<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Ambisi Besar Pep Guardiola Bermimpi Buat Trio Maut Iniesta, Xavi, dan Pirlo di Lini Tengah Barcelona</title><description>Berikut Kisah Ambisi Besar Pep Guardiola Bermimpi Buat Trio Maut Iniesta, Xavi, dan Pirlo di Lini Tengah Barcelona</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/16/51/2940109/kisah-ambisi-besar-pep-guardiola-bermimpi-buat-trio-maut-iniesta-xavi-dan-pirlo-di-lini-tengah-barcelona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/12/16/51/2940109/kisah-ambisi-besar-pep-guardiola-bermimpi-buat-trio-maut-iniesta-xavi-dan-pirlo-di-lini-tengah-barcelona"/><item><title>Kisah Ambisi Besar Pep Guardiola Bermimpi Buat Trio Maut Iniesta, Xavi, dan Pirlo di Lini Tengah Barcelona</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/16/51/2940109/kisah-ambisi-besar-pep-guardiola-bermimpi-buat-trio-maut-iniesta-xavi-dan-pirlo-di-lini-tengah-barcelona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/12/16/51/2940109/kisah-ambisi-besar-pep-guardiola-bermimpi-buat-trio-maut-iniesta-xavi-dan-pirlo-di-lini-tengah-barcelona</guid><pubDate>Sabtu 16 Desember 2023 22:29 WIB</pubDate><dc:creator>Bertold Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/16/51/2940109/kisah-ambisi-besar-pep-guardiola-bermimpi-buat-trio-maut-iniesta-xavi-dan-pirlo-di-lini-tengah-barcelona-jHRcraXUBJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Josep Guardiola kala menangani Barcelona. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/16/51/2940109/kisah-ambisi-besar-pep-guardiola-bermimpi-buat-trio-maut-iniesta-xavi-dan-pirlo-di-lini-tengah-barcelona-jHRcraXUBJ.jpg</image><title>Josep Guardiola kala menangani Barcelona. (Foto: Reuters)</title></images><description>KISAH ambisi besar Pep Guardiola bermimpi buat trio maut Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Andrea Pirlo di lini tengah Barcelona menarik dikulik. Bagaiamana tidak, dirinya ternyata memiliki ambisi besar menciptakan hal tersebut sebagai strategi sepakbola yang sangat ciamik.
Mimpi itu dimiliki Guadiola saat masih melatih tim Barcelona. Dia bertekad membuat trio maut yang meliputi beberapa pemain ternama, di antaranya Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Andrea Pirlo untuk mengiisi posisi lini tengah.

Tentu saja, mimpi itu berusaha direalisasikan oleh Guardiola. Langkah pertama, pelatih Barcelona itu mendekati Andrea Pirlo. Tawaran diberikan kepada sang pemain.

BACA JUGA:
Jelang Valencia vs Barcelona, Xavi Hernandez: Ini Seperti Partai Final!


Akan tetapi, langkah awal Guardiola sudah berujung penolakan. Pasalnya, sejak tidak bermain di AC Milan, Andrea Pirlo memutuskan untuk menyeberang ke Juventus pada akhir musim 2010-2011.Tentu saja, hal ini sangat disayangkan. Sebab, hal itu membuat ambisi besar Guardiola di Barcelona perlahan mulai sirna.
Padahal, andai saja bisa mendatangkan Pirlo, Guardiola bisa membentuk lini tengah super kuat. Hal itu mungkin saja terjadi karena lini tengahnya dijaga oleh pemain superkuat dalam menjaga benteng pertahanan dari serangan musuh. Dia akan memiliki Sergio Busquets, Andrea Pirlo, Xavi Hernandez, Andres Iniesta.


BACA JUGA:
Kisah Haru Micah Hamilton, dari Ball Boy hingga Dipoles Pep Guardiola Jadi Permata Baru Manchester City


Meski begitu, Guardiola tetap berhasil membawa Barcelona berjaya selama ditanganinya. Ada banyak trofi bergengsi yang dipersembahkannya, di antaranya dua gelara juara Liga Champions, dua gelar juara Piala Dunia Klub, 3 gelar juara Liga Spanyol, dan masih banyak lagi lainnya.</description><content:encoded>KISAH ambisi besar Pep Guardiola bermimpi buat trio maut Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Andrea Pirlo di lini tengah Barcelona menarik dikulik. Bagaiamana tidak, dirinya ternyata memiliki ambisi besar menciptakan hal tersebut sebagai strategi sepakbola yang sangat ciamik.
Mimpi itu dimiliki Guadiola saat masih melatih tim Barcelona. Dia bertekad membuat trio maut yang meliputi beberapa pemain ternama, di antaranya Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Andrea Pirlo untuk mengiisi posisi lini tengah.

Tentu saja, mimpi itu berusaha direalisasikan oleh Guardiola. Langkah pertama, pelatih Barcelona itu mendekati Andrea Pirlo. Tawaran diberikan kepada sang pemain.

BACA JUGA:
Jelang Valencia vs Barcelona, Xavi Hernandez: Ini Seperti Partai Final!


Akan tetapi, langkah awal Guardiola sudah berujung penolakan. Pasalnya, sejak tidak bermain di AC Milan, Andrea Pirlo memutuskan untuk menyeberang ke Juventus pada akhir musim 2010-2011.Tentu saja, hal ini sangat disayangkan. Sebab, hal itu membuat ambisi besar Guardiola di Barcelona perlahan mulai sirna.
Padahal, andai saja bisa mendatangkan Pirlo, Guardiola bisa membentuk lini tengah super kuat. Hal itu mungkin saja terjadi karena lini tengahnya dijaga oleh pemain superkuat dalam menjaga benteng pertahanan dari serangan musuh. Dia akan memiliki Sergio Busquets, Andrea Pirlo, Xavi Hernandez, Andres Iniesta.


BACA JUGA:
Kisah Haru Micah Hamilton, dari Ball Boy hingga Dipoles Pep Guardiola Jadi Permata Baru Manchester City


Meski begitu, Guardiola tetap berhasil membawa Barcelona berjaya selama ditanganinya. Ada banyak trofi bergengsi yang dipersembahkannya, di antaranya dua gelara juara Liga Champions, dua gelar juara Piala Dunia Klub, 3 gelar juara Liga Spanyol, dan masih banyak lagi lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
