<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kecewa Masih Banyak yang Anti-Naturalisasi, Mantan Exco PSSI: Kalau Cara Berpikir seperti Itu, Timnas Indonesia Sulit Maju!</title><description>Hasani Abdulgani Sebut Mindset Anti-Naturalisasi Bikin Sepak Bola Indonesia Tak Maju.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/19/51/2941222/kecewa-masih-banyak-yang-anti-naturalisasi-mantan-exco-pssi-kalau-cara-berpikir-seperti-itu-timnas-indonesia-sulit-maju</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/12/19/51/2941222/kecewa-masih-banyak-yang-anti-naturalisasi-mantan-exco-pssi-kalau-cara-berpikir-seperti-itu-timnas-indonesia-sulit-maju"/><item><title>Kecewa Masih Banyak yang Anti-Naturalisasi, Mantan Exco PSSI: Kalau Cara Berpikir seperti Itu, Timnas Indonesia Sulit Maju!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/19/51/2941222/kecewa-masih-banyak-yang-anti-naturalisasi-mantan-exco-pssi-kalau-cara-berpikir-seperti-itu-timnas-indonesia-sulit-maju</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/12/19/51/2941222/kecewa-masih-banyak-yang-anti-naturalisasi-mantan-exco-pssi-kalau-cara-berpikir-seperti-itu-timnas-indonesia-sulit-maju</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2023 08:36 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/19/51/2941222/kecewa-masih-banyak-yang-anti-naturalisasi-mantan-exco-pssi-kalau-cara-berpikir-seperti-itu-timnas-indonesia-sulit-maju-Nmc1gOqVpZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat dan Sandy Walsh. (Foto: Instagram/jordiamat5)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/19/51/2941222/kecewa-masih-banyak-yang-anti-naturalisasi-mantan-exco-pssi-kalau-cara-berpikir-seperti-itu-timnas-indonesia-sulit-maju-Nmc1gOqVpZ.jpg</image><title>Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat dan Sandy Walsh. (Foto: Instagram/jordiamat5)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani kecewa karena masih banyak pihak yang tak senang dengan adanya program naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Menurut Hasani, cara berpikir seperti itu justru menghambat perkembangan Timnas Indonesia untuk ke arah yang lebih maju dan baik.
Hingga saat ini, masih banyak pengamat hingga pelatih yang mempermasalahkan maraknya naturalisasi pemain yang dilakukan PSSI. Tak hanya pengamat, kalangan sejumlah legenda sepak bola juga kontra dengan kebijakan tersebut.

BACA JUGA:
Hasani Abdulgani Konfirmasi Emil Audero dan Kevin Diks Masih Jadi Incaran PSSI

Hasani Abdulgani merupakan sosok yang berjasa memuluskan proses naturalisasi, dari mulai Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama hingga trio wonderkid, Ivar Jenner, Rafael Struick dan Justin Hubner. Hasani populer di kalangan pencinta sepak bola tanah air lantaran memiliki banyak relasi di Eropa untuk mendekati sang target naturalisasi.
Hasani pun cukup menyayangkan hingga kini banyak pihak yang tak setuju dengan program naturalisasi. Menurutnya, program naturalisasi pemain membuat sepak bola Indonesia tidak maju.
&amp;ldquo;Sensitif banget (isu naturalisasi), ada yang kelompok yang memang anti, menganggap naturalisasi ini jalan pintas dan membunuh talenta-talenta Indonesia, saya mengatakan &amp;lsquo;ini angle-nya harus berbeda kita lihatnya&amp;rsquo;&amp;rdquo; kata Hasani kala berbincang dengan Exco PSSI, Arya Sinulingga dalam Youtube Bebas Podcast Id, Selasa (19/12/2023).
&amp;ldquo;Kalau cara berpikirnya seperti itu, Indonesia enggak akan maju-maju, kaya kodok dalam tempurung,&amp;rdquo; tambahnya.

Hasani kembali menegaskan bahwa FIFA melegalkan naturalisasi pemain keturunan. Pria yang menjabat sebagai anggota Komite Disiplin (Komdis) PSSI ini mencontohkan sudah banyak negara maju seperti Inggris dan Prancis yang menggunakan jasa pemain keturunan.
&amp;ldquo;Lalu orang gak tahu, naturalisasi saat ini sangat berbeda, aku mau nanya ke Bang Arya, orang Prancis aslinya  hitam atau putih? Artinya dunia sudah berubah,&amp;rdquo; ujar Hasani.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani kecewa karena masih banyak pihak yang tak senang dengan adanya program naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Menurut Hasani, cara berpikir seperti itu justru menghambat perkembangan Timnas Indonesia untuk ke arah yang lebih maju dan baik.
Hingga saat ini, masih banyak pengamat hingga pelatih yang mempermasalahkan maraknya naturalisasi pemain yang dilakukan PSSI. Tak hanya pengamat, kalangan sejumlah legenda sepak bola juga kontra dengan kebijakan tersebut.

BACA JUGA:
Hasani Abdulgani Konfirmasi Emil Audero dan Kevin Diks Masih Jadi Incaran PSSI

Hasani Abdulgani merupakan sosok yang berjasa memuluskan proses naturalisasi, dari mulai Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama hingga trio wonderkid, Ivar Jenner, Rafael Struick dan Justin Hubner. Hasani populer di kalangan pencinta sepak bola tanah air lantaran memiliki banyak relasi di Eropa untuk mendekati sang target naturalisasi.
Hasani pun cukup menyayangkan hingga kini banyak pihak yang tak setuju dengan program naturalisasi. Menurutnya, program naturalisasi pemain membuat sepak bola Indonesia tidak maju.
&amp;ldquo;Sensitif banget (isu naturalisasi), ada yang kelompok yang memang anti, menganggap naturalisasi ini jalan pintas dan membunuh talenta-talenta Indonesia, saya mengatakan &amp;lsquo;ini angle-nya harus berbeda kita lihatnya&amp;rsquo;&amp;rdquo; kata Hasani kala berbincang dengan Exco PSSI, Arya Sinulingga dalam Youtube Bebas Podcast Id, Selasa (19/12/2023).
&amp;ldquo;Kalau cara berpikirnya seperti itu, Indonesia enggak akan maju-maju, kaya kodok dalam tempurung,&amp;rdquo; tambahnya.

Hasani kembali menegaskan bahwa FIFA melegalkan naturalisasi pemain keturunan. Pria yang menjabat sebagai anggota Komite Disiplin (Komdis) PSSI ini mencontohkan sudah banyak negara maju seperti Inggris dan Prancis yang menggunakan jasa pemain keturunan.
&amp;ldquo;Lalu orang gak tahu, naturalisasi saat ini sangat berbeda, aku mau nanya ke Bang Arya, orang Prancis aslinya  hitam atau putih? Artinya dunia sudah berubah,&amp;rdquo; ujar Hasani.</content:encoded></item></channel></rss>
