<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Boaz Solossa, 2 Kali Patah Kaki saat Perkuat Timnas Indonesia tapi Tak Kapok Bela Skuad Garuda</title><description>Boaz Solossa dua kali patah kaki saat memperkuat Timnas Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/03/02/51/2978084/kisah-boaz-solossa-2-kali-patah-kaki-saat-perkuat-timnas-indonesia-tapi-tak-kapok-bela-skuad-garuda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/03/02/51/2978084/kisah-boaz-solossa-2-kali-patah-kaki-saat-perkuat-timnas-indonesia-tapi-tak-kapok-bela-skuad-garuda"/><item><title>Kisah Boaz Solossa, 2 Kali Patah Kaki saat Perkuat Timnas Indonesia tapi Tak Kapok Bela Skuad Garuda</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/03/02/51/2978084/kisah-boaz-solossa-2-kali-patah-kaki-saat-perkuat-timnas-indonesia-tapi-tak-kapok-bela-skuad-garuda</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/03/02/51/2978084/kisah-boaz-solossa-2-kali-patah-kaki-saat-perkuat-timnas-indonesia-tapi-tak-kapok-bela-skuad-garuda</guid><pubDate>Sabtu 02 Maret 2024 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/02/51/2978084/kisah-boaz-solossa-2-kali-patah-kaki-saat-perkuat-timnas-indonesia-tapi-tak-kapok-bela-skuad-garuda-SRnvWvlnyW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Boaz Solossa punya kisah mengharukan dua kali patah kaki bersama Timnas Indonesia (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/02/51/2978084/kisah-boaz-solossa-2-kali-patah-kaki-saat-perkuat-timnas-indonesia-tapi-tak-kapok-bela-skuad-garuda-SRnvWvlnyW.jpg</image><title>Boaz Solossa punya kisah mengharukan dua kali patah kaki bersama Timnas Indonesia (Foto: PSSI)</title></images><description>KISAH Boaz Solossa, dua kali patah kaki saat perkuat Timnas Indonesia tapi tak kapok perkuat skuad Garuda akan diulas Okezone. Sebab, perjuangan keras Bochi membuatnya dihormati pencinta sepakbola.
Boaz merupakan salah satu penyerang ganas lokal yang mencuat justru dari Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia tergabung dalam skuad PON 2004 untuk mewakili Papua. Kiprahnya mendapat perhatian besar dari pelatih Timnas Indonesia kala itu, Peter Withe.

Pelatih asal Inggris itu kemudian memanggil Boaz untuk masuk skuad Piala Tiger 2004 (kini Piala AFF). Praktis, adik Ortizan Solosso itu lebih dulu tampil bersama tim nasional ketimbang bermain secara profesional di level klub.
Sejak itu, Boaz selalu menjadi andalan pelatih di Timnas Indonesia. Sayangnya, cerita sang pemain dengan skuad Garuda tidak selalu indah. Di Piala AFF 2004 itu pula, sebuah pukulan telak menghampiri.

BACA JUGA:
Kisah Boaz Solossa, Legenda Timnas Indonesia yang sempat Difitnah Tak Nasionalis

Ya, Boaz mengalami patah kaki untuk pertama kali saat leg I final Piala AFF 2004 melawan Timnas Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Januari 2005. Tekel keras Baihakki Khaizan membuat mimpinya menjadi pemain sepakbola nyaris terhenti.
Butuh waktu berbulan-bulan untuk Boaz agar pulih dari cedera. Hebatnya, permainan pemain kelahiran 16 Maret 1986 itu tetap ciamik. Ia tajam bersama Persipura Jayapura sehingga kembali mendapatkan panggilan tim nasional.Petaka kembali datang kepada Boaz saat membela Merah Putih. Cedera patah kaki lagi-lagi menimpanya jelang turnamen Piala Asia 2007. Dalam laga uji coba kontra Timnas Hong Kong, tekel horor lawan membuat mimpinya musnah.
Boaz terpaksa menepi lagi selama berbulan-bulan. Ketika pulih, ia ternyata tak kapok membela Timnas Indonesia. Walau dikecewakan lantaran tidak mendapat perhatian dari PSSI selama dua kali cedera, Bochi tetap mau membela negara.

