<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masalah Serius Penghambat Liverpool Juara Liga Inggris 2023-2024: Transisi Berantakan</title><description>Liverpool tengah dihadapkan masalah serius jika ingin menjadi juara Liga Inggris 2023-2024.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2023/08/12/45/2863215/masalah-serius-penghambat-liverpool-juara-liga-inggris-2023-2024-transisi-berantakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2023/08/12/45/2863215/masalah-serius-penghambat-liverpool-juara-liga-inggris-2023-2024-transisi-berantakan"/><item><title>Masalah Serius Penghambat Liverpool Juara Liga Inggris 2023-2024: Transisi Berantakan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2023/08/12/45/2863215/masalah-serius-penghambat-liverpool-juara-liga-inggris-2023-2024-transisi-berantakan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2023/08/12/45/2863215/masalah-serius-penghambat-liverpool-juara-liga-inggris-2023-2024-transisi-berantakan</guid><pubDate>Sabtu 12 Agustus 2023 18:26 WIB</pubDate><dc:creator>Coro Mountana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/12/45/2863215/masalah-serius-penghambat-liverpool-juara-liga-inggris-2023-2024-transisi-berantakan-QP5r0nE6R7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Liverpool diragukan bisa juara Liga Inggris 2023-2024 (FOTO: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/12/45/2863215/masalah-serius-penghambat-liverpool-juara-liga-inggris-2023-2024-transisi-berantakan-QP5r0nE6R7.jpg</image><title>Liverpool diragukan bisa juara Liga Inggris 2023-2024 (FOTO: REUTERS)</title></images><description>LIVERPOOL &amp;ndash; Liverpool tengah dihadapkan masalah serius jika ingin menjadi juara Liga Inggris 2023-2024. Yaitu transisi yang berantakan akan menjadi penghambat Liverpool jadi juara Liga Inggris 2023-2024.
Transisi yang dimaksud adalah dari menyerang ke bertahan. Alasannya sederhana, Liverpool hingga berita ini diturunkan, masih belum menemukan pengganti Fabinho untuk posisi gelandang bertahan.

Sebenarnya Liverpool sudah mencoba untuk mendatangkan Romeo Lavia dan Moises Caicedo. Namun keduanya sepertinya lebih dekat untuk gabung dengan Chelsea.
Dengan pendeknya sisa waktu bursa transfer, membuat Liverpool terancam arungi Liga Inggris 2023-2024 tanpa gelandang bertahan. Jelas itu akan sangat berbahaya, karena itu artinya Liverpool akan sangat rentan hadapi serangan balik lawan.
Di musim lalu saja saat masih ada Fabinho, Liverpool kerap kerepotan dengan serangan balik lawan. Statistik Liga inggris mencatat Liverpool jadi tim ketiga terbanyak hadapi peluang emas lawan di musim lalu.

BACA JUGA:
Jadwal Pekan Pertama Liga Inggris 2023-2024: Ada Chelsea vs Liverpool hingga Manchester United vs Wolves

Total dari 38 pertandingan, Liverpool hadapi 101 peluang emas dari tim lawan yang rata-rata berasal dari serangan balik cepat. Lawan-lawan Liverpool sadar jika skuad asuhan Jurgen Klopp punya kelemahan pada transisi menyerang ke bertahan.
Jika di musim lalu saat ada Fabinho saja, Liverpool kerepotan hadapi serangan balik lawan, apalagi sekarang. Tidak punya gelandang bertahan murni, membuat transisi menyerang ke bertahan Liverpool bakal sangat berantakan.
Memang selama pramusim, Curtis Jones tampak beberapa kali diplot sebagai gelandang bertahan, tapi jelas ia masih butuh waktu adaptasi. Thiago Alcantara pun tidak punya atribut defensif yang baik jika ingin bermain sebagai gelandang bertahan.

BACA JUGA:
Tolak Gaji Rp2,9 Triliun dari Al Ittihad, Mo Salah Pilih Bertahan di Liverpool

Liverpool boleh saja mencetak banyak gol, tapi jika kebobolan banyak juga bisa menghambat The Reds juara Liga Inggris 2023-2024. Jurgen Klopp harus cepat mencari solusi bagaimana atasi krisis gelandang bertahan Liverpool musim ini.

</description><content:encoded>LIVERPOOL &amp;ndash; Liverpool tengah dihadapkan masalah serius jika ingin menjadi juara Liga Inggris 2023-2024. Yaitu transisi yang berantakan akan menjadi penghambat Liverpool jadi juara Liga Inggris 2023-2024.
Transisi yang dimaksud adalah dari menyerang ke bertahan. Alasannya sederhana, Liverpool hingga berita ini diturunkan, masih belum menemukan pengganti Fabinho untuk posisi gelandang bertahan.

Sebenarnya Liverpool sudah mencoba untuk mendatangkan Romeo Lavia dan Moises Caicedo. Namun keduanya sepertinya lebih dekat untuk gabung dengan Chelsea.
Dengan pendeknya sisa waktu bursa transfer, membuat Liverpool terancam arungi Liga Inggris 2023-2024 tanpa gelandang bertahan. Jelas itu akan sangat berbahaya, karena itu artinya Liverpool akan sangat rentan hadapi serangan balik lawan.
Di musim lalu saja saat masih ada Fabinho, Liverpool kerap kerepotan dengan serangan balik lawan. Statistik Liga inggris mencatat Liverpool jadi tim ketiga terbanyak hadapi peluang emas lawan di musim lalu.

BACA JUGA:
Jadwal Pekan Pertama Liga Inggris 2023-2024: Ada Chelsea vs Liverpool hingga Manchester United vs Wolves

Total dari 38 pertandingan, Liverpool hadapi 101 peluang emas dari tim lawan yang rata-rata berasal dari serangan balik cepat. Lawan-lawan Liverpool sadar jika skuad asuhan Jurgen Klopp punya kelemahan pada transisi menyerang ke bertahan.
Jika di musim lalu saat ada Fabinho saja, Liverpool kerepotan hadapi serangan balik lawan, apalagi sekarang. Tidak punya gelandang bertahan murni, membuat transisi menyerang ke bertahan Liverpool bakal sangat berantakan.
Memang selama pramusim, Curtis Jones tampak beberapa kali diplot sebagai gelandang bertahan, tapi jelas ia masih butuh waktu adaptasi. Thiago Alcantara pun tidak punya atribut defensif yang baik jika ingin bermain sebagai gelandang bertahan.

BACA JUGA:
Tolak Gaji Rp2,9 Triliun dari Al Ittihad, Mo Salah Pilih Bertahan di Liverpool

Liverpool boleh saja mencetak banyak gol, tapi jika kebobolan banyak juga bisa menghambat The Reds juara Liga Inggris 2023-2024. Jurgen Klopp harus cepat mencari solusi bagaimana atasi krisis gelandang bertahan Liverpool musim ini.

</content:encoded></item></channel></rss>
