<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Shin Tae-yong Salahkan Wasit atas Kekalahan Timnas Indonesia U-23 dari Guinea U-23 di Playoff Olimpiade Paris 2024</title><description>Timnas Indonesia U-23 gagal lolos ke Olimpiade Paris 2024</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/11/51/3007045/shin-tae-yong-salahkan-wasit-atas-kekalahan-timnas-indonesia-u-23-dari-guinea-u-23-di-playoff-olimpiade-paris-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/05/11/51/3007045/shin-tae-yong-salahkan-wasit-atas-kekalahan-timnas-indonesia-u-23-dari-guinea-u-23-di-playoff-olimpiade-paris-2024"/><item><title>Shin Tae-yong Salahkan Wasit atas Kekalahan Timnas Indonesia U-23 dari Guinea U-23 di Playoff Olimpiade Paris 2024</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/11/51/3007045/shin-tae-yong-salahkan-wasit-atas-kekalahan-timnas-indonesia-u-23-dari-guinea-u-23-di-playoff-olimpiade-paris-2024</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/05/11/51/3007045/shin-tae-yong-salahkan-wasit-atas-kekalahan-timnas-indonesia-u-23-dari-guinea-u-23-di-playoff-olimpiade-paris-2024</guid><pubDate>Sabtu 11 Mei 2024 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Andhika Khoirul Huda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/11/51/3007045/shin-tae-yong-salahkan-wasit-atas-kekalahan-timnas-indonesia-u-23-dari-guinea-u-23-di-playoff-olimpiade-paris-2024-Av5LXsUkfp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong saat tiba di Indonesia. (Foto: Andhika Khoirul Huda/MNC Portal Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/11/51/3007045/shin-tae-yong-salahkan-wasit-atas-kekalahan-timnas-indonesia-u-23-dari-guinea-u-23-di-playoff-olimpiade-paris-2024-Av5LXsUkfp.jpg</image><title>Shin Tae-yong saat tiba di Indonesia. (Foto: Andhika Khoirul Huda/MNC Portal Indonesia)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, salahkan wasit atas kekalahan Timnas Indonesia U-23 dari Timnas Guinea U-23 di playoff Olimpiade Paris 2024. Meski begitu, dia mengapreasiasi kerja keras yang ditunjukkan Timnas Indonesia U-23.
Ya, Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan 0-1 dari Guinea U-23 dalam babak playoff Olimpiade Paris 2024. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stade Pierre Pibarot, Paris, Prancis, tengah pekan lalu, gol penalti dari Ilaix Moriba pada menit 28 menjadi pembeda.

Kekalahan itu pun membuat Skuad Garuda Muda gagal mengamankan tiket terakhir ke Olimpiade Paris 2024. Sebelumnya, mereka telah melewatkan dua kesempatan untuk tampil di pesta olahraga terakbar di dunia itu ketika kalah di semifinal dan perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024.
Kendati demikian, Shin Tae-yong mengapresiasi perjuangan maksimal yang telah ditunjukkan oleh Marselino Ferdinan dan kolega saat melawan Guinea U-23. Hanya saja menurutnya, hasil negatif itu didapat akibat keputusan-keputusan kurang adil yang dibuat oleh wasit.

BACA JUGA:
Pulang ke Tanah Air, Ernando Ari Petik Banyak Pelajaran dari Bela Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024 dan Playoff Olimpiade Paris 


&amp;ldquo;Untuk pertandingan terakhir memang benar-benar pemain bekerja keras sangat kerja maksimal, tapi dengan adanya keputusan yang tidak adil dari wasit itu saya tidak bisa menerimanya,&amp;rdquo; kata Shin Tae-yong kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia, saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (11/5/2024).
&amp;ldquo;Beberapa kali saya memutar video pertandingan, tapi tetap juga ada kesalahan dari wasit itu yang sangat disayangkan. Apa yang saya rasakan ini pasti juga sama dengan fans sepakbola Indonesia,&amp;rdquo; tambahnya.Ya, beberapa keputusan kontroversial dibuat oleh wasit yang memimpin laga Timnas Indonesia U-23 versus Guinea U-23, yakni Francois Letxier. Pertama, wasit asal Prancis itu memberikan penalti yang berujung gol tunggal lawan setelah Witan Sulaeman melanggar salah satu pemain tim lawan.
Padahal, dari tayangan ulang terlihat bahwa tidak ada kontak yang terjadi di antara mereka. Bahkan, jika melanggar sekalipun, kejadian itu terjadi di luar kotak penalti.

