<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerah Masih Ada Kontroversi di Liga 1 dan Liga 2, Ketum PSSI Erick Thohir Ancam Pidanakan Wasit Nakal</title><description>Masih Banyak Kontroversi di Liga 1 dan Liga 2, Erick Thohir Ancam Pidanakan Wasit Nakal.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/09/28/49/2891035/gerah-masih-ada-kontroversi-di-liga-1-dan-liga-2-ketum-pssi-erick-thohir-ancam-pidanakan-wasit-nakal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/09/28/49/2891035/gerah-masih-ada-kontroversi-di-liga-1-dan-liga-2-ketum-pssi-erick-thohir-ancam-pidanakan-wasit-nakal"/><item><title>Gerah Masih Ada Kontroversi di Liga 1 dan Liga 2, Ketum PSSI Erick Thohir Ancam Pidanakan Wasit Nakal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/09/28/49/2891035/gerah-masih-ada-kontroversi-di-liga-1-dan-liga-2-ketum-pssi-erick-thohir-ancam-pidanakan-wasit-nakal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/09/28/49/2891035/gerah-masih-ada-kontroversi-di-liga-1-dan-liga-2-ketum-pssi-erick-thohir-ancam-pidanakan-wasit-nakal</guid><pubDate>Kamis 28 September 2023 04:48 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/28/49/2891035/gerah-masih-ada-kontroversi-di-liga-1-dan-liga-2-ketum-pssi-erick-thohir-ancam-pidanakan-wasit-nakal-jgXsGstytm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Raka Dwi Novianto/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/28/49/2891035/gerah-masih-ada-kontroversi-di-liga-1-dan-liga-2-ketum-pssi-erick-thohir-ancam-pidanakan-wasit-nakal-jgXsGstytm.jpg</image><title>Ketum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Raka Dwi Novianto/MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir tengah berusaha memperbaiki kompetisi sepakbola di Indonesia. Namun, dalam perjalanannya ternyata tidak mudah karena masih banyak kejadian kurang baik hingga menjadi kontroversi di Liga 1 dan Liga 2 2023-2024.
Melihat itu semua, Erick Thohir pun mengancam wasit yang nakal untuk dipidanakan. Tentu hal itu dilakukan agar wasit-wasit di Indonesia tak terpengaruh dengan adanya upaya pengaturan skor atau hal lain yang dapat mencoreng sepakbola Tanah Air.

BACA JUGA:
Jelang Dewa United vs Persebaya Surabaya, Josep Gombau Berambisi Lanjutkan Tren Positif Bajul Ijo di Liga 1 2023-2024

Ya, kontroversi kinerja wasit masih mewarnai kompetisi sepak bola di tanah air. Terbaru, pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll dan salah seorang anak asuhnya, Riko Simanjuntak mengeluhkan kinerja wasit saat mereka menghadapi Bali United di Liga 1 2023-2024 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada Minggu 24 September 2023 silam.
Tak hanya di Liga 1, kontroversi wasit juga masih mewarnai Liga 2 musim ini. Contohnya saat PSMS Medan menghadapi PSPS Riau pada Kamis 22 September 2023 silam.
Gol PSMS Medan tetap disahkan meski penjaga gawang PSPS Riau, Ismail Hanafi terkapar di lapangan. Erick pun menanggapi banyaknya kontroversi kompetisi Tanah Air.

Erick mengatakan dirinya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mendorong kualitas wasit. Sebab itu, dia mengancam akan memidanakan wasit nakal yang bermain kotor.
&amp;ldquo;Wasit itu juga manusia. Kita sudah dorong wasit itu ada BPJS Kesehatan, pendanaan buat wasit, ya maksudnya secara dia meniup sudah standar yang bagus. Bahkan di liga sendiri akan buat ranking wasit. Kalau ternyata wasitnya masih kotor, ya kita penjarakan,&amp;rdquo; kata Erick kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (28/9/2023).Erick pun meminta pihak-pihak seperti pelatih atau pemain serta masyarakat untuk melapor jika ada kecurangan. Dia ingin tuduhan-tuduhan yang selama ini dikemukakan publik memiliki dasar yang kuat.

BACA JUGA:
Satgas Anti-Mafia Bola Tetapkan 6 Tersangka Dugaan Suap di Liga 2, Ketum PSSI Erick Thohir Langsung Temui Kapolri

&amp;ldquo;Tapi kita beri kesempatan, tapi jangan begini. Jangan saling tuduh-tuduh, tetapi nggak ada bukti. Buktiin!&amp;rdquo; ujar Erick.
&amp;ldquo;Sekarang kita sudah punya Satgas Mafia Bola. Ya ada Pak Ara (Maruarar) Sirait, tokoh politik yang keras. Ada Najwa Sihab, ada Akmal (Marhali), ada Pak Ardan (Ariperdana). Mereka bisa punya hotline sekarang,&amp;rdquo; lanjut pria yang juga Menteri BUMN itu.
Lebih lanjut, Erick menegaskan publik sudah diberi akses yang mudah untuk melapor jika ada kecurangan dalam pertandingan. Terlebih Satgas Mafia Bola yang diketuai Maruarar Sirait menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian.

