<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ragnar Oratmangoen Ceritakan Perjalanan Spiritualnya Memeluk Agama Islam</title><description>Saya tidak terlahir sebagai muslim. Tapi setelah saya tumbuh dewasa, saya menemukan jalan ke Islam,&amp;rdquo; ucap Ragnar</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/03/19/51/2985445/ragnar-oratmangoen-ceritakan-perjalanan-spiritualnya-memeluk-agama-islam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/03/19/51/2985445/ragnar-oratmangoen-ceritakan-perjalanan-spiritualnya-memeluk-agama-islam"/><item><title>Ragnar Oratmangoen Ceritakan Perjalanan Spiritualnya Memeluk Agama Islam</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/03/19/51/2985445/ragnar-oratmangoen-ceritakan-perjalanan-spiritualnya-memeluk-agama-islam</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/03/19/51/2985445/ragnar-oratmangoen-ceritakan-perjalanan-spiritualnya-memeluk-agama-islam</guid><pubDate>Selasa 19 Maret 2024 20:14 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/19/51/2985445/ragnar-oratmangoen-ceritakan-perjalanan-spiritualnya-memeluk-agama-islam-GBXwemrlHR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ragnar Oratmangoen saat menghadiri peluncuran jersey baru Timnas Indonesia (Foto: Aldhi Candra/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/19/51/2985445/ragnar-oratmangoen-ceritakan-perjalanan-spiritualnya-memeluk-agama-islam-GBXwemrlHR.jpg</image><title>Ragnar Oratmangoen saat menghadiri peluncuran jersey baru Timnas Indonesia (Foto: Aldhi Candra/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Winger Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, menceritakan perjalanan spiritualnya memeluk agama Islam. Ragnar mengaku kalau dirinya mantap mualaf (memeluk agama Islam) saat usianya sekitar 15 tahun.
Ragnar merupakan pemain anyar pada skuad Timnas Indonesia saat ini. Setelah melewati perjalanan panjang, pemain Fortuna Sittard itu akhirnya telah mengambil sumpah Warga Negara Indonesia (WNI) pada Senin (18/3/2024) kemarin malam. Dia disumpah WNI bersamaan dengan Thom Haye.

Sejatinya, Ragnar sudah menarik banyak perhatian publik Tanah Air karena dirinya seorang muslim. Namun, tidak banyak yang tahu kalau nyatanya pemain berusia 26 tahun ini adalah seorang mualaf. Dia mengungkapkan memutuskan menjadi mualaf saat usianya 15 tahun.
Ragnar pun tak segan untuk menceritakan perjalanan spiritualnya itu. Pemain kelahiran Oss, Belanda ini menyampaikan dirinya menemukan jalan memeluk agama Islam seiring bertumbuh dewasa.

BACA JUGA:
Momen Calon Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Buka Puasa di Tengah Laga Fortuna Sittard vs PEC Zwolle

&amp;ldquo;Tidak, saya tidak terlahir sebagai muslim. Saya dibesarkan sebagai seorang kristen, tapi setelah saya tumbuh dewasa, saya menemukan jalan ke Islam,&amp;rdquo; ucap Ragnar saat ditemui di Hotel Fairmont, Selasa (19/3/2024).
&amp;ldquo;Saat usia 15 tahun kayaknya. Jadi saya juga sudah 10-11 tahun melewati ramadan,&amp;rdquo; tuturnya.Ragnar juga menyampaikan alasan yang membuat dirinya mualaf. Menurutnya, itu semua tak luput dari teman-temannya yang sering mengajak ke masjid. Dari sanalah dia merasa tersentuh dengan ajaran-ajaran yang diajarkan oleh Islam sehingga mantap memutuskan menjadi seorang muslim.

BACA JUGA:
Media Vietnam Ketar-ketir Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye Sudah Sah Jadi WNI: Timnas Indonesia Tambah Berkualitas Jelang Lawan Vietnam!

&amp;ldquo;Bagi saya, hal-hal yang saya pelajari tentang tuhan. Teman saya juga sering mengajak saya ke masjid saat itu, mereka mengajarkan saya soal tuhan dan bagaimana agama ini bisa membantu dalam hidup. Itu menyentuh saya dan akhirnya memutuskan untuk menjadi muslim,&amp;rdquo; tandas Ragnar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Winger Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, menceritakan perjalanan spiritualnya memeluk agama Islam. Ragnar mengaku kalau dirinya mantap mualaf (memeluk agama Islam) saat usianya sekitar 15 tahun.
Ragnar merupakan pemain anyar pada skuad Timnas Indonesia saat ini. Setelah melewati perjalanan panjang, pemain Fortuna Sittard itu akhirnya telah mengambil sumpah Warga Negara Indonesia (WNI) pada Senin (18/3/2024) kemarin malam. Dia disumpah WNI bersamaan dengan Thom Haye.

Sejatinya, Ragnar sudah menarik banyak perhatian publik Tanah Air karena dirinya seorang muslim. Namun, tidak banyak yang tahu kalau nyatanya pemain berusia 26 tahun ini adalah seorang mualaf. Dia mengungkapkan memutuskan menjadi mualaf saat usianya 15 tahun.
Ragnar pun tak segan untuk menceritakan perjalanan spiritualnya itu. Pemain kelahiran Oss, Belanda ini menyampaikan dirinya menemukan jalan memeluk agama Islam seiring bertumbuh dewasa.

BACA JUGA:
Momen Calon Pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen Buka Puasa di Tengah Laga Fortuna Sittard vs PEC Zwolle

&amp;ldquo;Tidak, saya tidak terlahir sebagai muslim. Saya dibesarkan sebagai seorang kristen, tapi setelah saya tumbuh dewasa, saya menemukan jalan ke Islam,&amp;rdquo; ucap Ragnar saat ditemui di Hotel Fairmont, Selasa (19/3/2024).
&amp;ldquo;Saat usia 15 tahun kayaknya. Jadi saya juga sudah 10-11 tahun melewati ramadan,&amp;rdquo; tuturnya.Ragnar juga menyampaikan alasan yang membuat dirinya mualaf. Menurutnya, itu semua tak luput dari teman-temannya yang sering mengajak ke masjid. Dari sanalah dia merasa tersentuh dengan ajaran-ajaran yang diajarkan oleh Islam sehingga mantap memutuskan menjadi seorang muslim.

BACA JUGA:
Media Vietnam Ketar-ketir Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye Sudah Sah Jadi WNI: Timnas Indonesia Tambah Berkualitas Jelang Lawan Vietnam!

&amp;ldquo;Bagi saya, hal-hal yang saya pelajari tentang tuhan. Teman saya juga sering mengajak saya ke masjid saat itu, mereka mengajarkan saya soal tuhan dan bagaimana agama ini bisa membantu dalam hidup. Itu menyentuh saya dan akhirnya memutuskan untuk menjadi muslim,&amp;rdquo; tandas Ragnar.</content:encoded></item></channel></rss>
