<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zinedine Zidane Bersedia Latih Olympique Marseille dengan Satu Syarat</title><description>Zinedine Zidane Bersedia Latih Olympique Marseille dengan Satu Syarat.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/09/29/51/2891691/zinedine-zidane-bersedia-latih-olympique-marseille-dengan-satu-syarat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/09/29/51/2891691/zinedine-zidane-bersedia-latih-olympique-marseille-dengan-satu-syarat"/><item><title>Zinedine Zidane Bersedia Latih Olympique Marseille dengan Satu Syarat</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/09/29/51/2891691/zinedine-zidane-bersedia-latih-olympique-marseille-dengan-satu-syarat</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/09/29/51/2891691/zinedine-zidane-bersedia-latih-olympique-marseille-dengan-satu-syarat</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/51/2891691/zinedine-zidane-bersedia-latih-olympique-marseille-dengan-satu-syarat-poxqXjk5TQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zinedine Zidane bersedia kembali melatih Olympique Marseille (Foto: Twitter/realmadriden)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/51/2891691/zinedine-zidane-bersedia-latih-olympique-marseille-dengan-satu-syarat-poxqXjk5TQ.jpg</image><title>Zinedine Zidane bersedia kembali melatih Olympique Marseille (Foto: Twitter/realmadriden)</title></images><description>ZINEDINE Zidane bersedia latih Olympique Marseille dengan satu syarat. Legenda sepakbola Prancis itu kabarnya meminta Marseille untuk menjual kepemilikannya kepada pihak Arab Saudi.
Zidane masih belum kembali melatih sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021 silam. Eks pemain Juventus itu meninggalkan Santiago Bernabeu dengan segudang trofi.

Tercatat, Zidane berhasil mengantar Real Madrid meraih total sebelas trofi, termasuk tiga gelar Liga Champions secara beruntun (2015-2016, 2016-2017, dan 2017-2018). Pelatih berkepala plontos itu kini menganggur kendati sempat dirumorkan bergabung dengan beberapa klub.
Sebagaimana dilansir dari laporan Goal Internasional, Jumat (29/9/2023), Zidane bersedia untuk turun gunung. Klub kota kelahirannya, Marseille menjadi pilihan. Tetapi, Zidane menginginkan klub tersebut berganti kepemilikan.

BACA JUGA:
Carlo Ancelotti Lampaui Rekor Zinedine Zidane Usai Bawa Real Madrid Kalahkan Real Sociedad

&amp;ldquo;Mantan manajer Real Madrid itu telah memberikan persetujuannya untuk mengambil kendali manajer di Stade Velodrome (kandang Marseille). Jika usulan penjualan Marseille ke Arab Saudi itu terwujud, Zidane akan turun tangan sebagai manajer baru,&amp;rdquo; tulis laporan Goal Internasional.Zidane dikabarkan telah meminta kedatangannya mendapatkan fasilitas mewah dari Marseille. Dia juga meminta anggaran sebesar 260 juta poundsterling (Rp4,9 triliun) untuk memfasilitasi kedatangannya, termasuk kontrol penuh atas perekrutan pemain dan hal lainnya.

Meski begitu, saat ini pemilik Marseille, Frank McCourt menegaskan belum bisa menjual klub kepada pihak lain. Namun di sisi lain, pihak Arab Saudi dikabarkan sudah siap membeli klub dengan mimpi bisa membawa kebangkitan seperti di Newcastle United.

BACA JUGA:
Usai Tolak Reuni dengan Cristiano Ronaldo di Al Nassr, Zinedine Zidane Masuk Radar Calon Pelatih Neymar Jr di Al Hilal

&amp;ldquo;Frank McCourt, dengan tegas menyatakan bahwa klubnya tidak untuk dijual. Meskipun demikian, Arab Saudi telah menyatakan minatnya untuk mengakuisisi klub Prancis tersebut, dengan membayangkan transformasi yang mirip dengan kebangkitan Newcastle di Inggris,&amp;rdquo; tutup laporan itu.</description><content:encoded>ZINEDINE Zidane bersedia latih Olympique Marseille dengan satu syarat. Legenda sepakbola Prancis itu kabarnya meminta Marseille untuk menjual kepemilikannya kepada pihak Arab Saudi.
Zidane masih belum kembali melatih sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021 silam. Eks pemain Juventus itu meninggalkan Santiago Bernabeu dengan segudang trofi.

Tercatat, Zidane berhasil mengantar Real Madrid meraih total sebelas trofi, termasuk tiga gelar Liga Champions secara beruntun (2015-2016, 2016-2017, dan 2017-2018). Pelatih berkepala plontos itu kini menganggur kendati sempat dirumorkan bergabung dengan beberapa klub.
Sebagaimana dilansir dari laporan Goal Internasional, Jumat (29/9/2023), Zidane bersedia untuk turun gunung. Klub kota kelahirannya, Marseille menjadi pilihan. Tetapi, Zidane menginginkan klub tersebut berganti kepemilikan.

BACA JUGA:
Carlo Ancelotti Lampaui Rekor Zinedine Zidane Usai Bawa Real Madrid Kalahkan Real Sociedad

&amp;ldquo;Mantan manajer Real Madrid itu telah memberikan persetujuannya untuk mengambil kendali manajer di Stade Velodrome (kandang Marseille). Jika usulan penjualan Marseille ke Arab Saudi itu terwujud, Zidane akan turun tangan sebagai manajer baru,&amp;rdquo; tulis laporan Goal Internasional.Zidane dikabarkan telah meminta kedatangannya mendapatkan fasilitas mewah dari Marseille. Dia juga meminta anggaran sebesar 260 juta poundsterling (Rp4,9 triliun) untuk memfasilitasi kedatangannya, termasuk kontrol penuh atas perekrutan pemain dan hal lainnya.

Meski begitu, saat ini pemilik Marseille, Frank McCourt menegaskan belum bisa menjual klub kepada pihak lain. Namun di sisi lain, pihak Arab Saudi dikabarkan sudah siap membeli klub dengan mimpi bisa membawa kebangkitan seperti di Newcastle United.

BACA JUGA:
Usai Tolak Reuni dengan Cristiano Ronaldo di Al Nassr, Zinedine Zidane Masuk Radar Calon Pelatih Neymar Jr di Al Hilal

&amp;ldquo;Frank McCourt, dengan tegas menyatakan bahwa klubnya tidak untuk dijual. Meskipun demikian, Arab Saudi telah menyatakan minatnya untuk mengakuisisi klub Prancis tersebut, dengan membayangkan transformasi yang mirip dengan kebangkitan Newcastle di Inggris,&amp;rdquo; tutup laporan itu.</content:encoded></item></channel></rss>