Tercatat, Boaz membuat 48 penampilan dengan torehan 14 gol bersama Timnas Indonesia. Ia sempat dijadikan kapten pada Piala AFF 2016 tetapi kemudian harus puas membawa Indonesia menjadi runner-up.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong Resmi Temukan Penyerang Ganas di Timnas Indonesia yang Menghilang Setelah Era Boaz Solossa?

Itu tadi kisah Boaz Solossa, dua kali patah kaki saat perkuat Timnas Indonesia tapi tak kapok membela skuad Garuda. Semoga kisah ini berguna untuk pembaca sekalian.</description><content:encoded>KISAH Boaz Solossa, dua kali patah kaki saat perkuat Timnas Indonesia tapi tak kapok perkuat skuad Garuda akan diulas Okezone. Sebab, perjuangan keras Bochi membuatnya dihormati pencinta sepakbola.
Boaz merupakan salah satu penyerang ganas lokal yang mencuat justru dari Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia tergabung dalam skuad PON 2004 untuk mewakili Papua. Kiprahnya mendapat perhatian besar dari pelatih Timnas Indonesia kala itu, Peter Withe.

Pelatih asal Inggris itu kemudian memanggil Boaz untuk masuk skuad Piala Tiger 2004 (kini Piala AFF). Praktis, adik Ortizan Solosso itu lebih dulu tampil bersama tim nasional ketimbang bermain secara profesional di level klub.
Sejak itu, Boaz selalu menjadi andalan pelatih di Timnas Indonesia. Sayangnya, cerita sang pemain dengan skuad Garuda tidak selalu indah. Di Piala AFF 2004 itu pula, sebuah pukulan telak menghampiri.

BACA JUGA:
Kisah Boaz Solossa, Legenda Timnas Indonesia yang sempat Difitnah Tak Nasionalis

Ya, Boaz mengalami patah kaki untuk pertama kali saat leg I final Piala AFF 2004 melawan Timnas Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Januari 2005. Tekel keras Baihakki Khaizan membuat mimpinya menjadi pemain sepakbola nyaris terhenti.
Butuh waktu berbulan-bulan untuk Boaz agar pulih dari cedera. Hebatnya, permainan pemain kelahiran 16 Maret 1986 itu tetap ciamik. Ia tajam bersama Persipura Jayapura sehingga kembali mendapatkan panggilan tim nasional.Petaka kembali datang kepada Boaz saat membela Merah Putih. Cedera patah kaki lagi-lagi menimpanya jelang turnamen Piala Asia 2007. Dalam laga uji coba kontra Timnas Hong Kong, tekel horor lawan membuat mimpinya musnah.
Boaz terpaksa menepi lagi selama berbulan-bulan. Ketika pulih, ia ternyata tak kapok membela Timnas Indonesia. Walau dikecewakan lantaran tidak mendapat perhatian dari PSSI selama dua kali cedera, Bochi tetap mau membela negara.

Tercatat, Boaz membuat 48 penampilan dengan torehan 14 gol bersama Timnas Indonesia. Ia sempat dijadikan kapten pada Piala AFF 2016 tetapi kemudian harus puas membawa Indonesia menjadi runner-up.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong Resmi Temukan Penyerang Ganas di Timnas Indonesia yang Menghilang Setelah Era Boaz Solossa?

Itu tadi kisah Boaz Solossa, dua kali patah kaki saat perkuat Timnas Indonesia tapi tak kapok membela skuad Garuda. Semoga kisah ini berguna untuk pembaca sekalian.</content:encoded></item></channel></rss>