Kontroversi lainnya terjadi di babak kedua ketika Alfeandra Dewangga melakukan tekel kepada pemain lawan. Wasit kembali menunjuk titik putih, padahal bek PSIS Semarang itu jelas-jelas mendapatkan bola lebih dulu.

BACA JUGA:
Tiba di Indonesia, Witan Sulaeman Ungkap Kondisi Terbarunya Usai Alami Benturan Keras dengan Pemain Guinea U-23


Shin Tae-yong pun sampai melakukan protes keras atas kinerja wasit yang kurang memuaskan. Pelatih asal Korea Selatan itu pun akhirnya diganjar kartu kuning secara beruntun oleh wasit dalam kurun waktu berdekatan sehingga kartu merah didapatnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, salahkan wasit atas kekalahan Timnas Indonesia U-23 dari Timnas Guinea U-23 di playoff Olimpiade Paris 2024. Meski begitu, dia mengapreasiasi kerja keras yang ditunjukkan Timnas Indonesia U-23.
Ya, Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan 0-1 dari Guinea U-23 dalam babak playoff Olimpiade Paris 2024. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stade Pierre Pibarot, Paris, Prancis, tengah pekan lalu, gol penalti dari Ilaix Moriba pada menit 28 menjadi pembeda.

Kekalahan itu pun membuat Skuad Garuda Muda gagal mengamankan tiket terakhir ke Olimpiade Paris 2024. Sebelumnya, mereka telah melewatkan dua kesempatan untuk tampil di pesta olahraga terakbar di dunia itu ketika kalah di semifinal dan perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024.
Kendati demikian, Shin Tae-yong mengapresiasi perjuangan maksimal yang telah ditunjukkan oleh Marselino Ferdinan dan kolega saat melawan Guinea U-23. Hanya saja menurutnya, hasil negatif itu didapat akibat keputusan-keputusan kurang adil yang dibuat oleh wasit.

BACA JUGA:
Pulang ke Tanah Air, Ernando Ari Petik Banyak Pelajaran dari Bela Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024 dan Playoff Olimpiade Paris 


&amp;ldquo;Untuk pertandingan terakhir memang benar-benar pemain bekerja keras sangat kerja maksimal, tapi dengan adanya keputusan yang tidak adil dari wasit itu saya tidak bisa menerimanya,&amp;rdquo; kata Shin Tae-yong kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia, saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (11/5/2024).
&amp;ldquo;Beberapa kali saya memutar video pertandingan, tapi tetap juga ada kesalahan dari wasit itu yang sangat disayangkan. Apa yang saya rasakan ini pasti juga sama dengan fans sepakbola Indonesia,&amp;rdquo; tambahnya.Ya, beberapa keputusan kontroversial dibuat oleh wasit yang memimpin laga Timnas Indonesia U-23 versus Guinea U-23, yakni Francois Letxier. Pertama, wasit asal Prancis itu memberikan penalti yang berujung gol tunggal lawan setelah Witan Sulaeman melanggar salah satu pemain tim lawan.
Padahal, dari tayangan ulang terlihat bahwa tidak ada kontak yang terjadi di antara mereka. Bahkan, jika melanggar sekalipun, kejadian itu terjadi di luar kotak penalti.

Kontroversi lainnya terjadi di babak kedua ketika Alfeandra Dewangga melakukan tekel kepada pemain lawan. Wasit kembali menunjuk titik putih, padahal bek PSIS Semarang itu jelas-jelas mendapatkan bola lebih dulu.

BACA JUGA:
Tiba di Indonesia, Witan Sulaeman Ungkap Kondisi Terbarunya Usai Alami Benturan Keras dengan Pemain Guinea U-23


Shin Tae-yong pun sampai melakukan protes keras atas kinerja wasit yang kurang memuaskan. Pelatih asal Korea Selatan itu pun akhirnya diganjar kartu kuning secara beruntun oleh wasit dalam kurun waktu berdekatan sehingga kartu merah didapatnya.</content:encoded></item></channel></rss>
