<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Jordi Amat Sebut JDT Klub Tak Normal</title><description>Penyebab Jordi Amat Sebut JDT Klub Tak Normal</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/12/51/2937643/penyebab-jordi-amat-sebut-jdt-klub-tak-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/12/12/51/2937643/penyebab-jordi-amat-sebut-jdt-klub-tak-normal"/><item><title>Penyebab Jordi Amat Sebut JDT Klub Tak Normal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/12/51/2937643/penyebab-jordi-amat-sebut-jdt-klub-tak-normal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/12/12/51/2937643/penyebab-jordi-amat-sebut-jdt-klub-tak-normal</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 19:52 WIB</pubDate><dc:creator>Destriana Indria Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/51/2937643/penyebab-jordi-amat-sebut-jdt-klub-tak-normal-E5vcIkzZID.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain JDT, Jordi Amat. (Foto: Instagram/jordiamat5)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/51/2937643/penyebab-jordi-amat-sebut-jdt-klub-tak-normal-E5vcIkzZID.jpg</image><title>Pemain JDT, Jordi Amat. (Foto: Instagram/jordiamat5)</title></images><description>PEMAIN Timnas Indonesia, Jordi Amat sebut Johor Darul Takzim (JDT) klub tidak normal setelah memenangkan empat trofi bergengsi di musim 2023. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia tersebut tercatat telah berlaga di 37 pertandingan dalam empat kompetisi musim ini.
Yang menarik adalah selama bermain penuh di klub tersebut, Jordi Amat belum pernah sekalipun mengalami kekalahan. Satu-satunya hasil buruk adalah saat Johor Darul Takzim ditahan imbang 3-3 oleh Kedah Darul Aman pada pekan ke-21 Liga Super Malaysia 2023.

BACA JUGA:
Hasil JDT vs BG Pathum United di Liga Champions Asia 2023-2024: Jordi Amat Cs Menang 4-1!

Tidak hanya itu saja, Jordi Amat juga turut andil dalam peraihan empat trofi bergengsi musim ini, yakni trofi Malaysia Super League (MSL), Piala FA Malaysia, Piala Sumbangsih, dan terakhir Piala Malaysia setelah mengalahkan Terengganu FC dengan skor 3-1.
Trofi Piala Malaysia pada tahun ini menjadi pencapaian Jordi Amat yang kelima bersama klub raksasa Malaysia tersebut. Pasalnya, di musim lalu pemain berusia 31 tahun tersebut juga sukses meraih trofi yang sama.

Dengan apa yang telah ia alami di JDT, mantan pemain Swansea City tersebut pun menyebut jika musim ini sungguh luar biasa dengan pencapaian gemilang.
&amp;ldquo;Tentu saja kami merasa puas. Ini tidak tidak normal, karena kami tidak pernah menelan kekalahan sepanjang musim ini, sesuatu yang sangat luar biasa. Kami telah menciptakan sejarah,&amp;rdquo; kata Jordi Amat dikutip dari saluran YouTube Harimau Malaya.Jordi Amat juga tampil gemilang dalam laga final Piala Malaysia 2023 saat melawan Terengganu. Meski di tengah pertandingan ia menuai sorotan karena kedapatan mendorong pemain dalam kotak penalti namun hanya diganjar kartu kuning saja oleh wasit.

BACA JUGA:
Johor Darul Tazim Sabet Tiga Gelar Domestik di Musim 2023, Jordi Amat: Kami Layak Menang!

&amp;ldquo;Memang benar itu kartu kuning, dan itu normal, lagi pula ini sepakbola. Itu sebetulnya 50-50, namun saya tidak menanyakan hal itu,&amp;rdquo; tuturnya.
Sebagai tambahan informasi, prestasi Jordi Amat di Malaysia telah melampaui legenda Timnas Indonesia Bambang Pamungkas. Dimana dalam catatan sejarah, pemain berjuluk Bepe tersebut pernah meraih satu trofi Piala Malaysia. Sedangkan Jordi Amat dua trofi yang sama.

Demikian ulasan mengenai Penyebab Jordi Amat Sebut JDT Klub Tak Normal.</description><content:encoded>PEMAIN Timnas Indonesia, Jordi Amat sebut Johor Darul Takzim (JDT) klub tidak normal setelah memenangkan empat trofi bergengsi di musim 2023. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia tersebut tercatat telah berlaga di 37 pertandingan dalam empat kompetisi musim ini.
Yang menarik adalah selama bermain penuh di klub tersebut, Jordi Amat belum pernah sekalipun mengalami kekalahan. Satu-satunya hasil buruk adalah saat Johor Darul Takzim ditahan imbang 3-3 oleh Kedah Darul Aman pada pekan ke-21 Liga Super Malaysia 2023.

BACA JUGA:
Hasil JDT vs BG Pathum United di Liga Champions Asia 2023-2024: Jordi Amat Cs Menang 4-1!

Tidak hanya itu saja, Jordi Amat juga turut andil dalam peraihan empat trofi bergengsi musim ini, yakni trofi Malaysia Super League (MSL), Piala FA Malaysia, Piala Sumbangsih, dan terakhir Piala Malaysia setelah mengalahkan Terengganu FC dengan skor 3-1.
Trofi Piala Malaysia pada tahun ini menjadi pencapaian Jordi Amat yang kelima bersama klub raksasa Malaysia tersebut. Pasalnya, di musim lalu pemain berusia 31 tahun tersebut juga sukses meraih trofi yang sama.

Dengan apa yang telah ia alami di JDT, mantan pemain Swansea City tersebut pun menyebut jika musim ini sungguh luar biasa dengan pencapaian gemilang.
&amp;ldquo;Tentu saja kami merasa puas. Ini tidak tidak normal, karena kami tidak pernah menelan kekalahan sepanjang musim ini, sesuatu yang sangat luar biasa. Kami telah menciptakan sejarah,&amp;rdquo; kata Jordi Amat dikutip dari saluran YouTube Harimau Malaya.Jordi Amat juga tampil gemilang dalam laga final Piala Malaysia 2023 saat melawan Terengganu. Meski di tengah pertandingan ia menuai sorotan karena kedapatan mendorong pemain dalam kotak penalti namun hanya diganjar kartu kuning saja oleh wasit.

BACA JUGA:
Johor Darul Tazim Sabet Tiga Gelar Domestik di Musim 2023, Jordi Amat: Kami Layak Menang!

&amp;ldquo;Memang benar itu kartu kuning, dan itu normal, lagi pula ini sepakbola. Itu sebetulnya 50-50, namun saya tidak menanyakan hal itu,&amp;rdquo; tuturnya.
Sebagai tambahan informasi, prestasi Jordi Amat di Malaysia telah melampaui legenda Timnas Indonesia Bambang Pamungkas. Dimana dalam catatan sejarah, pemain berjuluk Bepe tersebut pernah meraih satu trofi Piala Malaysia. Sedangkan Jordi Amat dua trofi yang sama.

Demikian ulasan mengenai Penyebab Jordi Amat Sebut JDT Klub Tak Normal.</content:encoded></item></channel></rss>
