<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Piala Dunia U-17 2023: Kapten Timnas Argentina U-17 dan Pelatih Timnas Jerman U-17 Kompak Kritik Lapangan JIS</title><description>&amp;ldquo;Tidak, lapangan bermain sangat tidak padat, itu agak buruk, dan tidak basah juga. Lapangan Bandung lebih baik,&amp;rdquo; kata Echeverri</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/11/19/51/2923027/piala-dunia-u-17-2023-kapten-timnas-argentina-u-17-dan-pelatih-timnas-jerman-u-17-kompak-kritik-lapangan-jis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/11/19/51/2923027/piala-dunia-u-17-2023-kapten-timnas-argentina-u-17-dan-pelatih-timnas-jerman-u-17-kompak-kritik-lapangan-jis"/><item><title>Piala Dunia U-17 2023: Kapten Timnas Argentina U-17 dan Pelatih Timnas Jerman U-17 Kompak Kritik Lapangan JIS</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/11/19/51/2923027/piala-dunia-u-17-2023-kapten-timnas-argentina-u-17-dan-pelatih-timnas-jerman-u-17-kompak-kritik-lapangan-jis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/11/19/51/2923027/piala-dunia-u-17-2023-kapten-timnas-argentina-u-17-dan-pelatih-timnas-jerman-u-17-kompak-kritik-lapangan-jis</guid><pubDate>Minggu 19 November 2023 04:20 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/19/51/2923027/piala-dunia-u-17-2023-kapten-timnas-argentina-u-17-dan-pelatih-timnas-jerman-u-17-kompak-kritik-lapangan-jis-TgNaFIkzQz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jakarta International Stadium jadi salah satu venue Piala Dunia U-17 2023 (Foto: Instagram/JakInStadium)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/19/51/2923027/piala-dunia-u-17-2023-kapten-timnas-argentina-u-17-dan-pelatih-timnas-jerman-u-17-kompak-kritik-lapangan-jis-TgNaFIkzQz.jpg</image><title>Jakarta International Stadium jadi salah satu venue Piala Dunia U-17 2023 (Foto: Instagram/JakInStadium)</title></images><description>JAKARTA - Lapangan Jakarta International Stadium (JIS) mendapat kritikan dari tim yang sebelumnya bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Kritikan tersebut datang dari kapten Argentina U-17, Claudio Echeverri dan pelatih Jerman U-17, Christian Wuck.
Timnas Argentina U-17 baru saja mencicipi lapangan JIS kala berhadapan dengan Polandia U-17 pada laga terakhir Grup D Piala Dunia U-17 2023. Tim Tango pun berhasil memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 4-0.

Usai laga, Echeverri memberikan kesan-kesannya usai tampil kali pertama di JIS. Dia pun memberi kritikan dengan membandingkan lapangan JIS dan Stadion Si Jalak Harupat.
&amp;ldquo;Tidak, lapangan bermain sangat tidak padat, itu agak buruk, dan tidak basah juga. Lapangan Bandung (Stadion Si Jalak Harupat) lebih baik,&amp;rdquo; kata Echeverri kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia (MPI).

BACA JUGA:
Momen Seru Piala Dunia U-17 2023 di JIS, Intip Tingkah Unik Penonton Lewat Videotron

&amp;ldquo;Tetapi tidak masalah, kami mencoba bermain, dan baiklah, kami bisa mengamankan kemenangan,&amp;rdquo; ujar pemain River Plate.
Hal senada dilontarkan pelatih Jerman U-17, Christian Wuck. Pelatih berusia 50 tahun itu juga mengkritik permukaan lapangan.


Hal itu didasarkan pada kegiatan familiarisasi pemainnya jelang pertandingan menghadapi Venezuela U-17. Namun begitu, Wuck tetap menanggap JIS sebagai stadion yang indah, seperti Allianz Arena, markas Bayern Munchen.
&amp;ldquo;Menurut saya lapangannya tidak begitu bagus, lapangan di Allianz Arena lebih bagus. Tapi secara keseluruhan stadion ini di Jakarta sangat indah,&amp;rdquo; ujar Wuck.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

JIS Jadi Stadion Tersibuk pada Piala Dunia U-17 2023, Pelatih Timnas Prancis U-17: Lapangan Ini Bagus

Laga Jerman U-17 kontra Venezuela U-17 akan dihelat pada Sabtu (18/11/2023) sore WIB. Sementara Argentina U-17 sudah dinyatakan lolos ke babak 16 besar dengan status juara Grup D.

</description><content:encoded>JAKARTA - Lapangan Jakarta International Stadium (JIS) mendapat kritikan dari tim yang sebelumnya bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Kritikan tersebut datang dari kapten Argentina U-17, Claudio Echeverri dan pelatih Jerman U-17, Christian Wuck.
Timnas Argentina U-17 baru saja mencicipi lapangan JIS kala berhadapan dengan Polandia U-17 pada laga terakhir Grup D Piala Dunia U-17 2023. Tim Tango pun berhasil memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 4-0.

Usai laga, Echeverri memberikan kesan-kesannya usai tampil kali pertama di JIS. Dia pun memberi kritikan dengan membandingkan lapangan JIS dan Stadion Si Jalak Harupat.
&amp;ldquo;Tidak, lapangan bermain sangat tidak padat, itu agak buruk, dan tidak basah juga. Lapangan Bandung (Stadion Si Jalak Harupat) lebih baik,&amp;rdquo; kata Echeverri kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia (MPI).

BACA JUGA:
Momen Seru Piala Dunia U-17 2023 di JIS, Intip Tingkah Unik Penonton Lewat Videotron

&amp;ldquo;Tetapi tidak masalah, kami mencoba bermain, dan baiklah, kami bisa mengamankan kemenangan,&amp;rdquo; ujar pemain River Plate.
Hal senada dilontarkan pelatih Jerman U-17, Christian Wuck. Pelatih berusia 50 tahun itu juga mengkritik permukaan lapangan.


Hal itu didasarkan pada kegiatan familiarisasi pemainnya jelang pertandingan menghadapi Venezuela U-17. Namun begitu, Wuck tetap menanggap JIS sebagai stadion yang indah, seperti Allianz Arena, markas Bayern Munchen.
&amp;ldquo;Menurut saya lapangannya tidak begitu bagus, lapangan di Allianz Arena lebih bagus. Tapi secara keseluruhan stadion ini di Jakarta sangat indah,&amp;rdquo; ujar Wuck.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

JIS Jadi Stadion Tersibuk pada Piala Dunia U-17 2023, Pelatih Timnas Prancis U-17: Lapangan Ini Bagus

Laga Jerman U-17 kontra Venezuela U-17 akan dihelat pada Sabtu (18/11/2023) sore WIB. Sementara Argentina U-17 sudah dinyatakan lolos ke babak 16 besar dengan status juara Grup D.

</content:encoded></item></channel></rss>
