<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiba di Indonesia, Witan Sulaeman Ungkap Kondisi Terbarunya Usai Alami Benturan Keras dengan Pemain Guinea U-23</title><description>Witan Sulaeman Alami Benturan Keras di laga Timnas Indonesia U-23 vs Guinea U-23 hingga Main dengan Kepala Diperban</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/11/51/3007013/tiba-di-indonesia-witan-sulaeman-ungkap-kondisi-terbarunya-usai-alami-benturan-keras-dengan-pemain-guinea-u-23</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/05/11/51/3007013/tiba-di-indonesia-witan-sulaeman-ungkap-kondisi-terbarunya-usai-alami-benturan-keras-dengan-pemain-guinea-u-23"/><item><title>Tiba di Indonesia, Witan Sulaeman Ungkap Kondisi Terbarunya Usai Alami Benturan Keras dengan Pemain Guinea U-23</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/11/51/3007013/tiba-di-indonesia-witan-sulaeman-ungkap-kondisi-terbarunya-usai-alami-benturan-keras-dengan-pemain-guinea-u-23</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/05/11/51/3007013/tiba-di-indonesia-witan-sulaeman-ungkap-kondisi-terbarunya-usai-alami-benturan-keras-dengan-pemain-guinea-u-23</guid><pubDate>Sabtu 11 Mei 2024 08:14 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/11/51/3007013/tiba-di-indonesia-witan-sulaeman-ungkap-kondisi-terbarunya-usai-alami-benturan-keras-dengan-pemain-guinea-u-23-dpR01o3GsZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Witan Sulaeman kala tiba di Tanah Air usai membela Timnas Indonesia U-23. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/11/51/3007013/tiba-di-indonesia-witan-sulaeman-ungkap-kondisi-terbarunya-usai-alami-benturan-keras-dengan-pemain-guinea-u-23-dpR01o3GsZ.jpg</image><title>Witan Sulaeman kala tiba di Tanah Air usai membela Timnas Indonesia U-23. (Foto: PSSI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemain Timnas Indonesia U-23, Witan Sulaeman, ungkap kondisi terbarunya usai alami benturan keras dengan pemain Timnas Guinea U-23 setibanya di Tanah Air. Dia diketahui sampai harus beberapa jahitan di kepala usai berlaga di babak playoff Olimpiade Paris 2024 itu.
&quot;Ya, kemarin setelah pertandingan langsung dijahit lima jahitan masih belum kering kata dokternya tunggu empat hari,&quot; ujar Witan setibanya di Tanah Air bersama skuad Timnas Indonesia U-23.

Diberitakan sebelumnya, kapten Timnas Indonesia U-23, Witan Sulaeman, harus menahan rasa sakit saat melawan Timnas Guinea U-23 di babak playoff Olimpiade Paris 2024. Witan sampai harus mendapat 5 jahitan selepas pertandingan itu, buntut berbenturan dengan Camara Issiaga.
Di laga itu, Timnas Indonesia U-23 sendiri menelan kekalahan tipis 0-1 dari Guinea U-23 di Stade Pierre Pibarot, Clairefontaine, Prancis, Kamis 9 Mei 2024 malam WIB. Adapun satu gol yang bersarang ke gawang Ernando Ari dicetak lewat Ilaix Moriba melalui titik putih di menit ke-29.

BACA JUGA:
Breaking News: Timnas Indonesia U-23 Tiba di Tanah Air, Dapat Sambutan Meriah!


Kejadian tidak menyenangkan harus dialami Witan pada menit ke-19. Dia harus tersungkur cukup lama setelah kepalanya berbenturan keras dengan Issiaga. Pemain Persija Jakarta itu harus mendapat perawatan cukup lama sampai kepalanya dibalut dengan perban.Ternyata, cedera yang didapat Witan cukup parah. Tapi, dia bermain spartan hingga akhir pertandingan dengan balutan perban di kepalanya. Walaupun memang, dia melakukan pelanggaran sehingga membuat Guinea U-23 mendapat hadiah penalti.
Terlepas dari hal itu, kekalahan dari Guinea U-23 membuat Timnas Indonesia U-23 gagal mendapat tiket terakhir ke Olimpiade Paris 2024. Walau kalah, perjuangan Witan dan para pemain lain Timnas Indonesia U-23 sangat layak diberikan apresiasi setinggi langit.

