<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pembelian Terburuk Manchester United Setelah Era Sir Alex Ferguson, Nomor 1 Masih Dipertahankan Erik Ten Hag</title><description>Berikut 5 Pembelian Terburuk Manchester United Setelah Era Sir Alex Ferguson</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/10/10/45/2898761/5-pembelian-terburuk-manchester-united-setelah-era-sir-alex-ferguson-nomor-1-masih-dipertahankan-erik-ten-hag</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/10/10/45/2898761/5-pembelian-terburuk-manchester-united-setelah-era-sir-alex-ferguson-nomor-1-masih-dipertahankan-erik-ten-hag"/><item><title>5 Pembelian Terburuk Manchester United Setelah Era Sir Alex Ferguson, Nomor 1 Masih Dipertahankan Erik Ten Hag</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/10/10/45/2898761/5-pembelian-terburuk-manchester-united-setelah-era-sir-alex-ferguson-nomor-1-masih-dipertahankan-erik-ten-hag</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/10/10/45/2898761/5-pembelian-terburuk-manchester-united-setelah-era-sir-alex-ferguson-nomor-1-masih-dipertahankan-erik-ten-hag</guid><pubDate>Selasa 10 Oktober 2023 20:51 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/10/45/2898761/5-pembelian-terburuk-manchester-united-setelah-era-sir-alex-ferguson-nomor-1-masih-dipertahankan-erik-ten-hag-LMUfpJn5R6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">5 Pembelian Terburuk Manchester United Setelah Era Sir Alex Ferguson. (Foto: Premier League)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/10/45/2898761/5-pembelian-terburuk-manchester-united-setelah-era-sir-alex-ferguson-nomor-1-masih-dipertahankan-erik-ten-hag-LMUfpJn5R6.jpg</image><title>5 Pembelian Terburuk Manchester United Setelah Era Sir Alex Ferguson. (Foto: Premier League)</title></images><description>TERDAPAT 5 pembelian terburuk Manchester United setelah era Sir Alex Ferguson akan dibahas Okezone di artikel ini. Setan Merah dikenal selalu mampu menghadirkan sejumlah pemain bintang di setiap jendela transfer musim panas.
Sayangnya, tidak semua pemain berlebel bintang mampu bersinar di Old Trafford. Malahan beberapa diantaranya gagal total bersama Man United dan dinilai sebagai pembelian terburuk. Lantas siapa saja mereka?

BACA JUGA:
Fakta dan Bukti Manchester United Sudah Gagal Total

Berikut 5 Pembelian Terburuk Manchester United Setelah Era Sir Alex Ferguson
5. Angel Di Maria

Di Maria didatangkan ketika Man United ditangani Louis van Gaal. Ia dibeli dari Real Madrid dengan status pemain bintang dan diharapkan dapat memberikan perbedaan.
Namun, nyatanya Di Maria tampil melempem. Padahal Man United mendatangkannya dengan harga yang mahal, tapi hubungan Di Maria dan Van Gaal membuat pemain Argentina itu pindah lebih cepat.
4. Marouane Fellaini

Fellaini tampil mengecewakan selama di Man United. Ia yang didatangkan dari Everton tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya saat ditangani Van Gaal dan bahkan David Moyes.
Jose Mourinho justru sempat membuat penampilan Fellaini berkembang saat di Man United. Namun, gelandang berambut kribo itu tetap tak bisa mengeluarkan penampilan terbaiknya.3. Alexis Sanchez

Sanchez datang secara gratis ke Old Trafford, namun ia mendapatkan gaji yang amat besar. Hasilnya? Sanchez tak bisa memberikan banyak kontribusi untuk Man United.
Sanchez hanya mengemas 5 gol dari 45 laga yang telah dijalani. Sanchez pun dipinjamkan ke Inter Milan hingga akhirnya dibeli secara permanen.
2. Memphis Depay

Van Gaal yang saat itu sedang mencari sosok pengganti Di Maria lantas memiliki ketertarikan untuk memboyong Memphis Depay dari PSV Eindhoven. Pada saat itu, Depay memang tampil luar biasa, ia mampu menjadi top skor Liga Belanda 2014-2015 dengan mengemas 22 gol dari 30 penampilan di kompetisi tersebut.
Akan tetapi, karena terlalu egois ketika bermain di lapangan, membuat dirinya tak terlalu dipercaya lagi oleh Van Gaal. Apalagi, sejak kedatangan Mourinho di kursi kepelatihan Man United, waktu bermain Depay kian sedikit.
Hal tersebut juga dilatarbelakangi dengan apiknya permainan Marcus Rashford dan Anthony Martial pada saat itu. Hingga pada bursa transfer musim dingin 2017, Depay pun dilepaskan Mourinho ke Olympique Lyon.1. Harry Maguire

