<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantan Pelatih Arsenal Nilai Gol Timnas Indonesia U-23 ke Gawang Timnas Uzbekistan U-23 Seharusnya Disahkan!</title><description>Jika gol Timnas Indonesia U-23 disahkan, skuad Garuda Muda berpeluang menang atas Uzbekistan U-23 di semifinal Piala Asia U-23 2024.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/01/51/3002906/mantan-pelatih-arsenal-nilai-gol-timnas-indonesia-u-23-ke-gawang-timnas-uzbekistan-u-23-seharusnya-disahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/05/01/51/3002906/mantan-pelatih-arsenal-nilai-gol-timnas-indonesia-u-23-ke-gawang-timnas-uzbekistan-u-23-seharusnya-disahkan"/><item><title>Mantan Pelatih Arsenal Nilai Gol Timnas Indonesia U-23 ke Gawang Timnas Uzbekistan U-23 Seharusnya Disahkan!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/05/01/51/3002906/mantan-pelatih-arsenal-nilai-gol-timnas-indonesia-u-23-ke-gawang-timnas-uzbekistan-u-23-seharusnya-disahkan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/05/01/51/3002906/mantan-pelatih-arsenal-nilai-gol-timnas-indonesia-u-23-ke-gawang-timnas-uzbekistan-u-23-seharusnya-disahkan</guid><pubDate>Rabu 01 Mei 2024 08:42 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/01/51/3002906/mantan-pelatih-arsenal-nilai-gol-timnas-indonesia-u-23-ke-gawang-timnas-uzbekistan-u-23-seharusnya-disahkan-GkomaVCOoz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ramadhan Sananta takkan terjebak offside jika aturan Arsene Wenger segera disetujui IFAB dan FIFA. (Foto: X?@FaktaSepakbola)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/01/51/3002906/mantan-pelatih-arsenal-nilai-gol-timnas-indonesia-u-23-ke-gawang-timnas-uzbekistan-u-23-seharusnya-disahkan-GkomaVCOoz.jpg</image><title>Ramadhan Sananta takkan terjebak offside jika aturan Arsene Wenger segera disetujui IFAB dan FIFA. (Foto: X?@FaktaSepakbola)</title></images><description>MANTAN pelatih Arsenal, Arsene Wenger, pernah mengusulkan perubahan aturan offside. Jika perubahan aturan offside ini disahkan, seharusnya gol yang dibuat pemain Timnas Indonesia U-23 Muhammad Ferarri ke gawang Timnas Uzbekistan U-23 di semifinal Piala Asia U-23 2024 seharusnya sah 100 persen.
Sekadar diketahui, Timnas Indonesia U-23 tumbang 0-2 dari Uzbekistan U-23 di semifinal Piala Asia U-23 2024. Namun, sebelum dibobol pemain Uzbekistan U-23 di menit 68, skuad Garuda Muda -julukan Timnas Indonesia U-23- sebenarnya unggul lebih dulu lewat sepakan Muhammad Ferarri di menit 61.

(Momen Ramadhan Sananta dinilai offside sebelum Muhammad Ferarri mencetak gol. (Foto: X/@FaktaSepakbola)
Namun, gol Timnas Indonesia U-23 dianulir wasit yang memimpin pertandingan, Shen Yinhao. Setelah Melihat Video Assistant Referee (VAR), Shen Yinhao Melihat kaki Ramadhan Sananta berada di depan pemain paling terakhir Uzbekistan U-23 (di luar kiper), sebelum Muhammad Ferarri mencetak gol.
Berdasarkan aturan Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) saat ini, seorang pesepakbola dinyatakan offside jika berada lebih dekat ke gawang ketimbang pemain terakhir lawan.

BACA JUGA:
Ali Jasim, Winger Andalan Timnas Irak U-23 yang Siap Acak-Acak Sisi Kanan Pertahanan Timnas Indonesia U-23 di Perebutan Tiket Olimpiade Paris 2024

Aturan offside di atas dikritisi Arsene Wenger. Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Pengembangan Global FIFA, mengajukan proposal perubahan soal aturan offside. Dalam proposal itu tertulis, seorang pemain dinyatakan offside jika seluruh tubuhnya berada di depan pemain lawan.Jika masih ada bagian tubuh pemain yang beriringan dengan pemain lawan, itu tidak disebut offside. Andai &amp;ldquo;Wenger Law&amp;rdquo; ini diterapkan, drama offside takkan pernah terjadi lagi.

