<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Keputusan Wasit Shaun Evans yang Untungkan Timnas Indonesia U-23 saat Kalahkan Korsel U-23, Nomor 1 Paling Dramatis!</title><description>Berikut 5 keputusan wasit Shaun Evans yang untungkan Timnas Indonesia U-23 saat mengalahkan Timnas Korsel U-23.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/04/26/51/3000798/5-keputusan-wasit-shaun-evans-yang-untungkan-timnas-indonesia-u-23-saat-kalahkan-korsel-u-23-nomor-1-paling-dramatis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/04/26/51/3000798/5-keputusan-wasit-shaun-evans-yang-untungkan-timnas-indonesia-u-23-saat-kalahkan-korsel-u-23-nomor-1-paling-dramatis"/><item><title>5 Keputusan Wasit Shaun Evans yang Untungkan Timnas Indonesia U-23 saat Kalahkan Korsel U-23, Nomor 1 Paling Dramatis!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/04/26/51/3000798/5-keputusan-wasit-shaun-evans-yang-untungkan-timnas-indonesia-u-23-saat-kalahkan-korsel-u-23-nomor-1-paling-dramatis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/04/26/51/3000798/5-keputusan-wasit-shaun-evans-yang-untungkan-timnas-indonesia-u-23-saat-kalahkan-korsel-u-23-nomor-1-paling-dramatis</guid><pubDate>Jum'at 26 April 2024 04:56 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/26/51/3000798/5-keputusan-wasit-shaun-evans-yang-untungkan-timnas-indonesia-u-23-saat-kalahkan-korsel-u-23-nomor-1-paling-dramatis-0armtI7zwq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Berikut 5 keputusan wasit Shaun Evans yang untungkan Timnas Indonesia U-23 saat kalahkan Korsel U-23. (Foto: Instagram/@footballaus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/26/51/3000798/5-keputusan-wasit-shaun-evans-yang-untungkan-timnas-indonesia-u-23-saat-kalahkan-korsel-u-23-nomor-1-paling-dramatis-0armtI7zwq.jpg</image><title>Berikut 5 keputusan wasit Shaun Evans yang untungkan Timnas Indonesia U-23 saat kalahkan Korsel U-23. (Foto: Instagram/@footballaus)</title></images><description>SEBANYAK 5 keputusan wasit Shaun Evans yang menguntungkan Timnas Indonesia U-23 saat mengalahkan Timnas Korea Selatan (Korsel) U-23 di Perempatfinal Piala Asia U-23 2024 akan diulas Okezone. Lewat laga dramatis di Stadion Abdulla bin Khalifa pada Jumat (26/4/2024) dini hari WIB, Timnas Indonesia U-23 menang adu penalti atas Korsel dengan skor 11-10, setelah sebelumnya laga sama kuat 2-2 di waktu normal.
Dua gol Timnas Indonesia U-23 diwaktu normal dicetak Rafael Struick pada menit 15 dan 45+3. Sementara itu, gol Korea Selatan U-23 dicetak gol bunuh diri Komang Teguh (45+1) dan Jeong Sang-bin (84&amp;rsquo;).
Beberapa keputusan wasit Shaun Evans tercatat membantu Timnas Indonesia U-23 menjaga asa tampil di Olimpiade Paris 2024. Apa saja?
Berikut 5 keputusan wasit Shaun Evans yang untungkan Timnas Indonesia U-23 saat mengalahkan Timnas Korsel U-23:
 
5. Anulir Gol Timnas Korea Selatan U-23 di Menit Ke-8

Di menit ke-8, Korsel U-23 sejatinya sudah unggul lewat sepakan first time dari luar kotak penalti yang dilepaskan Lee Kang-hee. Namun, gol itu dianulir setelah Shaun Evans berdiskusi dengan petugas Video Assistant Refeere (VAR).
Gol dianulir karena sebelum bola disepak Lee Kang-hee, ada Pemain Timnas Korsel U-23 yang terjebak offside.
4. Kartu Merah Lee Young-jun

Di menit 70, top skor sementara Piala Asia U-23 2024 Lee Young-jun diusir wasit Shaun Evans setelah menginjak kaki bek Timnas Indonesia U-23, Justin Hubner. Awalnya, Shaun Evans memberikan kartu kuning kepada Lee Young-jun yang sudah mengemas tiga gol di Piala Asia U-23 2024.

