<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luis Rubiales Akhirnya Mundur sebagai Ketum PSSI-nya Spanyol Imbas Kasus Pelecehan Seksual kepada Kapten Timnas Wanita Spanyol</title><description>Luis Rubiales Akhirnya Mundur sebagai Ketum PSSI-nya Spanyol Imbas Kasus Pelecehan Seksual kepada Kapten Timnas Wanita Spanyol.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/09/11/51/2880645/luis-rubiales-akhirnya-mundur-sebagai-ketum-pssi-nya-spanyol-imbas-kasus-pelecehan-seksual-kepada-kapten-timnas-wanita-spanyol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/09/11/51/2880645/luis-rubiales-akhirnya-mundur-sebagai-ketum-pssi-nya-spanyol-imbas-kasus-pelecehan-seksual-kepada-kapten-timnas-wanita-spanyol"/><item><title>Luis Rubiales Akhirnya Mundur sebagai Ketum PSSI-nya Spanyol Imbas Kasus Pelecehan Seksual kepada Kapten Timnas Wanita Spanyol</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/09/11/51/2880645/luis-rubiales-akhirnya-mundur-sebagai-ketum-pssi-nya-spanyol-imbas-kasus-pelecehan-seksual-kepada-kapten-timnas-wanita-spanyol</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/09/11/51/2880645/luis-rubiales-akhirnya-mundur-sebagai-ketum-pssi-nya-spanyol-imbas-kasus-pelecehan-seksual-kepada-kapten-timnas-wanita-spanyol</guid><pubDate>Senin 11 September 2023 09:03 WIB</pubDate><dc:creator>Reinaldy Darius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/11/51/2880645/luis-rubiales-akhirnya-mundur-sebagai-ketum-pssi-nya-spanyol-imbas-kasus-pelecehan-seksual-kepada-kapten-timnas-wanita-spanyol-IQpDLNRTPu.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Luis Rubiales mengundurkan diri sebagai Presiden RFEF (Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/11/51/2880645/luis-rubiales-akhirnya-mundur-sebagai-ketum-pssi-nya-spanyol-imbas-kasus-pelecehan-seksual-kepada-kapten-timnas-wanita-spanyol-IQpDLNRTPu.JPG</image><title>Luis Rubiales mengundurkan diri sebagai Presiden RFEF (Foto: REUTERS)</title></images><description>LUIS Rubiales akhirnya mundur sebagai Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) pada hari Minggu (10/9/2023) waktu setempat. Hal ini merupakan imbas dari kasus pelecehan seksual yang dilakukan terhadap kapten Timnas Wanita Spanyol, Jenni Hermoso.
Sebelumnya, Rubiales mencium Hermoso tanpa persetujuan setelah Timnas Wanita Spanyol berhasil menjadi juara Piala Dunia Wanita 2023. Hermoso kemudian melaporkannya sebagai tindakan kriminal pada pekan lalu.

Kemudian pada hari Minggu (10/9/2023) malam waktu setempat, RFEF, Federasi Sepakbola Spanyol yang setara dengan PSSI di Indonesia, mengonfirmasi pengunduran diri Rubiales sebagai Ketua Federasi. Selain itu, Rubiales juga mengundurkan diri sebagai wakil presiden UEFA.
&amp;ldquo;Saya telah mengajukan pengunduran diri saya kepada Presiden [RFEF] yang aktif, Pedro Rocha,&amp;rdquo; kata Rubiales dalam sebuah surat terbuka yang beredar pada hari Minggu (10/9/2023), dilansir dari ESPN.

BACA JUGA:
Cium Bibir Pemain Timnas Putri Spanyol saat Perayaan Juara Piala Dunia Wanita 2023, Ketum PSSI-nya Spanyol Ramai Dikecam

&amp;ldquo;Saya juga telah menginformasikan bahwa saya telah melakukan hal yang sama kepada posisi saya di UEFA, jadi seorang pengganti untuk peran saya sebagai wakil presiden akan dicari,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Setelah disanksi oleh FIFA, ditambah lagi dengan proses yang dijatuhkan kepada saya, maka sudah jelas bahwa saya tidak bisa lagi kembali kepada peran saya,&amp;rdquo; pungkas Rubiales.

Rubiales mengatakan bahwa pengunduran dirinya adalah untuk menghindarkan kemunduran sepakbola Spanyol dan tidak menghambat upaya RFEF dalam pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2030, bersama dengan Portugal, Maroko, dan Ukraina.

BACA JUGA:
Ketum PSSI-nya Spanyol Terancam Penjara 4 Tahun Imbas Kasus Pelecehan Seksual terhadap Kapten Timnas Wanita Spanyol

&amp;ldquo;Saya mengambil keputusan setelah memastikan bahwa kepergian saya akan berkontribusi kepada stabilitas yang akan membuat Eropa dan Afrika tetap bersatu dalam mimpi untuk [menggelar Piala Dunia pada] 2030,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>LUIS Rubiales akhirnya mundur sebagai Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) pada hari Minggu (10/9/2023) waktu setempat. Hal ini merupakan imbas dari kasus pelecehan seksual yang dilakukan terhadap kapten Timnas Wanita Spanyol, Jenni Hermoso.
Sebelumnya, Rubiales mencium Hermoso tanpa persetujuan setelah Timnas Wanita Spanyol berhasil menjadi juara Piala Dunia Wanita 2023. Hermoso kemudian melaporkannya sebagai tindakan kriminal pada pekan lalu.

Kemudian pada hari Minggu (10/9/2023) malam waktu setempat, RFEF, Federasi Sepakbola Spanyol yang setara dengan PSSI di Indonesia, mengonfirmasi pengunduran diri Rubiales sebagai Ketua Federasi. Selain itu, Rubiales juga mengundurkan diri sebagai wakil presiden UEFA.
&amp;ldquo;Saya telah mengajukan pengunduran diri saya kepada Presiden [RFEF] yang aktif, Pedro Rocha,&amp;rdquo; kata Rubiales dalam sebuah surat terbuka yang beredar pada hari Minggu (10/9/2023), dilansir dari ESPN.

BACA JUGA:
Cium Bibir Pemain Timnas Putri Spanyol saat Perayaan Juara Piala Dunia Wanita 2023, Ketum PSSI-nya Spanyol Ramai Dikecam

&amp;ldquo;Saya juga telah menginformasikan bahwa saya telah melakukan hal yang sama kepada posisi saya di UEFA, jadi seorang pengganti untuk peran saya sebagai wakil presiden akan dicari,&amp;rdquo; tambahnya.&amp;ldquo;Setelah disanksi oleh FIFA, ditambah lagi dengan proses yang dijatuhkan kepada saya, maka sudah jelas bahwa saya tidak bisa lagi kembali kepada peran saya,&amp;rdquo; pungkas Rubiales.

Rubiales mengatakan bahwa pengunduran dirinya adalah untuk menghindarkan kemunduran sepakbola Spanyol dan tidak menghambat upaya RFEF dalam pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2030, bersama dengan Portugal, Maroko, dan Ukraina.

BACA JUGA:
Ketum PSSI-nya Spanyol Terancam Penjara 4 Tahun Imbas Kasus Pelecehan Seksual terhadap Kapten Timnas Wanita Spanyol

&amp;ldquo;Saya mengambil keputusan setelah memastikan bahwa kepergian saya akan berkontribusi kepada stabilitas yang akan membuat Eropa dan Afrika tetap bersatu dalam mimpi untuk [menggelar Piala Dunia pada] 2030,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
