<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Shin Tae-yong yang Selalu Tolak Tawaran Latih Tim Lain karena Hargai Kontraknya di Timnas Indonesia</title><description>Demi Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Mentah-mentah Tawaran dari Negara Lain: Saya Tak Tertarik.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/02/08/51/2967236/kisah-shin-tae-yong-yang-selalu-tolak-tawaran-latih-tim-lain-karena-hargai-kontraknya-di-timnas-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/02/08/51/2967236/kisah-shin-tae-yong-yang-selalu-tolak-tawaran-latih-tim-lain-karena-hargai-kontraknya-di-timnas-indonesia"/><item><title>Kisah Shin Tae-yong yang Selalu Tolak Tawaran Latih Tim Lain karena Hargai Kontraknya di Timnas Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/02/08/51/2967236/kisah-shin-tae-yong-yang-selalu-tolak-tawaran-latih-tim-lain-karena-hargai-kontraknya-di-timnas-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/02/08/51/2967236/kisah-shin-tae-yong-yang-selalu-tolak-tawaran-latih-tim-lain-karena-hargai-kontraknya-di-timnas-indonesia</guid><pubDate>Kamis 08 Februari 2024 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Maulana Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/08/51/2967236/kisah-shin-tae-yong-yang-selalu-tolak-tawaran-latih-tim-lain-karena-hargai-kontraknya-di-timnas-indonesia-2ztKpcMi9t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/08/51/2967236/kisah-shin-tae-yong-yang-selalu-tolak-tawaran-latih-tim-lain-karena-hargai-kontraknya-di-timnas-indonesia-2ztKpcMi9t.jpg</image><title>Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Foto: PSSI)</title></images><description>SELAMA menangani Timnas Indonesia, pelatih Shin Tae-yong ternyata mendapatkan banyak tawaran melatih tim lain, bahkan saat Piala Asia 2023 berlangsung pun penawaran itu masih ada. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu nyatanya menolak semua tawaran itu karena menghargai kontraknya bersama PSSI.
Sebelumnya, ada isu bahwa STY -sapaan akrab Shin Tae-yong- telah menerima tawaran dari negara lain dan hendak meninggalkan Timnas Indonesia. Namun baru-baru ini, ahli strategi 53 tahun itu angkat bicara mengenai informasi tersebut.

BACA JUGA:
Pengamat Timnas Vietnam Minder dengan Performa Timnas Indonesia yang Makin Tangguh di Tangan Shin Tae-yong

Shin Tae-yong menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima tawaran dari negara lain meski tawaran tersebut telah datang menghampirinya. Sebaliknya, ia tetap ingin fokus menukangi Timnas Indonesia sehingga menolak sejumlah tawaran dari beberapa negara lain.
&amp;ldquo;Memang selama saya bekerja di Indonesia, sering sekali ada tawaran. Namun saya sudah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Indonesia (PSSI) pada akhir tahun 2023,&quot; kata Shin Tae-yong, dikutip dari The Thao 247, Kamis (8/2/2024).

&quot;Sehingga saya belum terpikir untuk pindah ke tim lain. Di Piala Asia (2023) saya juga menerima tawaran tapi saya tidak tertarik sama sekali,&quot; imbuhnya.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong membantah isu soal dirinya siap membayar denda kontrak dengan PSSI demi melatih negara lain. Selama menjabat sebagai pelatih tim Merah-putih, ia mengaku tak pernah berpikir seperti itu dan hanya berusaha semaksimal mungkin demi perkembangan sepakbola Indonesia.&quot;Ada juga rumor bahwa saya bisa membayar kompensasi kontrak, tetapi saya tidak pernah berpikir seperti itu. Selama menjabat sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia, saya akan berusaha semaksimal mungkin dan saat ini saya rutin bertemu dengan Erick Thohir (Ketua PSSI) untuk membahas perkembangan sepakbola Indonesia serta perluasannya,&quot; jelas Shin Tae-yong.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong Kalahkan Jurgen Klinsmann meski Miliki Gaji Lebih Rendah saat Tangani Timnas Korea Selatan!

&quot;Saya tidak pernah satu persen pun tertarik menjadi pelatih kepala di negara lain. Jadi mudah-mudahan tidak ada kesalahpahaman,&amp;rdquo; tegas pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Kini, Shin Tae-yong yang memiliki kontrak dengan PSSI hingga Juni 2024 dibebankan sejumlah target yakni membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke perempatfinal Piala Asia U-23 2024 hingga Timnas Indonesia ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Jika ia sanggup melakukannya, bukan tidak mungkin kontraknya diperpanjang PSSI sampai 2027.</description><content:encoded>SELAMA menangani Timnas Indonesia, pelatih Shin Tae-yong ternyata mendapatkan banyak tawaran melatih tim lain, bahkan saat Piala Asia 2023 berlangsung pun penawaran itu masih ada. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu nyatanya menolak semua tawaran itu karena menghargai kontraknya bersama PSSI.
Sebelumnya, ada isu bahwa STY -sapaan akrab Shin Tae-yong- telah menerima tawaran dari negara lain dan hendak meninggalkan Timnas Indonesia. Namun baru-baru ini, ahli strategi 53 tahun itu angkat bicara mengenai informasi tersebut.

BACA JUGA:
Pengamat Timnas Vietnam Minder dengan Performa Timnas Indonesia yang Makin Tangguh di Tangan Shin Tae-yong

Shin Tae-yong menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima tawaran dari negara lain meski tawaran tersebut telah datang menghampirinya. Sebaliknya, ia tetap ingin fokus menukangi Timnas Indonesia sehingga menolak sejumlah tawaran dari beberapa negara lain.
&amp;ldquo;Memang selama saya bekerja di Indonesia, sering sekali ada tawaran. Namun saya sudah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Indonesia (PSSI) pada akhir tahun 2023,&quot; kata Shin Tae-yong, dikutip dari The Thao 247, Kamis (8/2/2024).

&quot;Sehingga saya belum terpikir untuk pindah ke tim lain. Di Piala Asia (2023) saya juga menerima tawaran tapi saya tidak tertarik sama sekali,&quot; imbuhnya.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong membantah isu soal dirinya siap membayar denda kontrak dengan PSSI demi melatih negara lain. Selama menjabat sebagai pelatih tim Merah-putih, ia mengaku tak pernah berpikir seperti itu dan hanya berusaha semaksimal mungkin demi perkembangan sepakbola Indonesia.&quot;Ada juga rumor bahwa saya bisa membayar kompensasi kontrak, tetapi saya tidak pernah berpikir seperti itu. Selama menjabat sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia, saya akan berusaha semaksimal mungkin dan saat ini saya rutin bertemu dengan Erick Thohir (Ketua PSSI) untuk membahas perkembangan sepakbola Indonesia serta perluasannya,&quot; jelas Shin Tae-yong.

BACA JUGA:
Shin Tae-yong Kalahkan Jurgen Klinsmann meski Miliki Gaji Lebih Rendah saat Tangani Timnas Korea Selatan!

&quot;Saya tidak pernah satu persen pun tertarik menjadi pelatih kepala di negara lain. Jadi mudah-mudahan tidak ada kesalahpahaman,&amp;rdquo; tegas pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Kini, Shin Tae-yong yang memiliki kontrak dengan PSSI hingga Juni 2024 dibebankan sejumlah target yakni membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke perempatfinal Piala Asia U-23 2024 hingga Timnas Indonesia ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Jika ia sanggup melakukannya, bukan tidak mungkin kontraknya diperpanjang PSSI sampai 2027.</content:encoded></item></channel></rss>
