<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media Guinea Geram Netizen Indonesia Lakukan Aksi Rasis di Medsos PSSI-nya Guinea: Mereka Menyampaikan Pesan Rasis!</title><description>Media Guinea, @Joueurs_GN, kesal bukan maen melihat aksis rasis yang ditunjukkan netizen Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/10/51/3006732/media-guinea-geram-netizen-indonesia-lakukan-aksi-rasis-di-medsos-pssi-nya-guinea-mereka-menyampaikan-pesan-rasis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/05/10/51/3006732/media-guinea-geram-netizen-indonesia-lakukan-aksi-rasis-di-medsos-pssi-nya-guinea-mereka-menyampaikan-pesan-rasis"/><item><title>Media Guinea Geram Netizen Indonesia Lakukan Aksi Rasis di Medsos PSSI-nya Guinea: Mereka Menyampaikan Pesan Rasis!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/10/51/3006732/media-guinea-geram-netizen-indonesia-lakukan-aksi-rasis-di-medsos-pssi-nya-guinea-mereka-menyampaikan-pesan-rasis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/05/10/51/3006732/media-guinea-geram-netizen-indonesia-lakukan-aksi-rasis-di-medsos-pssi-nya-guinea-mereka-menyampaikan-pesan-rasis</guid><pubDate>Jum'at 10 Mei 2024 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/10/51/3006732/media-guinea-geram-netizen-indonesia-lakukan-aksi-rasis-di-medsos-pssi-nya-guinea-mereka-menyampaikan-pesan-rasis-7yc0R91T2v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media Guinea heram Timnas Guinea U-23 kena rasis oknum netizen Indonesia. (Foto: X/feguifootofficiel)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/10/51/3006732/media-guinea-geram-netizen-indonesia-lakukan-aksi-rasis-di-medsos-pssi-nya-guinea-mereka-menyampaikan-pesan-rasis-7yc0R91T2v.jpg</image><title>Media Guinea heram Timnas Guinea U-23 kena rasis oknum netizen Indonesia. (Foto: X/feguifootofficiel)</title></images><description>MEDIA Guinea yang konsisten membahas perkembangan dari Timnas Guinea U-23 maupun senior, @Joueurs_GN, geram melihat aksi rasis yang dilancarkan oknum netizen Indonesia. Akun @Joueurs_GN mengatakan, rasis di sepakbola tak boleh terjadi lagi.
Semalam, Timnas Indonesia U-23 dan Guinea U-23 bersua di babak playoff Olimpiade Paris 2024 yang dilangsungkan di Clairefontaine, Prancis. Setelah melalui 90 menit pertandingan, Guinea U-23 menang 1-0 atas Timnas Indonesia U-23.

(Momen Ilaix Moriba bobol gawang Timnas Indonesia U-23)
Gol tunggal Guinea U-23 dicetak Ilaix Moriba via eksekusi penalti di menit 29. Penalti yang didapat Guinea U-23 ini pun mengundang kontroversi.
Sebab, pelanggaran yang dibuat Witan Sulaeman kepada salah satu pemain Timnas Guinea U-23 terjadi di luar kotak penalti. Namun, wasit Francois Letexier justru memberikan hadiah penalti kepada Guinea U-23, yang ironisnya memastikan wakil Afrika itu lolos ke Olimpiade Paris 2024.

BACA JUGA:
Penyebab Timnas Indonesia U-23 Gagal Masuk Pot 1 Drawing Piala Asia U-23 2026 meski Finis Keempat di Piala Asia U-23 2024

Di saat bersamaan, para pemain Guinea U-23 juga lebih sering terjatuh saat berduel dengan pemain Timnas Indonesia U-23. Kondisi itu membuat oknum pencinta sepakbola Indonesia di media sosial menyerang akun media sosial Federasi Sepakbola Guinea, yakni @feguitfootofficiel.Kalimat tidak elok dilontarkan sejumlah oknum netizen Indonesia pada akun di atas. Mulai dari kata-kata kotor hingga menyamakan Guinea dengan salah satu hewan.