(Aturan offside dan onside yang direkomendasikan Arsene Wenger)
Wenger Law ini sejatinya sudah diujicoba di Belanda dan Italia pada akhir tahun lalu. Namun, hingga kini belum ada keputusan Resmi dari FIFA apakah aturan ini bakal diterima atau tidak.
Terlepas dari itu, Timnas Indonesia U-23 masih akan melanjutkan perjuangan mereka di Piala Asia U-23 2024. Sesuai Jadwal, Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Timnas Irak U-23 di perebutan posisi tiga Piala Asia U-23 2024 pada Kamis, 2 Mei 2024 pukul 22.30 WIB.

BACA JUGA:
Hasil Drawing Sepakbola Putra Olimpiade Paris 2024: Menanti Lawan Timnas Indonesia U-23 jika Lolos!

Jika menang, Timnas Indonesia U-23 dipastikan lolos ke Olimpiade Paris 2024. Sementara jika kalah, Timnas Indonesia U-23 akan Tampil di babak playoff kontra wakil Afrika, Timnas Guinea U-23, pada Kamis 9 Mei 2024.</description><content:encoded>MANTAN pelatih Arsenal, Arsene Wenger, pernah mengusulkan perubahan aturan offside. Jika perubahan aturan offside ini disahkan, seharusnya gol yang dibuat pemain Timnas Indonesia U-23 Muhammad Ferarri ke gawang Timnas Uzbekistan U-23 di semifinal Piala Asia U-23 2024 seharusnya sah 100 persen.
Sekadar diketahui, Timnas Indonesia U-23 tumbang 0-2 dari Uzbekistan U-23 di semifinal Piala Asia U-23 2024. Namun, sebelum dibobol pemain Uzbekistan U-23 di menit 68, skuad Garuda Muda -julukan Timnas Indonesia U-23- sebenarnya unggul lebih dulu lewat sepakan Muhammad Ferarri di menit 61.

(Momen Ramadhan Sananta dinilai offside sebelum Muhammad Ferarri mencetak gol. (Foto: X/@FaktaSepakbola)
Namun, gol Timnas Indonesia U-23 dianulir wasit yang memimpin pertandingan, Shen Yinhao. Setelah Melihat Video Assistant Referee (VAR), Shen Yinhao Melihat kaki Ramadhan Sananta berada di depan pemain paling terakhir Uzbekistan U-23 (di luar kiper), sebelum Muhammad Ferarri mencetak gol.
Berdasarkan aturan Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) saat ini, seorang pesepakbola dinyatakan offside jika berada lebih dekat ke gawang ketimbang pemain terakhir lawan.

BACA JUGA:
Ali Jasim, Winger Andalan Timnas Irak U-23 yang Siap Acak-Acak Sisi Kanan Pertahanan Timnas Indonesia U-23 di Perebutan Tiket Olimpiade Paris 2024

Aturan offside di atas dikritisi Arsene Wenger. Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Pengembangan Global FIFA, mengajukan proposal perubahan soal aturan offside. Dalam proposal itu tertulis, seorang pemain dinyatakan offside jika seluruh tubuhnya berada di depan pemain lawan.Jika masih ada bagian tubuh pemain yang beriringan dengan pemain lawan, itu tidak disebut offside. Andai &amp;ldquo;Wenger Law&amp;rdquo; ini diterapkan, drama offside takkan pernah terjadi lagi.

(Aturan offside dan onside yang direkomendasikan Arsene Wenger)
Wenger Law ini sejatinya sudah diujicoba di Belanda dan Italia pada akhir tahun lalu. Namun, hingga kini belum ada keputusan Resmi dari FIFA apakah aturan ini bakal diterima atau tidak.
Terlepas dari itu, Timnas Indonesia U-23 masih akan melanjutkan perjuangan mereka di Piala Asia U-23 2024. Sesuai Jadwal, Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Timnas Irak U-23 di perebutan posisi tiga Piala Asia U-23 2024 pada Kamis, 2 Mei 2024 pukul 22.30 WIB.

BACA JUGA:
Hasil Drawing Sepakbola Putra Olimpiade Paris 2024: Menanti Lawan Timnas Indonesia U-23 jika Lolos!

Jika menang, Timnas Indonesia U-23 dipastikan lolos ke Olimpiade Paris 2024. Sementara jika kalah, Timnas Indonesia U-23 akan Tampil di babak playoff kontra wakil Afrika, Timnas Guinea U-23, pada Kamis 9 Mei 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
