<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Brutal Tentara Israel Rugikan Pesepakbola Palestina, Kenapa FIFA Tak Pernah Bertindak?</title><description>FIFA tak pernah bertindak meski tentara Israel sering melecehkan pesepakbola Palestina.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/11/03/51/2913977/aksi-brutal-tentara-israel-rugikan-pesepakbola-palestina-kenapa-fifa-tak-pernah-bertindak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/11/03/51/2913977/aksi-brutal-tentara-israel-rugikan-pesepakbola-palestina-kenapa-fifa-tak-pernah-bertindak"/><item><title>Aksi Brutal Tentara Israel Rugikan Pesepakbola Palestina, Kenapa FIFA Tak Pernah Bertindak?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/11/03/51/2913977/aksi-brutal-tentara-israel-rugikan-pesepakbola-palestina-kenapa-fifa-tak-pernah-bertindak</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/11/03/51/2913977/aksi-brutal-tentara-israel-rugikan-pesepakbola-palestina-kenapa-fifa-tak-pernah-bertindak</guid><pubDate>Jum'at 03 November 2023 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/03/51/2913977/aksi-brutal-tentara-israel-rugikan-pesepakbola-palestina-kenapa-fifa-tak-pernah-bertindak-TZK7PWhwQz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi brutal tentara Israel sering merugikan pesepakbola Palestina. (Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/03/51/2913977/aksi-brutal-tentara-israel-rugikan-pesepakbola-palestina-kenapa-fifa-tak-pernah-bertindak-TZK7PWhwQz.jpg</image><title>Aksi brutal tentara Israel sering merugikan pesepakbola Palestina. (Foto: REUTERS)</title></images><description>AKSI brutal tentara Israel selalu merugikan pesepakbola Palestina. Lantas, kenapa Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) tidak pernah menjatuhkan hukuman kepada Federasi Sepakbola Israel (IFA)?
FIFA terkesan tebang pilih dalam kasus invansi yang dilakukan sebuah negara. Medio Maret 2022, FIFA menghukum Federasi Sepakbola Rusia (RFS) karena invansi yang dilakukan militer Rusia kepada Ukraina. Di saat bersamaan, FIFA tak pernah bergerak meski zionis Israel terus-menerus menyerang Palestina.

(Serangan tentara Israel kepada masyarakat Palestina di final Piala Liga Palestina 2023. (Foto: Inside World Football)
Dunia olahraga Palestina beberapa kali dirugikan tentara Israel. Medio 2015, tentara Israel melakukan intervensi kepada pesepakbola Palestina. Tentara Israel membatasi aktivitas para pemain Palestina. Selain itu, klub-klub Palestina juga diatur harus bermain di wilayah mana oleh Israel.
Selanjutnya pada 30 Maret 2023, tentara Israel menyerang final Piala Liga Palestina yang mempertemukan Balata FC vs Jabal Al Mukaber. Tentara Israel melakukan aksi brutal dengan melemparkan gas air mata dan peluru karet.
Akibatnya puluhan suporter mengalami sesak napas. Ironisnya, sebagian dari penonton adalah anak-anak dan perempuan. Salah satu contoh lain aksi brutal tentara Israel terjadi pada medio Juni 2023.

BACA JUGA:
Alasan FIFA Tak Mau Banned Israel meski Serang Palestina Terungkap?

Mengutip dari laman resmi Facebook Federasi Sepakbola Palestina, saat itu tentara Israel mengepung wilayah Tarmasia, Palestina. Akibatnya, Omar Abu yang merupakan pemain klub kasta ketiga Liga Palestina, Turmus Ayya, ditembak Israel di bagian dada sehingga meninggal dunia.Seperti yang sudah diutarakan di atas, kenapa FIFA tak kunjung memberikan Federasi Sepakbola Israel?  Sebelumnya pada 2015, Ketua Umum Federasi Sepakbola Palestina (PFA) Jibril Rajoub melakukan protes kepada FIFA.

(Presiden Federasi Sepakbola Palestina, Jibril Rajoub. (Foto: REUTERS)
Protes terjadi karena tentara Israel mendiskriminasi pesepakbola Palestina. Selain itu, klub-klub Palestina juga diatur-atur oleh tentara Israel. Akibatnya, di Zurich, Swiss, pada 29 Mei 2015, kongres FIFA membahas apakah Israel layak menerima sanksi atau tidak.
Namun, Jibril Rajoub tiba-tiba menghentikan laporannya. Usut punya usut, Jibril Rajoub mencabut laporannya karena ada banyak negara yang tak mau Israel terkena sanksi. Apakah ini pertanda FIFA tak kunjung memberikan sanksi kepada Israel?

