<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PT LIB Ungkap Alasan Uji Coba VAR di Final EPA U-20 Bukan Liga 1 2023-2024</title><description>PT LIB punya alasan tersendiri mengapa VAR diuji coba di Final EPA U-20.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/03/09/49/2980758/pt-lib-ungkap-alasan-uji-coba-var-di-final-epa-u-20-bukan-liga-1-2023-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/03/09/49/2980758/pt-lib-ungkap-alasan-uji-coba-var-di-final-epa-u-20-bukan-liga-1-2023-2024"/><item><title>PT LIB Ungkap Alasan Uji Coba VAR di Final EPA U-20 Bukan Liga 1 2023-2024</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/03/09/49/2980758/pt-lib-ungkap-alasan-uji-coba-var-di-final-epa-u-20-bukan-liga-1-2023-2024</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/03/09/49/2980758/pt-lib-ungkap-alasan-uji-coba-var-di-final-epa-u-20-bukan-liga-1-2023-2024</guid><pubDate>Sabtu 09 Maret 2024 00:02 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/08/49/2980758/pt-lib-ungkap-alasan-uji-coba-var-di-final-epa-u-20-bukan-liga-1-2023-2024-xYpNMIvzec.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Operasional PT LIB, Asep Saputra, angkat bicara soal penggunaan VAR di Final EPA Liga 1 U-20 2023-2024 (Foto: MPI/Cikal Bintang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/08/49/2980758/pt-lib-ungkap-alasan-uji-coba-var-di-final-epa-u-20-bukan-liga-1-2023-2024-xYpNMIvzec.jpg</image><title>Direktur Operasional PT LIB, Asep Saputra, angkat bicara soal penggunaan VAR di Final EPA Liga 1 U-20 2023-2024 (Foto: MPI/Cikal Bintang)</title></images><description>SOLO - Teknologi Video Assistant Referee (Teknologi VAR) dijajal lebih dulu di final Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 ketimbang kompetisi kasta teratas Liga 1 2023-2024. Direktur Operasional PT LIB, Asep Saputra pun memberikan penjelasan.
Asep mengakui, penggunaan teknologi VAR harus sempurna di Liga 1 dan 2. Maka dari itu, final EPA Liga 1 U-20 2023-2024 menjadi gambaran awal penggunaan teknologi tersebut.

&quot;Ini bukan penetapan, ini trial, kenapa enggak di Liga 2 atau Liga 1, karena kami selalu komitmen diterapkan dalam satu pertandingan akan diterapkan terus,&quot; kata Asep kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia (MPI) di Stadion Manahan, Jawa Tengah, dikutip pada Sabtu (9/3/2024).

BACA JUGA:
Momen Wasit Thoriq Alkatiri Gunakan VAR Anulir Penalti Persita Tangerang U-20 di Final EPA Liga 1 U-20 2023-2024

&quot;Mengapa Liga 2 tidak, karena salah satu kompetisi profesional jadi ketika diterapkan harus berkelanjutan. EPA pembinaan tapi klubnya Liga 1 jadi momentum pas,&quot; tambahnya.
Penggunaan VAR rencananya akan dicoba di fase Championship Liga 1 2023-2024. Fase itu akan meloloskan empat tim yang akan bertanding pada Mei mendatang.Padahal, pada rencana awal, VAR akan diterapkan di putaran kedua Liga 1 2023-2024. Namun, wacana itu kemudian diubah menjadi Championship Series.
Sementara itu, penggunaan teknologi VAR di final EPA U-20 Liga 1 2023-2024 berjalan lancar. Pada laga tersebut, Persis Solo U-20 sukses membungkam Persita Tangerang U-20 dengan skor 3-1.


BACA JUGA:
Menang Dramatis atas Persebaya Surabaya 2-1, Borneo FC Amankan Tiket Championship Series Liga 1 2023-2024

Wasit Thoriq M Alkatiri sempat menggunakan VAR dalam laga tersebut. Ia membatalkan hadiah penalti kepada Persita Tangerang U-20 pada menit 81 setelah meninjau VAR.</description><content:encoded>SOLO - Teknologi Video Assistant Referee (Teknologi VAR) dijajal lebih dulu di final Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 ketimbang kompetisi kasta teratas Liga 1 2023-2024. Direktur Operasional PT LIB, Asep Saputra pun memberikan penjelasan.
Asep mengakui, penggunaan teknologi VAR harus sempurna di Liga 1 dan 2. Maka dari itu, final EPA Liga 1 U-20 2023-2024 menjadi gambaran awal penggunaan teknologi tersebut.

&quot;Ini bukan penetapan, ini trial, kenapa enggak di Liga 2 atau Liga 1, karena kami selalu komitmen diterapkan dalam satu pertandingan akan diterapkan terus,&quot; kata Asep kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia (MPI) di Stadion Manahan, Jawa Tengah, dikutip pada Sabtu (9/3/2024).

BACA JUGA:
Momen Wasit Thoriq Alkatiri Gunakan VAR Anulir Penalti Persita Tangerang U-20 di Final EPA Liga 1 U-20 2023-2024

&quot;Mengapa Liga 2 tidak, karena salah satu kompetisi profesional jadi ketika diterapkan harus berkelanjutan. EPA pembinaan tapi klubnya Liga 1 jadi momentum pas,&quot; tambahnya.
Penggunaan VAR rencananya akan dicoba di fase Championship Liga 1 2023-2024. Fase itu akan meloloskan empat tim yang akan bertanding pada Mei mendatang.Padahal, pada rencana awal, VAR akan diterapkan di putaran kedua Liga 1 2023-2024. Namun, wacana itu kemudian diubah menjadi Championship Series.
Sementara itu, penggunaan teknologi VAR di final EPA U-20 Liga 1 2023-2024 berjalan lancar. Pada laga tersebut, Persis Solo U-20 sukses membungkam Persita Tangerang U-20 dengan skor 3-1.


BACA JUGA:
Menang Dramatis atas Persebaya Surabaya 2-1, Borneo FC Amankan Tiket Championship Series Liga 1 2023-2024

Wasit Thoriq M Alkatiri sempat menggunakan VAR dalam laga tersebut. Ia membatalkan hadiah penalti kepada Persita Tangerang U-20 pada menit 81 setelah meninjau VAR.</content:encoded></item></channel></rss>
