasukan lewat sepasang gol dari Alejandro Garnacho (30&amp;rsquo;) dan Kobbie Mainoo (39&amp;rsquo;). City hanya bisa memperkecil kekalahan melalui Jeremy Doku (87&amp;rsquo;).
Meski merasa kecewa, Guardiola mengaku menelan kekalahan di babak final adalah hal yang wajar. Namun, ia mengaku yang paling bertanggung jawab dalam kegagalan di Piala FA karena salah membuat strategi.

BACA JUGA:
Pep Guardiola Kecewa Berat Manchester City Gagal Juara Piala FA 2023-2024

&amp;ldquo;Adalah hal yang normal bagi tim-tim untuk kalah di final, namun musim ini sungguh luar biasa, memperjuangkan semua trofi dengan cara yang baik,&quot; kata Guardiola dikutip dari BBC, Minggu (26/5/2024).
&quot;Tidak, karena keputusan saya, kami tidak berada di posisi yang tepat untuk menyerang mereka. Kesalahan saya, rencana permainan saya tidak bagus,&amp;rdquo; imbuh pria asal Spanyol itu.Guardiola mengatakan strategi berbeda dari biasanya tak berhasil sehingga Man City harus puas menjadi runner-up. Ia mengatakan timnya selalu mendominasi dan membuat peluang di babak kedua tetapi tak pernah bisa mendapatkan hasil memuaskan saat berjumpa The Red Devils.
&quot;Anda merencanakan permainan untuk strategi yang berbeda tetapi tidak berhasil,&amp;rdquo; papar Guardiola.


BACA JUGA:
Erik ten Hag Siap Hengkang dari Manchester United Usai Juara Piala FA 2023-2024 jika Tak Dibutuhkan Lagi

&amp;ldquo;Selalu ketika kami bermain melawan (Manchester) United, kami memiliki kendali dan kami menciptakan peluang di babak kedua tetapi kami tidak mampu melakukannya,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
