<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Wanita Indonesia U-17 Dicukur Habis di Piala Asia Wanita U-17 2024, Safira Ika Putri: Mental Bertanding Harus Dibenahi</title><description>Mental Timnas Wanita Indonesia U-17 perlu dibenahi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/18/51/3010124/timnas-wanita-indonesia-u-17-dicukur-habis-di-piala-asia-wanita-u-17-2024-safira-ika-putri-mental-bertanding-harus-dibenahi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/05/18/51/3010124/timnas-wanita-indonesia-u-17-dicukur-habis-di-piala-asia-wanita-u-17-2024-safira-ika-putri-mental-bertanding-harus-dibenahi"/><item><title>Timnas Wanita Indonesia U-17 Dicukur Habis di Piala Asia Wanita U-17 2024, Safira Ika Putri: Mental Bertanding Harus Dibenahi</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/18/51/3010124/timnas-wanita-indonesia-u-17-dicukur-habis-di-piala-asia-wanita-u-17-2024-safira-ika-putri-mental-bertanding-harus-dibenahi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/05/18/51/3010124/timnas-wanita-indonesia-u-17-dicukur-habis-di-piala-asia-wanita-u-17-2024-safira-ika-putri-mental-bertanding-harus-dibenahi</guid><pubDate>Sabtu 18 Mei 2024 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Andhika Khoirul Huda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/18/51/3010124/timnas-wanita-indonesia-u-17-dicukur-habis-di-piala-asia-wanita-u-17-2024-safira-ika-putri-mental-bertanding-harus-dibenahi-2JdUR3GpjC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Safira Ika Putri menyarankan mental Timnas Wanita Indonesia U-17 harus dibenahi (Foto: MPI/Andhika Khoirul Huda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/18/51/3010124/timnas-wanita-indonesia-u-17-dicukur-habis-di-piala-asia-wanita-u-17-2024-safira-ika-putri-mental-bertanding-harus-dibenahi-2JdUR3GpjC.jpg</image><title>Safira Ika Putri menyarankan mental Timnas Wanita Indonesia U-17 harus dibenahi (Foto: MPI/Andhika Khoirul Huda)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kapten Timnas Wanita Indonesia, Safira Ika Putri, menilai mental bertanding Timnas Wanita Indonesia U-17 perlu dibenahi setelah dihajar habis di Piala Asia Wanita U-17 2024 lalu. Menurutnya, hal itu terjadi karena tidak adanya liga dan turnamen di Tanah Air sehingga kurang jam terbang.
Timnas Wanita Indonesia U-17 sama sekali tak berkutik di Piala Asia Wanita U-17 2024 yang berlangsung di Bali sejak awal Mei. Mereka selalu kalah dalam tiga pertandingan di fase grup dengan skor yang mencolok.

Pada partai pembuka, Claudia Scheunemann dan kolega kalah 1-6 oleh Timnas Wanita Filipina U-17. Kemudian, pada partai kedua mereka dilibas Timnas Wanita Korea Selatan U-17 0-12 dan terakhir disikat 0-9 Timnas Wanita Korea Utara U-17.
Safira menilai kegagalan besar itu terjadi karena mental bertanding Timnas Wanita Indonesia U-17 belum terbentuk karena tidak adanya kompetisi yang digelar di Tanah Air. Oleh karena itu, menurutnya hal tersebut perlu dibenahi.

BACA JUGA:
Satoru Mochizuki Bakal Evaluasi Timnas Wanita Indonesia U-17 Usai Nirkemenangan di Piala Asia Wanita U-17 2024

&amp;ldquo;Kalau dari U-17 menurut saya (yang kurang) dari segi mentalnya karena kita sudah mulai tertinggal jauh dari negara-negara lain, bahkan Asia Tenggara, karena tidak ada liga dan turnamen,&amp;rdquo; kata Safira kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia (MPI), saat ditemui di Bendungan Hilir, Jakarta, dikutip pada Sabtu (18/5/2024).
&amp;ldquo;Akibatnya mereka tidak punya jam terbang sama sekali, jadi mereka tidak punya mental untuk bertanding,&amp;rdquo; sambungnya.&amp;ldquo;Yang harus dibenahi itu mental bertandingnya. Kalau dari skill kita sebenarnya kita lebih gampang meningkatkannya daripada mental,&amp;rdquo; lanjut Safira.
Kendati demikian, Safira melihat keikutsertaan Timnas Wanita Indonesia U-17 untuk mengikuti banyak turnamen sudah tepat. Ia berharap permainan mereka bisa berkembang ke depannya.