Pencapaian tim besutan Shin Tae-yong ini sudah sangat jauh melampaui target. Target yang diberikan sebelumnya hanyalah menembus babak perempatfinal Piala Asia U-23 2024.

BACA JUGA:
Bentuk Apresiasi, Shin Tae-yong dan Para Pemain Timnas Indonesia U-23 Dikalungi Bunga Setibanya di Jakarta


Kini, usai berjuang di Piala Asia U-23 2024 dan playoff Olimpiade Paris 2024, Timnas Indonesia U-23 pun sudah tiba di Tanah Air. Shin Tae-yong dan para pemain Timnas Indonesia U-23 mendapat sambutan meriah setibanya di Bandara Soekarno Hatta.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemain Timnas Indonesia U-23, Witan Sulaeman, ungkap kondisi terbarunya usai alami benturan keras dengan pemain Timnas Guinea U-23 setibanya di Tanah Air. Dia diketahui sampai harus beberapa jahitan di kepala usai berlaga di babak playoff Olimpiade Paris 2024 itu.
&quot;Ya, kemarin setelah pertandingan langsung dijahit lima jahitan masih belum kering kata dokternya tunggu empat hari,&quot; ujar Witan setibanya di Tanah Air bersama skuad Timnas Indonesia U-23.

Diberitakan sebelumnya, kapten Timnas Indonesia U-23, Witan Sulaeman, harus menahan rasa sakit saat melawan Timnas Guinea U-23 di babak playoff Olimpiade Paris 2024. Witan sampai harus mendapat 5 jahitan selepas pertandingan itu, buntut berbenturan dengan Camara Issiaga.
Di laga itu, Timnas Indonesia U-23 sendiri menelan kekalahan tipis 0-1 dari Guinea U-23 di Stade Pierre Pibarot, Clairefontaine, Prancis, Kamis 9 Mei 2024 malam WIB. Adapun satu gol yang bersarang ke gawang Ernando Ari dicetak lewat Ilaix Moriba melalui titik putih di menit ke-29.

BACA JUGA:
Breaking News: Timnas Indonesia U-23 Tiba di Tanah Air, Dapat Sambutan Meriah!


Kejadian tidak menyenangkan harus dialami Witan pada menit ke-19. Dia harus tersungkur cukup lama setelah kepalanya berbenturan keras dengan Issiaga. Pemain Persija Jakarta itu harus mendapat perawatan cukup lama sampai kepalanya dibalut dengan perban.Ternyata, cedera yang didapat Witan cukup parah. Tapi, dia bermain spartan hingga akhir pertandingan dengan balutan perban di kepalanya. Walaupun memang, dia melakukan pelanggaran sehingga membuat Guinea U-23 mendapat hadiah penalti.
Terlepas dari hal itu, kekalahan dari Guinea U-23 membuat Timnas Indonesia U-23 gagal mendapat tiket terakhir ke Olimpiade Paris 2024. Walau kalah, perjuangan Witan dan para pemain lain Timnas Indonesia U-23 sangat layak diberikan apresiasi setinggi langit.

Pencapaian tim besutan Shin Tae-yong ini sudah sangat jauh melampaui target. Target yang diberikan sebelumnya hanyalah menembus babak perempatfinal Piala Asia U-23 2024.

BACA JUGA:
Bentuk Apresiasi, Shin Tae-yong dan Para Pemain Timnas Indonesia U-23 Dikalungi Bunga Setibanya di Jakarta


Kini, usai berjuang di Piala Asia U-23 2024 dan playoff Olimpiade Paris 2024, Timnas Indonesia U-23 pun sudah tiba di Tanah Air. Shin Tae-yong dan para pemain Timnas Indonesia U-23 mendapat sambutan meriah setibanya di Bandara Soekarno Hatta.</content:encoded></item></channel></rss>