BACA JUGA:
Breaking News: Timnas Indonesia U-23 Selangkah Lagi Lolos Olimpiade Paris 2024 Setelah Bungkam Korsel U-23!

Namun, setelah melihat VAR, Shaun Evans memberi kartu merah kepada penyerang tajam tersebut. Alhasil, Korsel U-23 harus bermain dengan 10 orang dari menit 70 sampai Kelar babak perpanjangan waktu 2x15 menit.3. Kartu Merah Pelatih Timnas Korea Selatan U-23

Dipengujung babak kedua, pelatih Timnas Korea Selatan U-23, Hwang Sun-hong mendapat kartu merah dari wasit. Penyebabnya karena protes keras yang dilancarkan kepada sang pengadil dari pinggir lapangan.
Ketiadaan Hwang Sun-hong di pinggir lapangan membuat Korea Selatan U-23 tampil kurang greget di babak perpanjangan waktu. Padahal, ketika Hwang Sun-hong berada di pinggir lapangan, Korea Selatan U-23 tampil dominan sekalipun bermain dengan 10 orang.
2. Tendangan Bebas yang Dibatalkan

Di pengujung extra time babak kedua, Pemain Korsel U-23 Cho Hyun-taek dilanggar salah satu Pemain Timnas Indonesia U-23. Pelanggaran terjadi tak jauh dari kotak penalti Timnas Indonesia U-23.
Namun, Shaun Evans tiba-tiba membatalkan hadiah tendangan bebas yang ditujukan kepada Timnas Korsel U-23. Ia justru mengakhiri laga sehingga pertandingan dilanjutkan ke adu tendangan penalti.

BACA JUGA:
Profil Ernando Ari, Bintang Kemenangan Timnas Indonesia U-23 atas Timnas Korsel U-23 di Perempatfinal Piala Asia U-23 2024.
1. Justin Hubner Gagal Penalti

Justin Hubner maju sebagai eksekutor penalti kelima Timnas Indonesia U-23. Jika tembakan Justin Hubner gagal, Korsel U-23 akan lolos ke semifinal Piala Asia U-23 2024, mengingat kelima eksekutor Taeguk Warriors berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Benar saja, sepakan penalti Justin Hubner berhasil ditepis kiper Timnas Korsel U-23, Baek Jong-bum. Alhasil, para Pemain Korsel U-23 sudah merayakan selebrasi kemenangan mereka.
Namun, wasit berkomunikasi dengan sang asisten dan keputusannya penalti Justin Hubner harus diulang. Penyebabnya karena kaki kiper Baek Jong-bum melewati garis gawang saat menepis sepakan Justin Hubner.

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-23 Lolos Semifinal Piala Asia U-23 2024 Usai Singkirkan Korsel U-23 Secara Dramatis, Erick Thohir: Alhamdullilah

Momen tendangan ulangan ini berhasil dimanfaatkan Justin Hubner menjadi gol, sehingga skor sama kuat 5-5. Singkat kata, Ernando Ari menggagalkan dua sepakan penalti Korsel U-23 sehingga Timnas Indonesia U-23 menang adu penalti 11-10</description><content:encoded>SEBANYAK 5 keputusan wasit Shaun Evans yang menguntungkan Timnas Indonesia U-23 saat mengalahkan Timnas Korea Selatan (Korsel) U-23 di Perempatfinal Piala Asia U-23 2024 akan diulas Okezone. Lewat laga dramatis di Stadion Abdulla bin Khalifa pada Jumat (26/4/2024) dini hari WIB, Timnas Indonesia U-23 menang adu penalti atas Korsel dengan skor 11-10, setelah sebelumnya laga sama kuat 2-2 di waktu normal.
Dua gol Timnas Indonesia U-23 diwaktu normal dicetak Rafael Struick pada menit 15 dan 45+3. Sementara itu, gol Korea Selatan U-23 dicetak gol bunuh diri Komang Teguh (45+1) dan Jeong Sang-bin (84&amp;rsquo;).
Beberapa keputusan wasit Shaun Evans tercatat membantu Timnas Indonesia U-23 menjaga asa tampil di Olimpiade Paris 2024. Apa saja?
Berikut 5 keputusan wasit Shaun Evans yang untungkan Timnas Indonesia U-23 saat mengalahkan Timnas Korsel U-23:
 