Maguire didatangkan dengan status bek termahal dunia. Man United membelinya dari Leicester City karena Maguire mampu tampil apik kala itu.
Awalnya Maguire pun mampu bermain baik. Namun, lama-kelamaan Maguire lebih banyak melakukan blunder yang justru merugikan Man United.
Kesalahan-kesalahan Maguire berujung gol untuk tim lawan. Kini posisi Maguire sebagai bek utama pun mulai tergantikan meski statusnya kala itu masih menjadi kapten dan kini diambil alih oleh Bruno Fernandes.
Menariknya, Maguire nyatanya masih bertahan di Man United meski kerap melakukan blunder. Meski begitu ia sejatinya jarang dimainkan oleh Erik Ten Hag.</description><content:encoded>TERDAPAT 5 pembelian terburuk Manchester United setelah era Sir Alex Ferguson akan dibahas Okezone di artikel ini. Setan Merah dikenal selalu mampu menghadirkan sejumlah pemain bintang di setiap jendela transfer musim panas.
Sayangnya, tidak semua pemain berlebel bintang mampu bersinar di Old Trafford. Malahan beberapa diantaranya gagal total bersama Man United dan dinilai sebagai pembelian terburuk. Lantas siapa saja mereka?

BACA JUGA:
Fakta dan Bukti Manchester United Sudah Gagal Total

Berikut 5 Pembelian Terburuk Manchester United Setelah Era Sir Alex Ferguson
5. Angel Di Maria

Di Maria didatangkan ketika Man United ditangani Louis van Gaal. Ia dibeli dari Real Madrid dengan status pemain bintang dan diharapkan dapat memberikan perbedaan.
Namun, nyatanya Di Maria tampil melempem. Padahal Man United mendatangkannya dengan harga yang mahal, tapi hubungan Di Maria dan Van Gaal membuat pemain Argentina itu pindah lebih cepat.
4. Marouane Fellaini

Fellaini tampil mengecewakan selama di Man United. Ia yang didatangkan dari Everton tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya saat ditangani Van Gaal dan bahkan David Moyes.
Jose Mourinho justru sempat membuat penampilan Fellaini berkembang saat di Man United. Namun, gelandang berambut kribo itu tetap tak bisa mengeluarkan penampilan terbaiknya.3. Alexis Sanchez

Sanchez datang secara gratis ke Old Trafford, namun ia mendapatkan gaji yang amat besar. Hasilnya? Sanchez tak bisa memberikan banyak kontribusi untuk Man United.
Sanchez hanya mengemas 5 gol dari 45 laga yang telah dijalani. Sanchez pun dipinjamkan ke Inter Milan hingga akhirnya dibeli secara permanen.
2. Memphis Depay

Van Gaal yang saat itu sedang mencari sosok pengganti Di Maria lantas memiliki ketertarikan untuk memboyong Memphis Depay dari PSV Eindhoven. Pada saat itu, Depay memang tampil luar biasa, ia mampu menjadi top skor Liga Belanda 2014-2015 dengan mengemas 22 gol dari 30 penampilan di kompetisi tersebut.
Akan tetapi, karena terlalu egois ketika bermain di lapangan, membuat dirinya tak terlalu dipercaya lagi oleh Van Gaal. Apalagi, sejak kedatangan Mourinho di kursi kepelatihan Man United, waktu bermain Depay kian sedikit.
Hal tersebut juga dilatarbelakangi dengan apiknya permainan Marcus Rashford dan Anthony Martial pada saat itu. Hingga pada bursa transfer musim dingin 2017, Depay pun dilepaskan Mourinho ke Olympique Lyon.1. Harry Maguire

Maguire didatangkan dengan status bek termahal dunia. Man United membelinya dari Leicester City karena Maguire mampu tampil apik kala itu.
Awalnya Maguire pun mampu bermain baik. Namun, lama-kelamaan Maguire lebih banyak melakukan blunder yang justru merugikan Man United.
Kesalahan-kesalahan Maguire berujung gol untuk tim lawan. Kini posisi Maguire sebagai bek utama pun mulai tergantikan meski statusnya kala itu masih menjadi kapten dan kini diambil alih oleh Bruno Fernandes.
Menariknya, Maguire nyatanya masih bertahan di Man United meski kerap melakukan blunder. Meski begitu ia sejatinya jarang dimainkan oleh Erik Ten Hag.</content:encoded></item></channel></rss>