(Media Guinea kecam aksi rasis yang dilakukan netizen Indonesia)
&amp;ldquo;Apa pun yang Anda (oknum netizen Indonesia) lakukan, kami berada di Oimpiade. Bukan komentar rasis yang akan membawa Anda ke Olimpiade,&amp;rdquo; tulis @Joueurs_GN.
&amp;ldquo;Sejak pertandingan berakhir, masyarakat Indonesia datang ke postingan kami dengan pesan rasis. Sekali lagi, hal seperti ini tak boleh dibiarkan,&amp;rdquo; lanjut @Joueurs_GN.

BACA JUGA:
10 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Masih Bisa Main di Piala Asia U-23 2026, Nomor 1 Justin Hubner!

Penting bagi netizen Indonesia untuk lebih bijak saat melepaskan ketikan di media sosial. Jangan sampai Indonesia dicap sebagai negara rasis karena kelakukan segelintir orang saja.</description><content:encoded>MEDIA Guinea yang konsisten membahas perkembangan dari Timnas Guinea U-23 maupun senior, @Joueurs_GN, geram melihat aksi rasis yang dilancarkan oknum netizen Indonesia. Akun @Joueurs_GN mengatakan, rasis di sepakbola tak boleh terjadi lagi.
Semalam, Timnas Indonesia U-23 dan Guinea U-23 bersua di babak playoff Olimpiade Paris 2024 yang dilangsungkan di Clairefontaine, Prancis. Setelah melalui 90 menit pertandingan, Guinea U-23 menang 1-0 atas Timnas Indonesia U-23.

(Momen Ilaix Moriba bobol gawang Timnas Indonesia U-23)
Gol tunggal Guinea U-23 dicetak Ilaix Moriba via eksekusi penalti di menit 29. Penalti yang didapat Guinea U-23 ini pun mengundang kontroversi.
Sebab, pelanggaran yang dibuat Witan Sulaeman kepada salah satu pemain Timnas Guinea U-23 terjadi di luar kotak penalti. Namun, wasit Francois Letexier justru memberikan hadiah penalti kepada Guinea U-23, yang ironisnya memastikan wakil Afrika itu lolos ke Olimpiade Paris 2024.

BACA JUGA:
Penyebab Timnas Indonesia U-23 Gagal Masuk Pot 1 Drawing Piala Asia U-23 2026 meski Finis Keempat di Piala Asia U-23 2024

Di saat bersamaan, para pemain Guinea U-23 juga lebih sering terjatuh saat berduel dengan pemain Timnas Indonesia U-23. Kondisi itu membuat oknum pencinta sepakbola Indonesia di media sosial menyerang akun media sosial Federasi Sepakbola Guinea, yakni @feguitfootofficiel.Kalimat tidak elok dilontarkan sejumlah oknum netizen Indonesia pada akun di atas. Mulai dari kata-kata kotor hingga menyamakan Guinea dengan salah satu hewan.

(Media Guinea kecam aksi rasis yang dilakukan netizen Indonesia)
&amp;ldquo;Apa pun yang Anda (oknum netizen Indonesia) lakukan, kami berada di Oimpiade. Bukan komentar rasis yang akan membawa Anda ke Olimpiade,&amp;rdquo; tulis @Joueurs_GN.
&amp;ldquo;Sejak pertandingan berakhir, masyarakat Indonesia datang ke postingan kami dengan pesan rasis. Sekali lagi, hal seperti ini tak boleh dibiarkan,&amp;rdquo; lanjut @Joueurs_GN.

BACA JUGA:
10 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Masih Bisa Main di Piala Asia U-23 2026, Nomor 1 Justin Hubner!

Penting bagi netizen Indonesia untuk lebih bijak saat melepaskan ketikan di media sosial. Jangan sampai Indonesia dicap sebagai negara rasis karena kelakukan segelintir orang saja.</content:encoded></item></channel></rss>