BACA JUGA:
Cristiano Ronaldo Jadi Alasan FIFA Tunjuk Arab Saudi sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2034?

&amp;ldquo;Saya memutuskan membatalkan penangguhan (untuk Israel), namun bukan berarti saya menyerah. Puluhan presiden federasi dari Afrika, Amerika Selatan, Amerika Utara dan Eropa mengatakan kepada saya bahwa mereka tak ingin ada penangguhan federasi,&amp;rdquo; kata Jibril Rajoub mengutip dari Reuters.</description><content:encoded>AKSI brutal tentara Israel selalu merugikan pesepakbola Palestina. Lantas, kenapa Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) tidak pernah menjatuhkan hukuman kepada Federasi Sepakbola Israel (IFA)?
FIFA terkesan tebang pilih dalam kasus invansi yang dilakukan sebuah negara. Medio Maret 2022, FIFA menghukum Federasi Sepakbola Rusia (RFS) karena invansi yang dilakukan militer Rusia kepada Ukraina. Di saat bersamaan, FIFA tak pernah bergerak meski zionis Israel terus-menerus menyerang Palestina.

(Serangan tentara Israel kepada masyarakat Palestina di final Piala Liga Palestina 2023. (Foto: Inside World Football)
Dunia olahraga Palestina beberapa kali dirugikan tentara Israel. Medio 2015, tentara Israel melakukan intervensi kepada pesepakbola Palestina. Tentara Israel membatasi aktivitas para pemain Palestina. Selain itu, klub-klub Palestina juga diatur harus bermain di wilayah mana oleh Israel.
Selanjutnya pada 30 Maret 2023, tentara Israel menyerang final Piala Liga Palestina yang mempertemukan Balata FC vs Jabal Al Mukaber. Tentara Israel melakukan aksi brutal dengan melemparkan gas air mata dan peluru karet.
Akibatnya puluhan suporter mengalami sesak napas. Ironisnya, sebagian dari penonton adalah anak-anak dan perempuan. Salah satu contoh lain aksi brutal tentara Israel terjadi pada medio Juni 2023.

BACA JUGA:
Alasan FIFA Tak Mau Banned Israel meski Serang Palestina Terungkap?

Mengutip dari laman resmi Facebook Federasi Sepakbola Palestina, saat itu tentara Israel mengepung wilayah Tarmasia, Palestina. Akibatnya, Omar Abu yang merupakan pemain klub kasta ketiga Liga Palestina, Turmus Ayya, ditembak Israel di bagian dada sehingga meninggal dunia.Seperti yang sudah diutarakan di atas, kenapa FIFA tak kunjung memberikan Federasi Sepakbola Israel?  Sebelumnya pada 2015, Ketua Umum Federasi Sepakbola Palestina (PFA) Jibril Rajoub melakukan protes kepada FIFA.

(Presiden Federasi Sepakbola Palestina, Jibril Rajoub. (Foto: REUTERS)
Protes terjadi karena tentara Israel mendiskriminasi pesepakbola Palestina. Selain itu, klub-klub Palestina juga diatur-atur oleh tentara Israel. Akibatnya, di Zurich, Swiss, pada 29 Mei 2015, kongres FIFA membahas apakah Israel layak menerima sanksi atau tidak.
Namun, Jibril Rajoub tiba-tiba menghentikan laporannya. Usut punya usut, Jibril Rajoub mencabut laporannya karena ada banyak negara yang tak mau Israel terkena sanksi. Apakah ini pertanda FIFA tak kunjung memberikan sanksi kepada Israel?

BACA JUGA:
Cristiano Ronaldo Jadi Alasan FIFA Tunjuk Arab Saudi sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2034?

&amp;ldquo;Saya memutuskan membatalkan penangguhan (untuk Israel), namun bukan berarti saya menyerah. Puluhan presiden federasi dari Afrika, Amerika Selatan, Amerika Utara dan Eropa mengatakan kepada saya bahwa mereka tak ingin ada penangguhan federasi,&amp;rdquo; kata Jibril Rajoub mengutip dari Reuters.</content:encoded></item></channel></rss>
