<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hussein Ammouta Ungkap Faktor Kekalahan Yordania dari Qatar di Final Piala Asia 2023</title><description>Timnas Yordania kalah 1-3 dari Qatar di Final Piala Asia 2023</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/02/11/51/2968597/hussein-ammouta-ungkap-faktor-kekalahan-yordania-dari-qatar-di-final-piala-asia-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/02/11/51/2968597/hussein-ammouta-ungkap-faktor-kekalahan-yordania-dari-qatar-di-final-piala-asia-2023"/><item><title>Hussein Ammouta Ungkap Faktor Kekalahan Yordania dari Qatar di Final Piala Asia 2023</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/02/11/51/2968597/hussein-ammouta-ungkap-faktor-kekalahan-yordania-dari-qatar-di-final-piala-asia-2023</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/02/11/51/2968597/hussein-ammouta-ungkap-faktor-kekalahan-yordania-dari-qatar-di-final-piala-asia-2023</guid><pubDate>Minggu 11 Februari 2024 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/11/51/2968597/hussein-ammouta-ungkap-faktor-kekalahan-yordania-dari-qatar-di-final-piala-asia-2023-hSW0JQQAbE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Yordania kalah 1-3 dari Qatar di Final Piala Asia 2023 (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/11/51/2968597/hussein-ammouta-ungkap-faktor-kekalahan-yordania-dari-qatar-di-final-piala-asia-2023-hSW0JQQAbE.jpg</image><title>Timnas Yordania kalah 1-3 dari Qatar di Final Piala Asia 2023 (Foto: Reuters)</title></images><description>DOHA &amp;ndash; Pelatih Timnas Yordania, Hussein Ammouta legawa setelah timnya gagal merebut gelar Piala Asia 2023. Usai pertandingan, sang pelatih membeberkan sejumlah faktor yang membuat timnya terpaksa mengakui kemenangan The Maroons.
Timnas Yordania harus mengubur harapan menjadi juara untuk pertama kalinya di Piala Asia. Tim asuhan Ammouta itu kalah dari Qatar 1-3 pada pertandingan pamungkas yang digelar di Stadion Lusail, Doha, Qatar pada Sabtu (10/2/2024).

Tiga gol untuk The Maroon -julukan Timnas Qatar- dicatatkan lewat penalti Akram Afif (22&amp;rsquo; (P), 73&amp;rsquo; (P), 90+5&amp;rsquo; (P)). Sementara, Yordania hanya mampu membalaskan via satu gol Yazan Al-Naimat (67&amp;rsquo;).
Walaupun terpaksa mengubur mimpi, Ammouta merasa bangga dengan perjuangan para pemainnya. Pelatih berusia 54 tahun itu memuji performa para pemainnya yang tangguh sepanjang turnamen.

BACA JUGA:
Final Piala Asia 2023: Akram Afif Sebut Timnas Qatar Layak Menang atas Yordania

&amp;ldquo;Ada kebanggaan besar pada para pemain saya karena mereka menjalani turnamen yang hebat. Mereka bermain sangat baik hingga membawa kami ke final,&amp;rdquo; kata Ammouta dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Minggu (11/2/2024).
&amp;ldquo;Namun, penampilan kami di babak pertama (final) agak sulit karena umpan silang dan umpan kami tidak akurat. Kami meningkat di babak kedua dan menyamakan kedudukan tetapi kemudian kebobolan dua penalti,&amp;rdquo; sambungnya.Ammouta mengatakan tiga gol Qatar yang dicetak lewat titik putih sangat mengganggu konsentrasi para pemainnya. Namun demikian, pelatih berkebangsaan Maroko itu legawa dengan hasil pertandingan Final Piala Asia 2023.
&quot;Penalti membuatnya sangat sulit namun para pemain berusaha sebaik mungkin dan kami harus menerima bahwa kesalahan akan terjadi dalam pertandingan,&amp;rdquo; tutur Ammouta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bukan Timnas Qatar atau Yordania, Ini Negara yang Naik 24 Posisi di Ranking FIFA Februari 2024!

&quot;Kami tentu saja menginginkan lebih, namun ternyata tidak terwujud, namun ada banyak hal yang dapat diambil oleh para pemain dari sini. Mereka telah membuka cakrawala baru dan sangat penting bagi para pemain untuk mengembangkannya,&amp;rdquo; tukasnya.</description><content:encoded>DOHA &amp;ndash; Pelatih Timnas Yordania, Hussein Ammouta legawa setelah timnya gagal merebut gelar Piala Asia 2023. Usai pertandingan, sang pelatih membeberkan sejumlah faktor yang membuat timnya terpaksa mengakui kemenangan The Maroons.
Timnas Yordania harus mengubur harapan menjadi juara untuk pertama kalinya di Piala Asia. Tim asuhan Ammouta itu kalah dari Qatar 1-3 pada pertandingan pamungkas yang digelar di Stadion Lusail, Doha, Qatar pada Sabtu (10/2/2024).

Tiga gol untuk The Maroon -julukan Timnas Qatar- dicatatkan lewat penalti Akram Afif (22&amp;rsquo; (P), 73&amp;rsquo; (P), 90+5&amp;rsquo; (P)). Sementara, Yordania hanya mampu membalaskan via satu gol Yazan Al-Naimat (67&amp;rsquo;).
Walaupun terpaksa mengubur mimpi, Ammouta merasa bangga dengan perjuangan para pemainnya. Pelatih berusia 54 tahun itu memuji performa para pemainnya yang tangguh sepanjang turnamen.

BACA JUGA:
Final Piala Asia 2023: Akram Afif Sebut Timnas Qatar Layak Menang atas Yordania

&amp;ldquo;Ada kebanggaan besar pada para pemain saya karena mereka menjalani turnamen yang hebat. Mereka bermain sangat baik hingga membawa kami ke final,&amp;rdquo; kata Ammouta dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Minggu (11/2/2024).
&amp;ldquo;Namun, penampilan kami di babak pertama (final) agak sulit karena umpan silang dan umpan kami tidak akurat. Kami meningkat di babak kedua dan menyamakan kedudukan tetapi kemudian kebobolan dua penalti,&amp;rdquo; sambungnya.Ammouta mengatakan tiga gol Qatar yang dicetak lewat titik putih sangat mengganggu konsentrasi para pemainnya. Namun demikian, pelatih berkebangsaan Maroko itu legawa dengan hasil pertandingan Final Piala Asia 2023.
&quot;Penalti membuatnya sangat sulit namun para pemain berusaha sebaik mungkin dan kami harus menerima bahwa kesalahan akan terjadi dalam pertandingan,&amp;rdquo; tutur Ammouta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bukan Timnas Qatar atau Yordania, Ini Negara yang Naik 24 Posisi di Ranking FIFA Februari 2024!

&quot;Kami tentu saja menginginkan lebih, namun ternyata tidak terwujud, namun ada banyak hal yang dapat diambil oleh para pemain dari sini. Mereka telah membuka cakrawala baru dan sangat penting bagi para pemain untuk mengembangkannya,&amp;rdquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
