<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Exco PSSI Jelaskan Alasan Timnas Indonesia Banyak Naturalisasi Pemain Belakang</title><description>Arya Sinulingga menjelaskan alasan mengapa banyak keturunan yang dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia berposisi sebagai pemain belakang.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/22/51/2943235/exco-pssi-jelaskan-alasan-timnas-indonesia-banyak-naturalisasi-pemain-belakang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/12/22/51/2943235/exco-pssi-jelaskan-alasan-timnas-indonesia-banyak-naturalisasi-pemain-belakang"/><item><title>Exco PSSI Jelaskan Alasan Timnas Indonesia Banyak Naturalisasi Pemain Belakang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/22/51/2943235/exco-pssi-jelaskan-alasan-timnas-indonesia-banyak-naturalisasi-pemain-belakang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/12/22/51/2943235/exco-pssi-jelaskan-alasan-timnas-indonesia-banyak-naturalisasi-pemain-belakang</guid><pubDate>Jum'at 22 Desember 2023 10:20 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/22/51/2943235/exco-pssi-jelaskan-alasan-timnas-indonesia-banyak-naturalisasi-pemain-belakang-vU3FmyycCX.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Exco PSSI, Arya Sinulingga, bicara soal banyaknya pemain belakang yang dinaturalisasi (Foto: PSSI Pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/22/51/2943235/exco-pssi-jelaskan-alasan-timnas-indonesia-banyak-naturalisasi-pemain-belakang-vU3FmyycCX.jpeg</image><title>Exco PSSI, Arya Sinulingga, bicara soal banyaknya pemain belakang yang dinaturalisasi (Foto: PSSI Pers)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif PSSI (Exco PSSI), Arya Sinulingga, menjelaskan alasan mengapa banyak keturunan yang dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia berposisi sebagai pemain belakang. Menurutnya, hal itu sudah sesuai kemauan pelatih.
&amp;ldquo;Satu, pertimbangannya pasti pelatih dong,&amp;rdquo; ucap Arya kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia (MPI) usai acara Diskusi Turun Minum PSSI Pers, dikutip Jumat (22/12/2023).

&amp;ldquo;Pelatih yang menentukan mana yang diambil, mana yang tidak,&amp;rdquo; sambung pria berkacamata itu.
Lebih lanjut, Arya mengungkapkan ketersediaan pemain keturunan Indonesia cukup minim di pos lini depan. Pria berusia 52 tahun itu bahkan berkelakar kalau bisa mengambil pemain sekaliber Cristiano Ronaldo, maka PSSI akan melakukannya.

BACA JUGA:
Soal Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Lokal atau Naturalisasi, Begini Pandangan PN-SSI

&amp;ldquo;Kemudian ketersediaan. Kita sih ingin ambil (pemain seperti) Ronaldo misalnya, tetapi kan dia tidak bersedia dan tidak bisa juga,&amp;rdquo; ujar pria yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Menteri BUMN.
Sebagaimana diketahui, dalam beberapa tahun terakhir memang mayoritas pemain yang dinaturalisasi adalah pemain yang berposisi bertahan. Setidaknya saat ini sudah ada empat nama yakni Justin Hubner, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Sandy Walsh.Kemungkinan masih akan bertambah karena proses naturalisasi Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On sudah hampir rampung. Kedua pemain yang berposisi di lini pertahanan ini hanya tinggal mengambil sumpah untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) saja.
Kendati begitu, PSSI juga sedang mempercepat proses naturalisasi Ragnar Oratmangoen. Tapi kali ini pemain tersebut berposisi di lini serang sehingga dapat menambah daya gedor Timnas Indonesia.


BACA JUGA:
Komentar Rafael Struick soal Ragnar Oratmangoen yang Segera Bermain di Timnas Indonesia

Sementara itu, PSSI saat ini juga dikabarkan tertarik untuk naturalisasi Thom Haye dan Maarten Paes. Adapun Haye berposisi sebagai gelandang, sedangkan Paes sebagai kiper yang lagi-lagi ada di pos pertahanan.</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif PSSI (Exco PSSI), Arya Sinulingga, menjelaskan alasan mengapa banyak keturunan yang dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia berposisi sebagai pemain belakang. Menurutnya, hal itu sudah sesuai kemauan pelatih.
&amp;ldquo;Satu, pertimbangannya pasti pelatih dong,&amp;rdquo; ucap Arya kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia (MPI) usai acara Diskusi Turun Minum PSSI Pers, dikutip Jumat (22/12/2023).

&amp;ldquo;Pelatih yang menentukan mana yang diambil, mana yang tidak,&amp;rdquo; sambung pria berkacamata itu.
Lebih lanjut, Arya mengungkapkan ketersediaan pemain keturunan Indonesia cukup minim di pos lini depan. Pria berusia 52 tahun itu bahkan berkelakar kalau bisa mengambil pemain sekaliber Cristiano Ronaldo, maka PSSI akan melakukannya.

BACA JUGA:
Soal Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Lokal atau Naturalisasi, Begini Pandangan PN-SSI

&amp;ldquo;Kemudian ketersediaan. Kita sih ingin ambil (pemain seperti) Ronaldo misalnya, tetapi kan dia tidak bersedia dan tidak bisa juga,&amp;rdquo; ujar pria yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Menteri BUMN.
Sebagaimana diketahui, dalam beberapa tahun terakhir memang mayoritas pemain yang dinaturalisasi adalah pemain yang berposisi bertahan. Setidaknya saat ini sudah ada empat nama yakni Justin Hubner, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Sandy Walsh.Kemungkinan masih akan bertambah karena proses naturalisasi Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On sudah hampir rampung. Kedua pemain yang berposisi di lini pertahanan ini hanya tinggal mengambil sumpah untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) saja.
Kendati begitu, PSSI juga sedang mempercepat proses naturalisasi Ragnar Oratmangoen. Tapi kali ini pemain tersebut berposisi di lini serang sehingga dapat menambah daya gedor Timnas Indonesia.


BACA JUGA:
Komentar Rafael Struick soal Ragnar Oratmangoen yang Segera Bermain di Timnas Indonesia

Sementara itu, PSSI saat ini juga dikabarkan tertarik untuk naturalisasi Thom Haye dan Maarten Paes. Adapun Haye berposisi sebagai gelandang, sedangkan Paes sebagai kiper yang lagi-lagi ada di pos pertahanan.</content:encoded></item></channel></rss>