5. Anulir Gol Timnas Korea Selatan U-23 di Menit Ke-8

Di menit ke-8, Korsel U-23 sejatinya sudah unggul lewat sepakan first time dari luar kotak penalti yang dilepaskan Lee Kang-hee. Namun, gol itu dianulir setelah Shaun Evans berdiskusi dengan petugas Video Assistant Refeere (VAR).
Gol dianulir karena sebelum bola disepak Lee Kang-hee, ada Pemain Timnas Korsel U-23 yang terjebak offside.
4. Kartu Merah Lee Young-jun

Di menit 70, top skor sementara Piala Asia U-23 2024 Lee Young-jun diusir wasit Shaun Evans setelah menginjak kaki bek Timnas Indonesia U-23, Justin Hubner. Awalnya, Shaun Evans memberikan kartu kuning kepada Lee Young-jun yang sudah mengemas tiga gol di Piala Asia U-23 2024.

BACA JUGA:
Breaking News: Timnas Indonesia U-23 Selangkah Lagi Lolos Olimpiade Paris 2024 Setelah Bungkam Korsel U-23!

Namun, setelah melihat VAR, Shaun Evans memberi kartu merah kepada penyerang tajam tersebut. Alhasil, Korsel U-23 harus bermain dengan 10 orang dari menit 70 sampai Kelar babak perpanjangan waktu 2x15 menit.3. Kartu Merah Pelatih Timnas Korea Selatan U-23

Dipengujung babak kedua, pelatih Timnas Korea Selatan U-23, Hwang Sun-hong mendapat kartu merah dari wasit. Penyebabnya karena protes keras yang dilancarkan kepada sang pengadil dari pinggir lapangan.
Ketiadaan Hwang Sun-hong di pinggir lapangan membuat Korea Selatan U-23 tampil kurang greget di babak perpanjangan waktu. Padahal, ketika Hwang Sun-hong berada di pinggir lapangan, Korea Selatan U-23 tampil dominan sekalipun bermain dengan 10 orang.
2. Tendangan Bebas yang Dibatalkan

Di pengujung extra time babak kedua, Pemain Korsel U-23 Cho Hyun-taek dilanggar salah satu Pemain Timnas Indonesia U-23. Pelanggaran terjadi tak jauh dari kotak penalti Timnas Indonesia U-23.
Namun, Shaun Evans tiba-tiba membatalkan hadiah tendangan bebas yang ditujukan kepada Timnas Korsel U-23. Ia justru mengakhiri laga sehingga pertandingan dilanjutkan ke adu tendangan penalti.

BACA JUGA:
Profil Ernando Ari, Bintang Kemenangan Timnas Indonesia U-23 atas Timnas Korsel U-23 di Perempatfinal Piala Asia U-23 2024.
1. Justin Hubner Gagal Penalti

Justin Hubner maju sebagai eksekutor penalti kelima Timnas Indonesia U-23. Jika tembakan Justin Hubner gagal, Korsel U-23 akan lolos ke semifinal Piala Asia U-23 2024, mengingat kelima eksekutor Taeguk Warriors berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Benar saja, sepakan penalti Justin Hubner berhasil ditepis kiper Timnas Korsel U-23, Baek Jong-bum. Alhasil, para Pemain Korsel U-23 sudah merayakan selebrasi kemenangan mereka.
Namun, wasit berkomunikasi dengan sang asisten dan keputusannya penalti Justin Hubner harus diulang. Penyebabnya karena kaki kiper Baek Jong-bum melewati garis gawang saat menepis sepakan Justin Hubner.

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-23 Lolos Semifinal Piala Asia U-23 2024 Usai Singkirkan Korsel U-23 Secara Dramatis, Erick Thohir: Alhamdullilah

Momen tendangan ulangan ini berhasil dimanfaatkan Justin Hubner menjadi gol, sehingga skor sama kuat 5-5. Singkat kata, Ernando Ari menggagalkan dua sepakan penalti Korsel U-23 sehingga Timnas Indonesia U-23 menang adu penalti 11-10</content:encoded></item></channel></rss>
