<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Omongan Jose Mourinho Lagi-Lagi Terbukti Benar soal Erik Ten Hag sebagai Pelatih Sok Idealis</title><description>Berikut Omongan Jose Mourinho Lagi-Lagi Terbukti Benar soal Erik Ten Hag sebagai Pelatih Sok Idealis</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/05/45/2933066/omongan-jose-mourinho-lagi-lagi-terbukti-benar-soal-erik-ten-hag-sebagai-pelatih-sok-idealis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/12/05/45/2933066/omongan-jose-mourinho-lagi-lagi-terbukti-benar-soal-erik-ten-hag-sebagai-pelatih-sok-idealis"/><item><title>Omongan Jose Mourinho Lagi-Lagi Terbukti Benar soal Erik Ten Hag sebagai Pelatih Sok Idealis</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/12/05/45/2933066/omongan-jose-mourinho-lagi-lagi-terbukti-benar-soal-erik-ten-hag-sebagai-pelatih-sok-idealis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/12/05/45/2933066/omongan-jose-mourinho-lagi-lagi-terbukti-benar-soal-erik-ten-hag-sebagai-pelatih-sok-idealis</guid><pubDate>Selasa 05 Desember 2023 14:50 WIB</pubDate><dc:creator>Cahyo Yulianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/05/45/2933066/omongan-jose-mourinho-lagi-lagi-terbukti-benar-soal-erik-ten-hag-sebagai-pelatih-sok-idealis-LiuaLHImRm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jose Mourinho pernah komentari Erik Ten Hag. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/05/45/2933066/omongan-jose-mourinho-lagi-lagi-terbukti-benar-soal-erik-ten-hag-sebagai-pelatih-sok-idealis-LiuaLHImRm.jpg</image><title>Jose Mourinho pernah komentari Erik Ten Hag. (Foto: Reuters)</title></images><description>OMONGAN Jose Mourinho lagi-lagi terbukti benar soal Erik Ten Hag yang menjadi pelatih sok idealis. Hal itu bisa dilihat dari bagaimana performa Manchester United di sepanjang musim ini.
Sejak awal musim saja, Man United telah diterpa berbagai masalah. Mulai dari performa yang naik turun, pemain yang terjerat kasus, hingga Erik Ten Hag yang juga berseteru dengan anak asuhnya sendiri.

Sebagai tim profesional, masalah-masalah seperti ini jelas sangat berpengaruh ke performa tim. Ditambah lagi, Erik Ten Hag sebagai seorang pelatih terlalu idealis dalam hal taktik. Dirinya seakan tidak mau untuk mengubah gaya permainannya menyesuaikan keadaan.
Sebagai contoh, Erik Ten Hag sejak awal musim selalu memainkan Andre Onana di pos penjaga gawang. Dirinya berdalih bahwa kiper asal Kamerun itu adalah sosok yang tepat untuk menjadi penjaga gawang karena dapat melakukan build up sesuai skema permainannya.

BACA JUGA:
Kisah Alessandro Del Piero yang Tolak Pinangan Manchester United demi Bantu Juventus Bangkit dari Hukuman Degradasi


Meski bisa build up, gawang Manchester United harus kebobolan hingga 17 gol di Liga Inggris dan 14 gol di Liga Champions bukanlah hasil yang baik. Karena bagaimanapun, tugas utama kiper adalah menjaga gawang agar tidak kebobolan.
Kemudian, ada Marcus Rashford yang juga selalu dimainkan oleh Erik Ten Hag. Pelatih berkepala plontos itu seakan tidak peduli bagaimana performa Rashford. Selama pemain itu tidak cedera, Ten Hag akan terus memainkannya.
Sikap idealisnya inilah yang membuat performa Manchester United hancur di musim ini. Erik Ten Hag selalu kaku dan tidak mau mengubah gaya permainannya sesuai keadaan pertandingan.Hal ini semakin menegaskan komentar Jose Mourinho saat mengalahkan Erik Ten Hag yang masih melatih Ajax. Kala itu, The Special One mengatakan bahwa Ten Hag adalah pelatih yang terlalu saklek dan idealis terhadap filosofi permainannya.
&amp;ldquo;Filosofi itulah yang membuat sebuah tim berkembang. Anda memerlukan dasar dan gaya kualitas yang disesuaikan dengan para pemain,&amp;rdquo; ujar Jose Mourinho jepada beIN Sports pada 2019, dilansir dari Football London, Selasa (5/12/2023).

