<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Pemain Diaspora yang Dicoret Bima Sakti dari Timnas Indonesia U-17, Nomor 1 Pernah Berguru di Barcelona</title><description>Berikut enam pemain diaspora yang dicoret Bima Sakti dari Timnas Indonesia U-17.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/09/19/51/2885656/6-pemain-diaspora-yang-dicoret-bima-sakti-dari-timnas-indonesia-u-17-nomor-1-pernah-berguru-di-barcelona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/09/19/51/2885656/6-pemain-diaspora-yang-dicoret-bima-sakti-dari-timnas-indonesia-u-17-nomor-1-pernah-berguru-di-barcelona"/><item><title>6 Pemain Diaspora yang Dicoret Bima Sakti dari Timnas Indonesia U-17, Nomor 1 Pernah Berguru di Barcelona</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/09/19/51/2885656/6-pemain-diaspora-yang-dicoret-bima-sakti-dari-timnas-indonesia-u-17-nomor-1-pernah-berguru-di-barcelona</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/09/19/51/2885656/6-pemain-diaspora-yang-dicoret-bima-sakti-dari-timnas-indonesia-u-17-nomor-1-pernah-berguru-di-barcelona</guid><pubDate>Selasa 19 September 2023 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/19/51/2885656/6-pemain-diaspora-yang-dicoret-bima-sakti-dari-timnas-indonesia-u-17-nomor-1-pernah-berguru-di-barcelona-ZJPvyJ0mI0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Althaf Fawwaz Khan termasuk pemain diaspora yang dicoret dari Timnas Indonesia U-17 (Foto: Instagram/@althaf.khan07)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/19/51/2885656/6-pemain-diaspora-yang-dicoret-bima-sakti-dari-timnas-indonesia-u-17-nomor-1-pernah-berguru-di-barcelona-ZJPvyJ0mI0.jpg</image><title>Althaf Fawwaz Khan termasuk pemain diaspora yang dicoret dari Timnas Indonesia U-17 (Foto: Instagram/@althaf.khan07)</title></images><description>BERIKUT enam pemain diaspora yang dicoret Bima Sakti dari Timnas Indonesia U-17. Mereka dianggap tidak sesuai standar yang diinginkan sang pelatih dan konsultan Frank Wormuth.
Timnas Indonesia U-17 saat ini tengah melakoni pemusatan latihan di Jerman jelang Piala Dunia U-17 2023. Sebelum berangkat, Bima mencoret sejumlah pemain, termasuk diaspora atau keturunan yang sedang bermain di luar negeri.

Lalu, siapa saja pemain-pemain itu? Berikut ulasannya.
6. Mahesa Ekayanto
Pemain satu ini tercatat tinggal di Belanda dan sedang membangun karier bersama akademi FC Dordrecht. Namun, ia langsung dicoret pada seleksi tahap pertama.
5. Madrid Augusta
Seleksi tahap pertama juga menumbalkan pemain yang satu ini. Padahal, Madrid Augusta memiliki rekam jejak yang apik dengan berkarier di Belanda bersama AFC 34.

BACA JUGA:
Pengamat Sebut Semua Laga Piala Dunia U-17 2023 Layak Ditonton!

4. Staffan Qabiel Horito
Pemain asli Indonesia ini tengah menimba ilmu sepakbola bersama Academy Sant Cugat di Spanyol. Namun, sang pelatih tetap mencoret Staffan yang merupakan kelahiran Jakarta.
3. Igor Arungbumi Sanders
Pemain ini diketahui sedang membangun karier bersama FC Eindhoven U-17. Sayangnya, Bima menilai Arungbumi tak sesuai standar yang ditetapkannya, hingga dicoret.

2. Aaron Suitela
Pemain yang satu ini bernasib kurang bagus. Aaron adalah sosok terakhir yang dicoret Bima. Sebab, ia lebih memilih Welber Halim Jardim, meski mengakui Aaron punya kualitas cukup baik.

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-17 Tiba di Jerman, Erick Thohir: Persiapan Tim Menuju Persaingan Tinggi

1. Althaf Fawwaz Khan
Pencoretan Althaf terhitung mengejutkan. Sebab, sang pemain diketahui pernah menimba ilmu sepakbola di Akademi Barcelona.
Pemain berusia 16 tahun itu sempat disebut akan mendapat tiket emas ke Timnas Indonesia U-17. Namun, penilaian Bima dan Wormuth berkata lain.
</description><content:encoded>BERIKUT enam pemain diaspora yang dicoret Bima Sakti dari Timnas Indonesia U-17. Mereka dianggap tidak sesuai standar yang diinginkan sang pelatih dan konsultan Frank Wormuth.
Timnas Indonesia U-17 saat ini tengah melakoni pemusatan latihan di Jerman jelang Piala Dunia U-17 2023. Sebelum berangkat, Bima mencoret sejumlah pemain, termasuk diaspora atau keturunan yang sedang bermain di luar negeri.

Lalu, siapa saja pemain-pemain itu? Berikut ulasannya.
6. Mahesa Ekayanto
Pemain satu ini tercatat tinggal di Belanda dan sedang membangun karier bersama akademi FC Dordrecht. Namun, ia langsung dicoret pada seleksi tahap pertama.
5. Madrid Augusta
Seleksi tahap pertama juga menumbalkan pemain yang satu ini. Padahal, Madrid Augusta memiliki rekam jejak yang apik dengan berkarier di Belanda bersama AFC 34.

BACA JUGA:
Pengamat Sebut Semua Laga Piala Dunia U-17 2023 Layak Ditonton!

4. Staffan Qabiel Horito
Pemain asli Indonesia ini tengah menimba ilmu sepakbola bersama Academy Sant Cugat di Spanyol. Namun, sang pelatih tetap mencoret Staffan yang merupakan kelahiran Jakarta.
3. Igor Arungbumi Sanders
Pemain ini diketahui sedang membangun karier bersama FC Eindhoven U-17. Sayangnya, Bima menilai Arungbumi tak sesuai standar yang ditetapkannya, hingga dicoret.

2. Aaron Suitela
Pemain yang satu ini bernasib kurang bagus. Aaron adalah sosok terakhir yang dicoret Bima. Sebab, ia lebih memilih Welber Halim Jardim, meski mengakui Aaron punya kualitas cukup baik.

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-17 Tiba di Jerman, Erick Thohir: Persiapan Tim Menuju Persaingan Tinggi

1. Althaf Fawwaz Khan
Pencoretan Althaf terhitung mengejutkan. Sebab, sang pemain diketahui pernah menimba ilmu sepakbola di Akademi Barcelona.
Pemain berusia 16 tahun itu sempat disebut akan mendapat tiket emas ke Timnas Indonesia U-17. Namun, penilaian Bima dan Wormuth berkata lain.
</content:encoded></item></channel></rss>
