<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terkait Kejelasan Format Liga 2 2023-2024, Dirut PT LIB Ferry Paulus: Tunggu Keputusan PSSI</title><description>Format Liga 2 2023-2024 Belum Jelas, Ferry Paulus: Segala Keputusan Ada di PSSI.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/08/17/49/2865789/terkait-kejelasan-format-liga-2-2023-2024-dirut-pt-lib-ferry-paulus-tunggu-keputusan-pssi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/08/17/49/2865789/terkait-kejelasan-format-liga-2-2023-2024-dirut-pt-lib-ferry-paulus-tunggu-keputusan-pssi"/><item><title>Terkait Kejelasan Format Liga 2 2023-2024, Dirut PT LIB Ferry Paulus: Tunggu Keputusan PSSI</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/08/17/49/2865789/terkait-kejelasan-format-liga-2-2023-2024-dirut-pt-lib-ferry-paulus-tunggu-keputusan-pssi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/08/17/49/2865789/terkait-kejelasan-format-liga-2-2023-2024-dirut-pt-lib-ferry-paulus-tunggu-keputusan-pssi</guid><pubDate>Kamis 17 Agustus 2023 04:03 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Sigit Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/16/49/2865789/terkait-kejelasan-format-liga-2-2023-2024-dirut-pt-lib-ferry-paulus-tunggu-keputusan-pssi-hBaSqiVBVJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirut PT LIB, Ferry Paulus. (Foto: Instagram/ferrypaulus22)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/16/49/2865789/terkait-kejelasan-format-liga-2-2023-2024-dirut-pt-lib-ferry-paulus-tunggu-keputusan-pssi-hBaSqiVBVJ.jpg</image><title>Dirut PT LIB, Ferry Paulus. (Foto: Instagram/ferrypaulus22)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, memastikan belum bisa membahas terkait format yang akan dipakai di Liga 2 2023-2024. Pasalnya sampai saat ini format tersebut belum jelas dan PT LIB hanya bisa menunggu keputusan dari PSSI.
&amp;ldquo;Tergantung PSSI karena semua berpulang ke PSSI. Terakhir setelah owners meeting sudah kasih rekomendasi beberapa poin hasil komunikasi PT LIB dengan klub. Sekarang bolanya ada di PSSI,&amp;rdquo; kata Ferry dikutip Kamis (17/8/2023).

BACA JUGA:
Jadi Presiden Nusantara United, El Rumi Targetkan Juara Liga 2

&amp;ldquo;Segala sesuatunya, termasuk format dan pembagian grup, sistem, promosi dan degradasi bukan ranah kita. Kami tinggal tunggu seperti apa yang dikasih PSSI kepada kita tinggal jalani,&amp;rdquo; lanjutnya menambahkan.
Sebelumnya, sudah ada gambaran-gambaran mengenai format Liga 2 musim ini. Sempat direncanakan bahwa Liga 2 2023-2024 akan berjumlah sebanyak 198 laga dengan diantaranya terdapat sistem gugur.
Kemudian ada beberapa klub yang tidak setuju dengan format tersebut. Pro dan kontra klub Liga 2 mengenai format membuat kejelasan kompetisi tersebut menjadi mandek.

&amp;ldquo;Itu ada beberapa rekomendasi. Kami menerbitkan tiga rekomendasi, ada 198 (laga) dengan format langsung gugur dan sebagainya. Itu datangnya dari hasil (kesepakatan klub) mereka sendiri,&amp;rdquo; ujar Ferry.
&amp;ldquo;Kemudian dari perjalanannya ada klub tidak sepakat minta kontribusi dan format jangan terlalu besar, akhirnya kami ikuti rekomendasi mereka,&amp;rdquo; sambungnya.&amp;ldquo;Mereka bikin surat lebih dahulu karena punya tim kecil rekomendasi sampai 198 pertandingan. Kami ikuti, tetap dalam perjalanan tidak setuju,&amp;rdquo; ucap eks Direktur Olahraga Persija Jakarta itu.