&amp;ldquo;Jadi apa? Saya pun siap dipanggil sama Satgas kalau ada kecurangan saya. Artinya apa? Sekarang publik diberi akses. Jadi kalau tadi media ada laporan, laporin ke Satgas,&amp;rdquo; ucap Erick.
&amp;ldquo;Apalagi kita sudah bekerja sama dengan kepolisian, karena kita mau serius membangun ini. Jadi jangan hanya rumor, laporkan. Saya mendorong laporkan,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir tengah berusaha memperbaiki kompetisi sepakbola di Indonesia. Namun, dalam perjalanannya ternyata tidak mudah karena masih banyak kejadian kurang baik hingga menjadi kontroversi di Liga 1 dan Liga 2 2023-2024.
Melihat itu semua, Erick Thohir pun mengancam wasit yang nakal untuk dipidanakan. Tentu hal itu dilakukan agar wasit-wasit di Indonesia tak terpengaruh dengan adanya upaya pengaturan skor atau hal lain yang dapat mencoreng sepakbola Tanah Air.

BACA JUGA:
Jelang Dewa United vs Persebaya Surabaya, Josep Gombau Berambisi Lanjutkan Tren Positif Bajul Ijo di Liga 1 2023-2024

Ya, kontroversi kinerja wasit masih mewarnai kompetisi sepak bola di tanah air. Terbaru, pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll dan salah seorang anak asuhnya, Riko Simanjuntak mengeluhkan kinerja wasit saat mereka menghadapi Bali United di Liga 1 2023-2024 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada Minggu 24 September 2023 silam.
Tak hanya di Liga 1, kontroversi wasit juga masih mewarnai Liga 2 musim ini. Contohnya saat PSMS Medan menghadapi PSPS Riau pada Kamis 22 September 2023 silam.
Gol PSMS Medan tetap disahkan meski penjaga gawang PSPS Riau, Ismail Hanafi terkapar di lapangan. Erick pun menanggapi banyaknya kontroversi kompetisi Tanah Air.

Erick mengatakan dirinya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mendorong kualitas wasit. Sebab itu, dia mengancam akan memidanakan wasit nakal yang bermain kotor.
&amp;ldquo;Wasit itu juga manusia. Kita sudah dorong wasit itu ada BPJS Kesehatan, pendanaan buat wasit, ya maksudnya secara dia meniup sudah standar yang bagus. Bahkan di liga sendiri akan buat ranking wasit. Kalau ternyata wasitnya masih kotor, ya kita penjarakan,&amp;rdquo; kata Erick kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (28/9/2023).Erick pun meminta pihak-pihak seperti pelatih atau pemain serta masyarakat untuk melapor jika ada kecurangan. Dia ingin tuduhan-tuduhan yang selama ini dikemukakan publik memiliki dasar yang kuat.

BACA JUGA:
Satgas Anti-Mafia Bola Tetapkan 6 Tersangka Dugaan Suap di Liga 2, Ketum PSSI Erick Thohir Langsung Temui Kapolri

&amp;ldquo;Tapi kita beri kesempatan, tapi jangan begini. Jangan saling tuduh-tuduh, tetapi nggak ada bukti. Buktiin!&amp;rdquo; ujar Erick.
&amp;ldquo;Sekarang kita sudah punya Satgas Mafia Bola. Ya ada Pak Ara (Maruarar) Sirait, tokoh politik yang keras. Ada Najwa Sihab, ada Akmal (Marhali), ada Pak Ardan (Ariperdana). Mereka bisa punya hotline sekarang,&amp;rdquo; lanjut pria yang juga Menteri BUMN itu.
Lebih lanjut, Erick menegaskan publik sudah diberi akses yang mudah untuk melapor jika ada kecurangan dalam pertandingan. Terlebih Satgas Mafia Bola yang diketuai Maruarar Sirait menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian.

&amp;ldquo;Jadi apa? Saya pun siap dipanggil sama Satgas kalau ada kecurangan saya. Artinya apa? Sekarang publik diberi akses. Jadi kalau tadi media ada laporan, laporin ke Satgas,&amp;rdquo; ucap Erick.
&amp;ldquo;Apalagi kita sudah bekerja sama dengan kepolisian, karena kita mau serius membangun ini. Jadi jangan hanya rumor, laporkan. Saya mendorong laporkan,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
