<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia Ranking 107 Dunia soal Harga Pasaran Tertinggi!</title><description>Timnas Indonesia Ranking 107 Dunia soal Harga Pasaran Tertinggi!.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/04/09/51/2994505/timnas-indonesia-ranking-107-dunia-soal-harga-pasaran-tertinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/04/09/51/2994505/timnas-indonesia-ranking-107-dunia-soal-harga-pasaran-tertinggi"/><item><title>Timnas Indonesia Ranking 107 Dunia soal Harga Pasaran Tertinggi!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/04/09/51/2994505/timnas-indonesia-ranking-107-dunia-soal-harga-pasaran-tertinggi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/04/09/51/2994505/timnas-indonesia-ranking-107-dunia-soal-harga-pasaran-tertinggi</guid><pubDate>Selasa 09 April 2024 20:51 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/09/51/2994505/timnas-indonesia-ranking-107-dunia-soal-harga-pasaran-tertinggi-dvPMCyPcYc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia Duduki Posisi 107 Dunia dalam Ranking Harga Pasaran Tertinggi. (Foto: Aldhi Chandra/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/09/51/2994505/timnas-indonesia-ranking-107-dunia-soal-harga-pasaran-tertinggi-dvPMCyPcYc.jpg</image><title>Timnas Indonesia Duduki Posisi 107 Dunia dalam Ranking Harga Pasaran Tertinggi. (Foto: Aldhi Chandra/MPI)</title></images><description>TIM Nasional (Timnas) Indonesia berada di ranking 107 dunia soal harga pasaran tertinggi. Itu secara ranking dunia, tapi di level Asia Tenggara maka skuad Garuda asuhan Shin Tae-yong tersebut kini bisa dikatakan menjadi tim dengan nilai pasaran tertinggi!
Menurut data yang ada di Transfermarkt, Timnas Indonesia menghuni peringkat 107 dunia dengan total nilai pasar mencapai 10,80 juta euro atau sekira Rp186 miliar. Jumlah tersebut memang terbilang luar biasa.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong Bagi-Bagi THR ke Staff Timnas Indonesia, Masing-Masing Terima Rp1,5 Juta!

Sebab jumlah tersebut menjadikan Timnas Indonesia sebagai tim dengan harga pasaran tertinggi di Asia Tenggara. Timnas Indonesia unggul dari Thailand (Rp167 miliar) yang menempati posisi 112.
Lalu Malaysia (Rp108 miliar) pada posisi 128 dan Vietnam (Rp99 miliar) menguasai peringkat 130 dunia. Secara level tim, Timnas Indonesia saat ini jauh lebih baik dari rival-rival mereka di kawasan Asia Tenggara.

Tentunya hal itu tak lepas dari program naturalisasi PSSI. Beberapa pemain top berhasil dinaturalisasi oleh PSSI untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Sebut saja seperti Ragnar Oratmangoen, Nathan Tjoe-A-On, dan Ivar Jenner yang bernilai di atas Rp5 miliar. Namun, sejatinya dua nama, yakni Thom Haye dan Jay Idzes yang menjadi penyebab harga pasaran Timnas Indonesia melambung tinggi.Bagaimana tidak, Haye yang saat ini bermain di Liga Belanda bersama SC Heerenveen dinilai mencapai Rp52 miliar. Sementara Jay Idzes yang tengah bermain di Serie B bersama Venezia ditaksir mencapai Rp24 miliar.

BACA JUGA:
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Pesat, PSSI Singgung Transformasi Sepak Bola Tanah Air

Selain faktor para pemain naturalisasi, ada juga empat pemain lokal yang dinilai di atas Rp5 miliar. Keempat pemain itu adalah Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam, Rachmat Irianto, dan Marselino Ferdinan.
Diprediksi nilai pasaran Timnas Indonesia bisa terus bertambah mengingat PSSI masih gencar melakukan naturalisasi pemain keturunan. Shin Tae-yong pun tak sembarangan mengincar pemain, sehingga ada potensi pemain Grade A yang akan dinaturalisasi oleh PSSI.

Jika itu benar terjadi, nilai pasar sang pemain jelas besar dan mempengaruhi keseluruhan nilai pasar Timnas Indonesia.</description><content:encoded>TIM Nasional (Timnas) Indonesia berada di ranking 107 dunia soal harga pasaran tertinggi. Itu secara ranking dunia, tapi di level Asia Tenggara maka skuad Garuda asuhan Shin Tae-yong tersebut kini bisa dikatakan menjadi tim dengan nilai pasaran tertinggi!
Menurut data yang ada di Transfermarkt, Timnas Indonesia menghuni peringkat 107 dunia dengan total nilai pasar mencapai 10,80 juta euro atau sekira Rp186 miliar. Jumlah tersebut memang terbilang luar biasa.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong Bagi-Bagi THR ke Staff Timnas Indonesia, Masing-Masing Terima Rp1,5 Juta!

Sebab jumlah tersebut menjadikan Timnas Indonesia sebagai tim dengan harga pasaran tertinggi di Asia Tenggara. Timnas Indonesia unggul dari Thailand (Rp167 miliar) yang menempati posisi 112.
Lalu Malaysia (Rp108 miliar) pada posisi 128 dan Vietnam (Rp99 miliar) menguasai peringkat 130 dunia. Secara level tim, Timnas Indonesia saat ini jauh lebih baik dari rival-rival mereka di kawasan Asia Tenggara.

Tentunya hal itu tak lepas dari program naturalisasi PSSI. Beberapa pemain top berhasil dinaturalisasi oleh PSSI untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Sebut saja seperti Ragnar Oratmangoen, Nathan Tjoe-A-On, dan Ivar Jenner yang bernilai di atas Rp5 miliar. Namun, sejatinya dua nama, yakni Thom Haye dan Jay Idzes yang menjadi penyebab harga pasaran Timnas Indonesia melambung tinggi.Bagaimana tidak, Haye yang saat ini bermain di Liga Belanda bersama SC Heerenveen dinilai mencapai Rp52 miliar. Sementara Jay Idzes yang tengah bermain di Serie B bersama Venezia ditaksir mencapai Rp24 miliar.

BACA JUGA:
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Pesat, PSSI Singgung Transformasi Sepak Bola Tanah Air

Selain faktor para pemain naturalisasi, ada juga empat pemain lokal yang dinilai di atas Rp5 miliar. Keempat pemain itu adalah Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam, Rachmat Irianto, dan Marselino Ferdinan.
Diprediksi nilai pasaran Timnas Indonesia bisa terus bertambah mengingat PSSI masih gencar melakukan naturalisasi pemain keturunan. Shin Tae-yong pun tak sembarangan mengincar pemain, sehingga ada potensi pemain Grade A yang akan dinaturalisasi oleh PSSI.

Jika itu benar terjadi, nilai pasar sang pemain jelas besar dan mempengaruhi keseluruhan nilai pasar Timnas Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