BACA JUGA:
Tak Kunjung Dapat Sponsor, Persipura Jayapura Terancam Mundur dari Liga 2 2023-2024

Selain format 198 laga, terdapat pula skenario adanya 16 besar hingga 12 besar, namun tidak kunjung disepakati. Alhasil PT LIB menyerahkan keputusan format Liga 2 ke pemegang wewenang tertinggi sepak bola tanah air alias PSSI.
&amp;ldquo;Berarti itu hanya kelompok kecil yg merekomendasikan ke PSSI dan LIB. Kemudian berkembang lagi minta supaya ada 16 besar dan 12 besar,&amp;rdquo; ucap pria yang disapa FP itu.

&amp;ldquo;Jauh sebelum itu kami juga punya tiga skema. Sekarang kami serahkan ke PSSI aja,&amp;rdquo; tutup Ferry Paulus.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, memastikan belum bisa membahas terkait format yang akan dipakai di Liga 2 2023-2024. Pasalnya sampai saat ini format tersebut belum jelas dan PT LIB hanya bisa menunggu keputusan dari PSSI.
&amp;ldquo;Tergantung PSSI karena semua berpulang ke PSSI. Terakhir setelah owners meeting sudah kasih rekomendasi beberapa poin hasil komunikasi PT LIB dengan klub. Sekarang bolanya ada di PSSI,&amp;rdquo; kata Ferry dikutip Kamis (17/8/2023).

BACA JUGA:
Jadi Presiden Nusantara United, El Rumi Targetkan Juara Liga 2

&amp;ldquo;Segala sesuatunya, termasuk format dan pembagian grup, sistem, promosi dan degradasi bukan ranah kita. Kami tinggal tunggu seperti apa yang dikasih PSSI kepada kita tinggal jalani,&amp;rdquo; lanjutnya menambahkan.
Sebelumnya, sudah ada gambaran-gambaran mengenai format Liga 2 musim ini. Sempat direncanakan bahwa Liga 2 2023-2024 akan berjumlah sebanyak 198 laga dengan diantaranya terdapat sistem gugur.
Kemudian ada beberapa klub yang tidak setuju dengan format tersebut. Pro dan kontra klub Liga 2 mengenai format membuat kejelasan kompetisi tersebut menjadi mandek.

&amp;ldquo;Itu ada beberapa rekomendasi. Kami menerbitkan tiga rekomendasi, ada 198 (laga) dengan format langsung gugur dan sebagainya. Itu datangnya dari hasil (kesepakatan klub) mereka sendiri,&amp;rdquo; ujar Ferry.
&amp;ldquo;Kemudian dari perjalanannya ada klub tidak sepakat minta kontribusi dan format jangan terlalu besar, akhirnya kami ikuti rekomendasi mereka,&amp;rdquo; sambungnya.&amp;ldquo;Mereka bikin surat lebih dahulu karena punya tim kecil rekomendasi sampai 198 pertandingan. Kami ikuti, tetap dalam perjalanan tidak setuju,&amp;rdquo; ucap eks Direktur Olahraga Persija Jakarta itu.

BACA JUGA:
Tak Kunjung Dapat Sponsor, Persipura Jayapura Terancam Mundur dari Liga 2 2023-2024

Selain format 198 laga, terdapat pula skenario adanya 16 besar hingga 12 besar, namun tidak kunjung disepakati. Alhasil PT LIB menyerahkan keputusan format Liga 2 ke pemegang wewenang tertinggi sepak bola tanah air alias PSSI.
&amp;ldquo;Berarti itu hanya kelompok kecil yg merekomendasikan ke PSSI dan LIB. Kemudian berkembang lagi minta supaya ada 16 besar dan 12 besar,&amp;rdquo; ucap pria yang disapa FP itu.

&amp;ldquo;Jauh sebelum itu kami juga punya tiga skema. Sekarang kami serahkan ke PSSI aja,&amp;rdquo; tutup Ferry Paulus.</content:encoded></item></channel></rss>
