<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gara-Gara Erling Haaland, Manchester City Didenda FA hingga Rp2,3 Miliar karena Protes kepada Wasit</title><description>Gara-Gara Erling Haaland, Manchester City Didenda FA hingga Rp2,3 Miliar karena Protes kepada Wasit.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/20/45/2941942/gara-gara-erling-haaland-manchester-city-didenda-fa-hingga-rp2-3-miliar-karena-protes-kepada-wasit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/12/20/45/2941942/gara-gara-erling-haaland-manchester-city-didenda-fa-hingga-rp2-3-miliar-karena-protes-kepada-wasit"/><item><title>Gara-Gara Erling Haaland, Manchester City Didenda FA hingga Rp2,3 Miliar karena Protes kepada Wasit</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/20/45/2941942/gara-gara-erling-haaland-manchester-city-didenda-fa-hingga-rp2-3-miliar-karena-protes-kepada-wasit</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/12/20/45/2941942/gara-gara-erling-haaland-manchester-city-didenda-fa-hingga-rp2-3-miliar-karena-protes-kepada-wasit</guid><pubDate>Rabu 20 Desember 2023 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Basudiwa Supraja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/20/45/2941942/gara-gara-erling-haaland-manchester-city-didenda-fa-hingga-rp2-3-miliar-karena-protes-kepada-wasit-bdO6Kn0iQq.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Erling Haaland ketika protes keras kepada wasit Simon Hooper (Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/20/45/2941942/gara-gara-erling-haaland-manchester-city-didenda-fa-hingga-rp2-3-miliar-karena-protes-kepada-wasit-bdO6Kn0iQq.JPG</image><title>Erling Haaland ketika protes keras kepada wasit Simon Hooper (Foto: REUTERS)</title></images><description>GARA-GARA Erling Haaland, Manchester City didenda Federasi Sepakbola Inggris (FA) senilai 120 ribu pounds (Rp2,3 miliar) karena protes terlalu keras kepada wasit. Para pemain The Citizens &amp;ndash; julukan Manchester City &amp;ndash; dinilai protes terlalu keras kepada wasit Simon Hooper dalam laga kontra Tottenham Hotspur, Minggu (3/12/2023) lalu.
Manchester City dihukum karena dinilai telah gagal mengatur para pemainnya untuk bersikap baik di lapangan. Skuad besutan Pep Guardiola dianggap melakukan protes terlalu keras.

&quot;Manchester City FC telah didenda &amp;pound;120.000 setelah pemain mereka mengepung ofisial pertandingan pada pertandingan Liga Premier melawan Tottenham Hotspur FC pada hari Minggu 3 Desember,&quot; bunyi pernyataan resmi FA, dipetik dri Sports Mole, Rabu (20/12/2023).
&quot;Manchester City FC mengaku gagal memastikan pemainnya tidak berperilaku tidak pantas pada menit ke-94. Komisi Regulasi independen menjatuhkan sanksi ini setelah sidang,&quot; lanjut FA.
Sebagaimana diketahui, Man City dipaksa puas bermain imbang 3-3 saat menjamu Tottenham Hotspur. Hooper dianggap menjadi 'biang kerok' kegagalan Man City menang.

BACA JUGA:
Hasil Urawa Reds vs Manchester City di Piala Dunia Antarklub 2023: Menang 3-0, The Citizens ke Final

Pasalnya, sang wasit keburu meniup peluit tanda pertandingan berakhir di tengah kesempatan Man City menambah gol keempat mereka. Saat itu Jack Grealish lolos menembus pertahanan lawan lewat umpan terobosan Erling Haaland.Namun ketika sang pemain sedang berusaha menambah keunggulan, Hooper langsung meniup peluit panjangnya. Sontak para pemain Man City protes kepada sang wasit.

Haaland menjadi salah satu pemain yang paling keras menyatakan protes. Pemain berpaspor Norwegia itu bahkan terus mengkritik keputusan Hooper di sosial media.

BACA JUGA:
Piala Dunia Antarklub 2023: Melaju ke Final, Pep Guardiola Mau Manchester City Rebut Trofi Juara

Meski demikian, Haaland justru selamat dari hukuman. FA memandang itu merupakan kebebasan pemain dalam melayangkan kritik. Sebaliknya, Man City justru kena imbasnya.</description><content:encoded>GARA-GARA Erling Haaland, Manchester City didenda Federasi Sepakbola Inggris (FA) senilai 120 ribu pounds (Rp2,3 miliar) karena protes terlalu keras kepada wasit. Para pemain The Citizens &amp;ndash; julukan Manchester City &amp;ndash; dinilai protes terlalu keras kepada wasit Simon Hooper dalam laga kontra Tottenham Hotspur, Minggu (3/12/2023) lalu.
Manchester City dihukum karena dinilai telah gagal mengatur para pemainnya untuk bersikap baik di lapangan. Skuad besutan Pep Guardiola dianggap melakukan protes terlalu keras.

&quot;Manchester City FC telah didenda &amp;pound;120.000 setelah pemain mereka mengepung ofisial pertandingan pada pertandingan Liga Premier melawan Tottenham Hotspur FC pada hari Minggu 3 Desember,&quot; bunyi pernyataan resmi FA, dipetik dri Sports Mole, Rabu (20/12/2023).
&quot;Manchester City FC mengaku gagal memastikan pemainnya tidak berperilaku tidak pantas pada menit ke-94. Komisi Regulasi independen menjatuhkan sanksi ini setelah sidang,&quot; lanjut FA.
Sebagaimana diketahui, Man City dipaksa puas bermain imbang 3-3 saat menjamu Tottenham Hotspur. Hooper dianggap menjadi 'biang kerok' kegagalan Man City menang.

BACA JUGA:
Hasil Urawa Reds vs Manchester City di Piala Dunia Antarklub 2023: Menang 3-0, The Citizens ke Final

Pasalnya, sang wasit keburu meniup peluit tanda pertandingan berakhir di tengah kesempatan Man City menambah gol keempat mereka. Saat itu Jack Grealish lolos menembus pertahanan lawan lewat umpan terobosan Erling Haaland.Namun ketika sang pemain sedang berusaha menambah keunggulan, Hooper langsung meniup peluit panjangnya. Sontak para pemain Man City protes kepada sang wasit.

Haaland menjadi salah satu pemain yang paling keras menyatakan protes. Pemain berpaspor Norwegia itu bahkan terus mengkritik keputusan Hooper di sosial media.

BACA JUGA:
Piala Dunia Antarklub 2023: Melaju ke Final, Pep Guardiola Mau Manchester City Rebut Trofi Juara

Meski demikian, Haaland justru selamat dari hukuman. FA memandang itu merupakan kebebasan pemain dalam melayangkan kritik. Sebaliknya, Man City justru kena imbasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