&amp;ldquo;Sepakbola adalah pertarungan olahraga dan dalam pertarungan Anda memerlukan strategi,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Manchester United Kalah dari Newcastle United, Erik Ten Hag Bakal Ajak Marcus Rashford Bicara


&quot;Terkadang, Anda harus melawan filosofi Anda untuk memenangkan pertandingan sepakbola. Hal mendasar yang Anda lakukan ketika Anda memiliki keunggulan adalah menjaga keseimbangan dan jangan pernah tidak seimbang,&amp;rdquo; jelas Mourinho.
Meski begitu, Erik Ten Hag lebih tahu apa yang akan dia lakukan di kubu Manchester United. Terlepas dari benar atau salah yang dilakukan, biarkan hasil pertandingan yang menjawabnya.</description><content:encoded>OMONGAN Jose Mourinho lagi-lagi terbukti benar soal Erik Ten Hag yang menjadi pelatih sok idealis. Hal itu bisa dilihat dari bagaimana performa Manchester United di sepanjang musim ini.
Sejak awal musim saja, Man United telah diterpa berbagai masalah. Mulai dari performa yang naik turun, pemain yang terjerat kasus, hingga Erik Ten Hag yang juga berseteru dengan anak asuhnya sendiri.

Sebagai tim profesional, masalah-masalah seperti ini jelas sangat berpengaruh ke performa tim. Ditambah lagi, Erik Ten Hag sebagai seorang pelatih terlalu idealis dalam hal taktik. Dirinya seakan tidak mau untuk mengubah gaya permainannya menyesuaikan keadaan.
Sebagai contoh, Erik Ten Hag sejak awal musim selalu memainkan Andre Onana di pos penjaga gawang. Dirinya berdalih bahwa kiper asal Kamerun itu adalah sosok yang tepat untuk menjadi penjaga gawang karena dapat melakukan build up sesuai skema permainannya.

BACA JUGA:
Kisah Alessandro Del Piero yang Tolak Pinangan Manchester United demi Bantu Juventus Bangkit dari Hukuman Degradasi


Meski bisa build up, gawang Manchester United harus kebobolan hingga 17 gol di Liga Inggris dan 14 gol di Liga Champions bukanlah hasil yang baik. Karena bagaimanapun, tugas utama kiper adalah menjaga gawang agar tidak kebobolan.
Kemudian, ada Marcus Rashford yang juga selalu dimainkan oleh Erik Ten Hag. Pelatih berkepala plontos itu seakan tidak peduli bagaimana performa Rashford. Selama pemain itu tidak cedera, Ten Hag akan terus memainkannya.
Sikap idealisnya inilah yang membuat performa Manchester United hancur di musim ini. Erik Ten Hag selalu kaku dan tidak mau mengubah gaya permainannya sesuai keadaan pertandingan.Hal ini semakin menegaskan komentar Jose Mourinho saat mengalahkan Erik Ten Hag yang masih melatih Ajax. Kala itu, The Special One mengatakan bahwa Ten Hag adalah pelatih yang terlalu saklek dan idealis terhadap filosofi permainannya.
&amp;ldquo;Filosofi itulah yang membuat sebuah tim berkembang. Anda memerlukan dasar dan gaya kualitas yang disesuaikan dengan para pemain,&amp;rdquo; ujar Jose Mourinho jepada beIN Sports pada 2019, dilansir dari Football London, Selasa (5/12/2023).

&amp;ldquo;Sepakbola adalah pertarungan olahraga dan dalam pertarungan Anda memerlukan strategi,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Manchester United Kalah dari Newcastle United, Erik Ten Hag Bakal Ajak Marcus Rashford Bicara


&quot;Terkadang, Anda harus melawan filosofi Anda untuk memenangkan pertandingan sepakbola. Hal mendasar yang Anda lakukan ketika Anda memiliki keunggulan adalah menjaga keseimbangan dan jangan pernah tidak seimbang,&amp;rdquo; jelas Mourinho.
Meski begitu, Erik Ten Hag lebih tahu apa yang akan dia lakukan di kubu Manchester United. Terlepas dari benar atau salah yang dilakukan, biarkan hasil pertandingan yang menjawabnya.</content:encoded></item></channel></rss>
