<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSSI Diminta Jaga Blue Print Sepakbola Indonesia demi Timnas Indonesia yang Lebih Baik</title><description>&quot;Kami juga sebagai mantan pemain ingin lihat Timnas tahu-tahu masuk Piala Dunia,&quot; ujad Budi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/12/51/3007295/pssi-diminta-jaga-blue-print-sepakbola-indonesia-demi-timnas-indonesia-yang-lebih-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/05/12/51/3007295/pssi-diminta-jaga-blue-print-sepakbola-indonesia-demi-timnas-indonesia-yang-lebih-baik"/><item><title>PSSI Diminta Jaga Blue Print Sepakbola Indonesia demi Timnas Indonesia yang Lebih Baik</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/12/51/3007295/pssi-diminta-jaga-blue-print-sepakbola-indonesia-demi-timnas-indonesia-yang-lebih-baik</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/05/12/51/3007295/pssi-diminta-jaga-blue-print-sepakbola-indonesia-demi-timnas-indonesia-yang-lebih-baik</guid><pubDate>Minggu 12 Mei 2024 06:03 WIB</pubDate><dc:creator>Andhika Khoirul Huda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/12/51/3007295/pssi-diminta-jaga-blue-print-sepakbola-indonesia-demi-timnas-indonesia-yang-lebih-baik-9Rsewhq2Nr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan penggawa Timnas Indonesia, Budi Sudarsono (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/12/51/3007295/pssi-diminta-jaga-blue-print-sepakbola-indonesia-demi-timnas-indonesia-yang-lebih-baik-9Rsewhq2Nr.jpg</image><title>Mantan penggawa Timnas Indonesia, Budi Sudarsono (Foto: PSSI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Cetak biru alias blue print sepakbola Indonesia yang telah dimiliki dan dirancang oleh PSSI harus dijaga demi  Timnas Indonesia yang lebih baik di masa depan. Pendapat itu disampaikan langsung oleh salah satu legenda sepakbola Tanah Air, Budi Sudarsono.
Kesuksesan Timnas Indonesia U-23 merebut peringkat keempat Piala Asia U-23 2024 menjadi kado indah untuk PSSI yang baru saja merayakan ulang tahun ke-94 pada 19 April lalu. Meski akhirnya belum beruntung untuk lolos ke Olimpiade, sepakbola Indonesia jelas mengalami kemajuan.

Lebih lanjut, menurut Budi kompetisi masih harus terus diperbaiki. Dia cukup menyoroti betapa sulitnya mencari penyerang lokal yang berkualitas.
&quot;Dalam tiga sampai empat tahun ke belakang, ini harus ada introspeksi, apa kesalahannya, karena ini imbasnya ke timnas,&quot; terang Budi.

BACA JUGA:
Exco PSSI Jawab Kapan Shin Tae-yong Tanda Tangan Kontrak Baru

&quot;Misal saya lihat di EPA, minimal usia dini kan 30 laga per tahun, terus itu ideal apa engga? Makanya kita harus setiap tahun harus berbenah, walaupun sudah bagus, tetap harus berbenah,&quot; tambahnya.
Eks penyerang Persik Kediri itu memilih Jepang untuk dicontoh. Menurutnya, negara berjuluk Negeri Sakura itu memiliki blueprint sepak bola yang dieksekusi bertahun-tahun dan memetik buahnya saat ini.&quot;Padahal Jepang dulu belajar sama Indonesia kan. Mereka belajar sama kita, ya itu tadi, planning mereka rapi, setiap tahun tidak berubah, ada blue print yang dijaga,&quot; ucap pria berusia 44 tahun itu.

BACA JUGA:
Tidak Pilih SUGBK untuk Piala AFF U-16 dan U-19, PSSI Buka Suara

&quot;Ya itulah namanya usaha tidak mengkhianati hasil, usaha terus, tidak cuma ngomong banyak, mereka ada praktiknya. Kami juga sebagai mantan pemain ingin lihat Timnas tahu-tahu masuk Piala Dunia. Jadi itu keinginan kita dan doa kita supaya Timnas itu lebih bagus lagi,&quot; tukas Budi Sudarsono.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Cetak biru alias blue print sepakbola Indonesia yang telah dimiliki dan dirancang oleh PSSI harus dijaga demi  Timnas Indonesia yang lebih baik di masa depan. Pendapat itu disampaikan langsung oleh salah satu legenda sepakbola Tanah Air, Budi Sudarsono.
Kesuksesan Timnas Indonesia U-23 merebut peringkat keempat Piala Asia U-23 2024 menjadi kado indah untuk PSSI yang baru saja merayakan ulang tahun ke-94 pada 19 April lalu. Meski akhirnya belum beruntung untuk lolos ke Olimpiade, sepakbola Indonesia jelas mengalami kemajuan.

Lebih lanjut, menurut Budi kompetisi masih harus terus diperbaiki. Dia cukup menyoroti betapa sulitnya mencari penyerang lokal yang berkualitas.
&quot;Dalam tiga sampai empat tahun ke belakang, ini harus ada introspeksi, apa kesalahannya, karena ini imbasnya ke timnas,&quot; terang Budi.

BACA JUGA:
Exco PSSI Jawab Kapan Shin Tae-yong Tanda Tangan Kontrak Baru

&quot;Misal saya lihat di EPA, minimal usia dini kan 30 laga per tahun, terus itu ideal apa engga? Makanya kita harus setiap tahun harus berbenah, walaupun sudah bagus, tetap harus berbenah,&quot; tambahnya.
Eks penyerang Persik Kediri itu memilih Jepang untuk dicontoh. Menurutnya, negara berjuluk Negeri Sakura itu memiliki blueprint sepak bola yang dieksekusi bertahun-tahun dan memetik buahnya saat ini.&quot;Padahal Jepang dulu belajar sama Indonesia kan. Mereka belajar sama kita, ya itu tadi, planning mereka rapi, setiap tahun tidak berubah, ada blue print yang dijaga,&quot; ucap pria berusia 44 tahun itu.

BACA JUGA:
Tidak Pilih SUGBK untuk Piala AFF U-16 dan U-19, PSSI Buka Suara

&quot;Ya itulah namanya usaha tidak mengkhianati hasil, usaha terus, tidak cuma ngomong banyak, mereka ada praktiknya. Kami juga sebagai mantan pemain ingin lihat Timnas tahu-tahu masuk Piala Dunia. Jadi itu keinginan kita dan doa kita supaya Timnas itu lebih bagus lagi,&quot; tukas Budi Sudarsono.</content:encoded></item></channel></rss>