&amp;ldquo;Bagi tim-tim mudanya (tepat) karena di akhir-akhir sekarang ini banyak juga turnamen U-16, U-17 di Indonesia menurut saya langkah yang cukup tepat, meskipun hasilnya belum memuaskan,&amp;rdquo; papar Safira.

BACA JUGA:
Timnas Wanita Indonesia U-17 Tanpa Kemenangan di Fase Grup Piala Asia Wanita U-17 2024, Erick Thohir Bidik Target Jangka Panjang Sepak Bola Wanita

&amp;ldquo;Karena dari jam terbangnya juga (beda) dengan Korea Selatan, Korea Utara, Filipina, cukup jauh,&amp;rdquo; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kapten Timnas Wanita Indonesia, Safira Ika Putri, menilai mental bertanding Timnas Wanita Indonesia U-17 perlu dibenahi setelah dihajar habis di Piala Asia Wanita U-17 2024 lalu. Menurutnya, hal itu terjadi karena tidak adanya liga dan turnamen di Tanah Air sehingga kurang jam terbang.
Timnas Wanita Indonesia U-17 sama sekali tak berkutik di Piala Asia Wanita U-17 2024 yang berlangsung di Bali sejak awal Mei. Mereka selalu kalah dalam tiga pertandingan di fase grup dengan skor yang mencolok.

Pada partai pembuka, Claudia Scheunemann dan kolega kalah 1-6 oleh Timnas Wanita Filipina U-17. Kemudian, pada partai kedua mereka dilibas Timnas Wanita Korea Selatan U-17 0-12 dan terakhir disikat 0-9 Timnas Wanita Korea Utara U-17.
Safira menilai kegagalan besar itu terjadi karena mental bertanding Timnas Wanita Indonesia U-17 belum terbentuk karena tidak adanya kompetisi yang digelar di Tanah Air. Oleh karena itu, menurutnya hal tersebut perlu dibenahi.

BACA JUGA:
Satoru Mochizuki Bakal Evaluasi Timnas Wanita Indonesia U-17 Usai Nirkemenangan di Piala Asia Wanita U-17 2024

&amp;ldquo;Kalau dari U-17 menurut saya (yang kurang) dari segi mentalnya karena kita sudah mulai tertinggal jauh dari negara-negara lain, bahkan Asia Tenggara, karena tidak ada liga dan turnamen,&amp;rdquo; kata Safira kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia (MPI), saat ditemui di Bendungan Hilir, Jakarta, dikutip pada Sabtu (18/5/2024).
&amp;ldquo;Akibatnya mereka tidak punya jam terbang sama sekali, jadi mereka tidak punya mental untuk bertanding,&amp;rdquo; sambungnya.&amp;ldquo;Yang harus dibenahi itu mental bertandingnya. Kalau dari skill kita sebenarnya kita lebih gampang meningkatkannya daripada mental,&amp;rdquo; lanjut Safira.
Kendati demikian, Safira melihat keikutsertaan Timnas Wanita Indonesia U-17 untuk mengikuti banyak turnamen sudah tepat. Ia berharap permainan mereka bisa berkembang ke depannya.

&amp;ldquo;Bagi tim-tim mudanya (tepat) karena di akhir-akhir sekarang ini banyak juga turnamen U-16, U-17 di Indonesia menurut saya langkah yang cukup tepat, meskipun hasilnya belum memuaskan,&amp;rdquo; papar Safira.

BACA JUGA:
Timnas Wanita Indonesia U-17 Tanpa Kemenangan di Fase Grup Piala Asia Wanita U-17 2024, Erick Thohir Bidik Target Jangka Panjang Sepak Bola Wanita

&amp;ldquo;Karena dari jam terbangnya juga (beda) dengan Korea Selatan, Korea Utara, Filipina, cukup jauh,&amp;rdquo; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
